The VICE Guide to Right Now

Pengedar Narkoba Kini Selundupkan Sabu-Sabu di Patung Karakter Disney

Tak tanggung-tanggung, 250 kilogram sabu ada di dalam Pluto dan Donald Duck. Sampai-sampai Winnie the Pooh ikut mereka nistakan.
Screenshot via WSB-TV

Menyelundupkan narkoba bukan pekerjaan yang gampang. Para pengedar narkoba tampaknya senantiasa mengganti modus operandi penyelundupan barang haram, dari yang biasa hingga yang aneh-aneh (seperti memasukkannya dalam bokong tiruan misalnya). Selasa lalu [10/4] Badan Narkotika Amerika Serikat (DEA) membongkar modus penyelundupan 250 kilogram sabu-sabu yang disembunyikan dalam patung lilin kecil karakter Disney.

Iklan

Seperti yang diberitkan WSB-TV, penyidik DEA di Gwinnett County, Negara Bagian Georgia, menemukan sabu-sabu yang bernilai $2 juta (sekitar Rp27 miliar) yang dimasukkan dalam 500 patung lilin karakter Pluto, Piglet, Winne The Pooh dan Donald Bebek.

Meski DEA belum membeberkan nama pelaku penyelundupan barang haram tersebut, agen khusus DEA Robert Murphy mengatakan bahwa penyidik DEA yakin bahwa barang haram dalam ratusan patung lilin karakter Disney itu berasal dari Meksiko dan tengah dikirim Atlanta.

Dia juga mengatakan pada WSB-TV sebuah “organisasi pengedar narkoba besar" ditengarai membuat patung-patung lilin tersebut tersebut, beserta patung keramik imut lainnya demi menyamarkan patung-patung karakter Disney berisi sabu-sabu.

Belum jelas apakah pengedar sengaja mengedarkan produk mereka untuk anak-anak seperti pengedar permen lolipop sabu-sabu yang berhasil disita di Texas tahun lalu. Sebelas tahun lalu, beredar rumor bahwa pengedar narkoba mengincar konsumen anak-anak dengan memasarkan sabu-sabu warna-warni dan bercita rasa khusus yang diberi nama"Strawberry Quick."

DEA lekas menenangkan para orang tua dengan menunjukkan bahwa sampai saat ini belum ada bukti kuat jika bandar narkoba menjual barang haram mereka pada anak-anak, meski warna produk sabu-sabu kian berani saja.

Sebelum modus penyelundupan dalam patung lilin karakter Disney terungkap, para pengedar narkoba pernah mencoba menyelundupkan sabu-sabu dalam patung lilin berbentuk penis guna menghindari kecuriagaan kepolisian federal Amerika Serikat. Namun seperti yang dibuktikan dalam kasus patung lilin Disney isi sabu-sabu ini, petugas DEA terlalu serius dan hatinya beku. Makanya mereka tak bisa dikelabui dengan cara nyeleneh, termasuk mengisi sabu ke dalam patung karakter kartun lucu sekalipun.

Follow Adam Forrest di Twitter.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE US.