Aborsi Ilegal

Lebih dari 2.000 Janin Ditemukan di Rumah & Mobil Dokter yang Terlibat Skandal Aborsi

Penyimpanan dan dokumentasi yang buruk menyulitkan proses identifikasi janin-janin tersebut. Aparat akan memakamkan 2.400-an janin itu di TPU South Bend Indiana.
Lebih dari Dua Ribu Janin Ditemukan di Rumah dan Mobil Seorang Dokter Aborsi
Foto Dr. Ulrich Klopfer semasa hidupnya yang diambil pada 17 September 2014. (South Bend Tribune via AP File).

Masih ingat dengan skandal dokter di Amerika yang menyimpan ribuan jenazah janin bekas aborsi? Jumlahnya kini sudah bertambah menjadi 2.400 lebih, dan janin-janin tersebut dikebumikan Rabu kemarin di sebuah taman pemakaman di South Bend, Indiana. Jaksa Agung Curtis T. Hill Jr. memberikan komentar selama acara penguburan.

Janin bekas aborsi ditemukan di mobil dan kediaman Dr. Ulrich Klopfer di Illinois pada September lalu, setelah dia meninggal dunia. Chicago Sun-Times melaporkan tim penyelidik tidak mampu mengidentifikasi jenazah karena penyimpanan dan pencatatan yang buruk. Meskipun demikian, mereka menduga janin-janin tersebut digugurkan pada awal 2000-an.

Iklan

Dr. Ulrich pernah menjadi dokter aborsi di tiga klinik Indiana, yang semuanya sudah tutup sekarang. Lisensinya ditangguhkan pada 2016 gara-gara tidak mematuhi persyaratan dokumentasi negara.

Pihak berwajib mengatakan Dr. Ulrich telah melanggar hukum Indiana, meski tidak diketahui alasannya menyimpan jenazah janin.

Penentang praktik aborsi — termasuk anggota Kongres dari Partai Republik — memanfaatkan kasus ini untuk mendorong diberlakukannya “hukum pemakaman janin”. Menurut mereka, setiap janin yang digugurkan harus dikremasi atau dikubur. Tahun lalu, Mahkamah Agung menegakkan hukum yang sama di Indiana.

Penggiat gerakan memanusiakan janin berharap hukum tersebut dapat memberikan hak setara kepada janin, yang pada akhirnya menggugurkan putusan Mahkamah Agung untuk melegalkan aborsi di Amerika Serikat (sering disebut putusan Roe v. Wade).

Artikel ini pertama kali tayang di VICE News