FYI.

This story is over 5 years old.

Filipina

Duterte Sebut 'Si Gendut' Kim Jong Un 'Sembrono Dengan Mainan Berbahaya'

Sang presiden Filipina menyerukan agar rezim Korea Utara dan ambisi nuklirnya dihentikan. "Dia sembrono dengan mainan berbahaya. Dasar goblok," kata Duterte.
Foto oleh Aaron Favila/Associated Press

Artikel ini pertama kali tayang di VICE News.

Sebagai kepala negara yang terkenal malas menjaga mulutnya sejak hari pertama dilantik, kita tak akan heran mendengar pidato kontroversial terbaru dari Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Kali ini, sang presiden menyerang diktator Korea Utara Kim Jong Un. Duterte menjuluki sang diktator sebagai "si gendut" dan "anak haram jadah."

Pidato ini disampaikan Duterte beberapa hari sebelum negaranya menjadi tuan rumah pertemuan tingkat tinggi ASEAN, yang rencananya dihadiri pula pejabat Korea Utara sebagai pemantau. Bagaimanapun, polah Korea Utara beberapa pekan terakhir, dengan terus menguji coba roket mengkhawatirkan tidak hanya negara Barat, namun juga negara-negara ASEAN yang jaraknya lebih dekat.

Iklan

"Si Kim Jong Un ini… dia sembrono dengan mainan berbahaya. Dasar goblok," kata Duterte ketika membuka pertemuan bersama pejabat perpajakan Filipina kemarin (2/8). "Si gendut itu mukanya kayak tak ada dosa. Dasar anak haram jadah. Kalau dia bertindak ngaco, Asia Pasifik yang langsung kena batunya, kita yang hancur lebur. Sebaiknya semua risiko perang nuklir ini dihentikan bersama-sama bagaimanapun caranya."

Kongres Amerika Serikat awal pekan ini menjatuhkan sanksi tambahan kepada Korea Utara karena menolak menghentikan ambisi nuklir. Dampaknya, Rezim Kim Jong Un memerintahkan militer melakukan uji coba roket lintas benua beberapa kali. Salah satu uji coba yang disiarkan, menurut pengamat, menunjukkan tanda-tanda berbahaya. Roket buatan Korut sekarang benar-benar punya peluang menjangkau Alaska di AS.


Duterte memang berangasan, tapi pasti ada alasan orang Filipina mencintainya. Ini hasil liputan VICE Indonesia:

Adapun Duterte, mewakili negara yang tidak langsung bertikai dengan Korut, sudah berulang kali mengomentari ambisi nuklir Kim Jong Un. Kalau sekarang Kim Jong Un dihina habis-habisan, kita tidak perlu kaget. Mantan Presiden AS Barack Obama dan Paus Fransiskus sudah dikata-katai lebih kasar oleh si presiden Filipina di forum terbuka. Makian Duterte paling terkenal adalah "anak lonte", mirip-mirip dengan "haram jadah", yang ditujukan kepada Obama. Dampaknya, Presiden AS membatalkan pertemuan dengan Duterte tahun lalu. Perang kata-kata Filipina-AS terjadi, setelah Obama mengkritik kebijakan Duterte melaksanakan perang narkoba brutal yang menewaskan lebih dari 7 ribu warga sipil, memicu korban bahkan yang bukan pengedar maupun pengguna narkotika.

Oh iya, kalau kalian pikir Donald Trump, si pengganti Obama di Gedung Putih itu, punya mulut lebih kasar, pikir lagi deh. Sesudah ngobrol lewat sambungan telepon dengan Duterte, Trump dikutip media massa, bilang si presiden Filipina menjuluki pemimpin korut "orang gila."

"Setiap generasi punya orang gila yang terkenal," kata Duterte, seperti ditirukan Trump. "Di generasi kita, sosok macam itu adalah Kim Jong Un."