J-Pop

Tindakan Ekstrem Bikin BiS Jadi Grup Pop Perempuan Paling Dibenci di Jepang

Brandnew Idol Society (BiS) dibentuk untuk satu tujuan: mengolok-olok kultur idol Jepang. BiS tak peduli banyak yang benci, mereka tetap teguh pada pendiriannya.

Artikel ini pertama kali tayang di Noisey

Penonton Jepang kerap distereotipkan sebagai orang-orang yang kalem dan penuh hormat—tapi bukan ini yang terjadi di acara VICE Japan di Tokyo Tsutaya O-East minggu lalu. Penonton saling adu tonjok, crowd-surf, dan menendang orang dengan sepatu boot. Off!—sebuah band punk AS—menjadi headline acara, tapi semua orang tiba lebih awal untuk meramaikan penampilan band pembuka—enam perempuan yang disebut Brandnew Idol Society, sebuah grup yang berniat menghancurkan imej imut musik idol Jepang.

Iklan

Grup idol biasanya melibatkan beberapa hal: J-Pop, perempuan muda, dan penggemar lelaki cabul yang menikmati musik upbeat yang dinyanyikan remaja perempuan dengan nama seperti C-ute dan SUPERGIRLS. Grup macam ini menarik penggemar lewat imej polos dan menawarkan kesempatan untuk menjadi bagian dari perjalanan mereka menuju puncak ketenaran—memberikan penggemar merchandise dan kesempatan tatap muka di “acara handshake”. Semua jenis musik, mulai dari heavy metal hingga steampunk sudah dijajah oleh para grup idol ini.

Grup yang paling dominan—AKB48—adalah jenis kelompok yang ingin dibasmi oleh Brandnew Idol Society. Mereka saat ini memiliki 140 anggota—”anggota tim utama” dipilih lewat perhitungan suara setiap tahunnya dalam sebuah acara pemilihan yang dihadiri ribuan penonton. Mereka meraih ketenaran akibat moto mereka “idol yang bisa kamu temui” dan mereka membangun teater rumah sendiri dimana penggemar bisa menonton mereka setiap malam. Mereka sering mengadakan meet-and-greet.

Tapi ini semua ilusi; harga yang harus dibayar untuk menjadi seorang idol adalah tidak adanya kehidupan normal. Idol kerap tidak dibolehkan memiliki hubungan romantis dengan seseorang dan hukumannya bisa sangat keras. Dalam kasus AKB, anggota pernah dikeluarkan karena memiliki pacar dan satu perempuan dicukur habis rambutnya sebagai bentuk penebusan dosa. Grup ini juga sempat menjadi headline bulan lalu setelah seorang lelaki berumur 24 tahun menyerang dua anggota AKB48 dengan sebuah gergaji. Akibatnya, teater mereka kini telah diperbarui dan menggunakan detektor metal dan tingkat pengamanan level bandar udara.

Iklan

Brandnew Idol Society hadi demi melawan AKB48. Sejak awal BiS memparodikan semua elemen absurd yang ditampilkan AKB. BiS memasarkan diri mereka sebagai “idol yang bisa kamu sentuh”—meloncat ke atas penonton di gig dan mengadakan acara berpelukan (grup idol lain hanya memperbolehkan berjabat tangan) dan mereka menjual jasa bersih-bersih rumah di Yahoo! Auctions. Mereka mengejek imej suci AKB—salah satu single awal mereka menampilkan tiga perempuan ini berlarian telanjang dalam “hutan bunuh diri” Jepang, mereka pernah melakukan tribut untuk pop star Rusia t.A.t.U, dan ketua band Pour LUi sempat berpose di Weekly Playboy berlumuran peju palsu (jelas NSFW).

Pendekatan ini, sayangnya, membuat BiS menjadi grup yang sangat dibenci di Jepang—video mereka mendapat ribuan downvote dan forum-forum idol mendeskripsikan mereka dengan kata-kata hujatan. Namun dalam beberapa hal, sebetulnya grup ini adalah sesuatu yang positif—mereka mengotori kultur idol dan memanfaatkannya untuk keuntungan mereka. Mereka secara rutin mengenakan kostum sekolah perempuan—pilihan fashion umum bagi grup idol—untuk bertarung melawan gangster atau ketika stage-dive ke kerumunan penonton. Mereka telah berhasil membuat para pria dewasa—yang sering mengeluarkan uang demi nongkrong bareng penyanyi-penyanyi remaja ini—merasa tidak nyaman.

Sama seperti apapun yang mengancam status quo, BiS, seiring ketenaran mereka meroket, harus menghadapi tekanan komersil. Mereka sempat mengejek strategi pemasaran pop idol—membuat penggemar membeli album yang sama berkali-kali—tapi mereka bergabung dengan major label Avex yang bersedia menggunakan taktik yang sama. Mereka sempat muncul sebagai cameo di video Jepang “Happy.” Tekanan dari subversi grup telah mendorong banyak anggota keluar (hanya dua anggota dari line-up awal BiS tersisa).

BiS eksis demi mengisi ceruk pasar yang kecil. Mereka adalah idol bagi orang-orang yang tidak menyukai konsep idol tradisional. Mereka mungkin jauh berbeda dibanding AKB48—tapi mereka tetap memiliki penggemar berat yang sangat berdedikasi.

Grup ini mengumumkan akan bubar bulan Juli ini—mungkin karena mereka mulai keluar jalur terlalu jauh dari misi awal dan justru menjadi semakin dekat dengan dunia idol yang ingin mereka parodikan. Video untuk lagu Final Dance, misalnya, merupakan cara mereka mengejek idol group yang hobi berjoget mengenakan bikini dengan cara…menari mengenakan bikini.

Ini bukan berarti mereka tidak sempat melontarkan satu tinju terakhir. Bentuk perpisahan yang paling sesuai adalah video terakhir mereka—sebuah klip di mana mereka menari secara buruk dan terlalu dekat dengan kamera di depan backdrop putih, saling menunjuk-nunjuk dan membuat muka bodoh di depan penonton, semacam bentuk ejekan terakhir terhadap para penggemar yang tidak mereka inginkan dari awal.