Penyelundupan Narkoba

Tonton Aksi Penjaga Pantai Berselancar di Atas Paket Kokain Selundupan Kapal Selam

Samudra Pasifik adalah rute penyelundupan narkoba paling populer saat ini. Hanya 11 persen pengiriman paket yang bisa digagalkan penjaga pantai lintas negara.
16 Juli 2019, 3:19am
Tonton Aksi Penjaga Pantai Berselancar di Atas Paket Kokain Selundupan Kapal Selam
Foto dari arsip USCG

Armada Penjaga Pantai Amerika Serikat (USCG) mengejar kapal selam berisi 7.711 kilogram kokain yang melaju cepat melintasi bagian timur Samudra Pasifik. Video pembuktiannya baru dirilis Kamis pekan lalu.

Pada 18 Juni lalu, pesawat pengintai USCG melacak kapal selam berisi narkoba sejauh ratusan kilometer di lepas pantai Kolombia dan Ekuador yang dipantau oleh Cutter Munro USCG.

Video tersebut mempertontonkan seorang anggota Penjaga Pantai AS melompat ke atas kapal yang menyelam di bawah air. Dia menggedor palka dan memerintahkan kapalnya agar berhenti.

Tiga penjaga lainnya lalu melompat ke kapal sepanjang 12 meter itu, di saat seorang petugas masih menggedor-gedor palka.Videonya diakhiri dengan terduga pengedar yang keluar dari kapal selam sambil mengangkat tangan sebagai tanda menyerah.

Lima terduga penyelundup ditangkap di atas kapal dan diserahkan ke Penegak Hukum Narkoba AS untuk diproses.

Sebagian besar kapal selam narkoba, yang didanai kartel asal Amerika Selatan dan mengangkut sejumlah besar obat-obatan terlarang, dibuat sedemikian rupa di hutan agar tidak ketahuan. Kapal-kapal ini sulit dikenali, tapi biasanya tidak bisa menyelam terlalu lama. Kapal barusan berhasil dilacak gara-gara sebagian tubuhnya melaju di atas permukaan.

Sebagian besar kapal selam lolos dari pantauan Penjaga Pantai, buktinya hanya ada 11 persen kapal narkoba yang ditangkap USCG saat melewati rute timur Samudra Pasifik. Ini disebabkan betapa besarnya wilayah perairan tersebut. Letnan Komandan Stephen Brickey mengatakan area perairan itu sendiri sudah seukuran benua AS.

Kokain sitaan USCG diperkirakan bernilai $232 juta atau setara dengan Rp3,2 triliun. Penyitaan narkoba adalah bagian dari investigasi kejahatan terorganisir pemerintah AS yang berhasil merampas 18 ton kokain dan mariyuana senilai $569 juta (Rp7,9 triliun).

Artikel ini pertama kali tayang di VICE News