Ilmuwan Berhasil Menemukan Jenis Dinosaurus T-Rex Terbesar Sedunia

Tyrannosaurus rex supergede ini dinamai "Scotty". Bobotnya nyaris 9 ton. Dia diperkirakan ilmuwan hidup lebih lama dibandingkan semua T-Rex lainnya.
27.3.19
Ilmuwan Berhasil Menemukan Jenis Dinosaurus T-Rex Terbesar Sedunia namanya Scotty
Replika T-Rex bernama "Scotty" yang ukurannya terbesar sedunia. Foto: Amanda Kelley 

Perkenalkan "Scotty", dia Tyrannosaurus rex terbesar yang pernah ditemukan manusia. Bobotnya semasa hidup ditaksir 8.870 kilogram.

Scotty adalah “raja rex,” menurut keterangan paleontolog dari University of Alberta, Scott Persons. Scott adalah ketua penelitian anyar tentang Scotty, yang tayang di Jurnal The Anatomical Record.

"Berdasarkan ukuran tubuhnya, Scotty merupakan [T-Rex] terbesar pernah ditemukan manusia," ujar Persons saat dihubungi Motherboard melalui telepon. "Setiap T-Rex, seperti manusia, bisa bersifat tinggi dan kurus atau bisa montok dan lebih pendek. Yang lebih montok cenderung lebih besar ukurannya."

"Ibaratnya seperti membandingkan pemain basket dan pemain football," lanjutnya. "Si Scotty masuk kategori mirip pemain football berbadan kekar."

Scotty baru menginjak usia 30-an saat ia mati sekitar 66 juta tahun lalu. Fakta itu, menurut paleontolog membuatnya sekaligus lebih tua ketimbang semua T-Rex lain yang pernah ditemukan. Meskipun Scotty panjang umur, ia pernah terkena cedera; tulangnya yang berubah menjadi fosil menunjukkan bila dia ia menderita tulang rusuk patah, rahang terinfeksi, dan kemungkin gigitan dari dinosaurus lain pada ekornya.

1553540386585-1-1

Persons bersama sebagian fosil "Scotty" yang bisa ditemukan. Foto dari arsip Scott Persons

"Rentang hidup tyrannosaurus rata-rata pendek," kata Persons. "Mereka tumbuh cepat dan seringkali mati muda." Berdasarkan kajian fosil-fosilnya, T-Rex yang hidup sampai masa dewasa seringkali cuma mencapai usia 20 hingga maksimal 30 tahun.

Peninggalan Scotty ditemukan pada 1991 di Saskatchewan, Kanada, oleh tim yang menyertai ahli paleontologi asal Kanada Phil Currie. Phil juga salah satu penulis kajian ini. Adapun paleontologis dari Florida State University, Gregory M. Erickson, jadi yang sukses menentukan usia Scotty.

Nama dinosaurus ini terkesan imut. Namanya terinspirasi botol Scotch whiskey yang diminum para peneliti untuk merayakan penemuan fosilnya (nama resminya di catatan ilmiah adalah RSM P2523.8).

Batu yang menjebak kerangka Scotty termasuk sangat keras, maka butuh waktu yang sangat lama membebaskannya dari lapisan batu pasir yang padat. Sepuluh tahun berlalu sebelum proporsi dan usia T-Rex ini dapat ditentukan.

"Kami memperkirakan Scotty ukuran tubuhnya ketika hidup lebih besar dari T-Rex lain berdasarkan proporsi kerangkanya," kata Persons. "Ketebalan tulang pahanya, tulang kaki bagian atas, lebar punggungnya, luas permukaan vertebra—semua ciri-ciri tersebut mengusulkan bahwa Scotty merupakan makhluk yang montok dan sangat besar."

Scotty punya bobot sekitar 400 kilogram lebih berat daripada Sue, T-Rex kedua terbesar sedunia yang pernah ditemukan. Fosil Sue kini dipajang di Field Museum di Chicago.

1553540419819-1

Ini kombinasi rangka "Scotty" yang bisa disusun ilmuwan. Foto dari arsip Scott Persons

Meski secara bobot kini dipastikan kalah, fosil Sue masih yang paling lengkap ditemukan ilmuwan. Hampir semua bagian kerangkanya utuh. Kerangka Scotty hanya tersedia 60 persen. Oh iya, meskipun nama-nama mereka kesannya punya gender tertentu, ilmuwan sebenarnya tidak tahu apakah Sue dan Scotty jantan atau betina.

Selain memperluas pemahaman manusia tentang ukuran T-Rex, Scotty juga berpotensi memberi informasi tambahan mengenai spesies-spesies dinosaurus lainnya. Sebagian besar informasi yang kita ketahui tentang dinosaurus berasal dari fosil-fosil. Info yang bisa ditakik dari temuan itu hanyalah skala ukuran dan usianya.

Ukuran dan usia Scotty yang memecahkan rekor memberi kemungkinan baru bagi kajian paleontologi. Selama ini pakar menganggap ukuran semua dinosaurus tidak jauh beda, di zaman kapanpun mereka hidup.

Scotty seakan memberitahu kita, bahwa ukuran semua dinosaurus dari jenis lainnya juga bisa bertambah hingga titik maksimalnya.

Untuk sementara, tim ilmuwan yang menemukan Scotty merasa lega, karena akhirnya bisa merilis detail-detail tentang dinosaurus raksasa ini. "Kami senang sekali," ujar Persons. "Rasanya luar biasa bisa memegang salah satu tulang Scotty yang amat besar di tangan mungil kita."

Artikel ini pertama kali tayang di Motherboard