Orang Kaya Mah Bebas

Jeff Bezos Berencana Kirim ‘Beberapa Metrik Ton’ Kargo ke Bulan

Bersama dengan dua perusahaan luar angkasa Jerman, Blue Origin menandatangani Letter of Intent untuk mengirim pasokan ke bulan pada 2023.
05 Oktober 2018, 4:21am
Foto bulan: Pexel. Foto Jeff Bezos:  Wikimedia Commons

Proyek eksplorasi antariksa Jeff Bezos berencana mengirim “beberapa metrik ton” kargo yang belum ditentukan ke bulan dalam lima tahun ke depan.

Bezos mengatakan kalau Blue Origin sedang melaksanakan “proyek yang sangat penting.” Selasa lalu, mereka menandatangani Letter of Intent bersama perusahaan luar angkasa Jerman OHB Space Systems and Security dan MT Aerospace pada International Astronautical Congress (IAC) ke-69 di Jerman. OHB SE menjuluki proyek perjalanan ke bulan ini sebagai misi “Blue Moon” dalam siaran pers.

Masih belum ada kejelasan kargo apa yang akan diangkut dalam misi Blue Moon, tetapi kemungkinan itu termasuk infrastruktur yang dirancang untuk memulai bisnis swasta di bulan: IAC juga menjelaskan peluncuran “Moon Race,” sebuah kompetisi antara Blue Origin, Airbus Air and Space, dan lembaga antariksa lainnya di seluruh dunia untuk mengembangkan teknologi yang akan membawa perusahaan ke bulan.

Menurut siaran pers, kompetisi tersebut dapat melibatkan pembuatan produk dan teknologi, pembuatan sumber energi yang bisa digunakan manusia untuk bertahan hidup, mendapatkan pasokan air, dan mempertahankan kehidupan biologis, seperti tanaman dan kehidupan agrikultur, di bulan.

Perusahaan-perusahaan tersebut mengandalkan pandangan Traktat Luar Angkasa 1967 yang ditandatangani oleh AS. Traktat ini melarang kepemilikan properti pribadi di luar angkasa. Awal tahun ini, Dewan Perwakilan Rakyat menyetujui Space Commercial Free Enterprise Act, yang berpendapat bahwa perusahaan Amerika tidak perlu mematuhi peraturan yang ditetapkan dalam perjanjian.

Blue Origin mengatakan dalam siaran pers bahwa tujuan misi Blue Moon sejalan dengan Moon Race yang ingin “mendaratkan muatan besar di bulan yang dapat mengakses dan memanfaatkan sumber daya yang ditemukan di sana.”

Eksplorasi ruang angkasa mungkin berfungsi sebagai pengalihan isu bagi CEO perusahaan teknologi yang sedang dikritik habis-habisan oleh media karena hasil kerjanya di bumi. Selasa pekan ini, Bezos akhirnya menaikkan upah minimum pekerja gudang Amazon di Amerika setelah berbulan-bulan melakukan aksi pemogokan dan mendapat kritik dari media dan politikus seperti Bernie Sanders. Keesokan harinya, Amazon memotong bonus karyawan yang kerja per jam. Perusahaan ini aktif melarang pembentukan serikat kerja dengan menayangkan video-video propaganda.

Bulan lalu, CEO SpaceX Elon Musk mengumumkan status terbaru proyek pembangunan “Big Falcon Rocket” dan kemungkinan peluncurannya pada 2023 sehari setelah Vernon Unsworth, penyelam yang disindir “pedofil” oleh Musk, menggugat Musk sebesar $75.000 (Rp1,1 miliar) atas tuduhan pencemaran nama baik. Beberapa hari kemudian, Musk dituntut oleh Security and Exchange Commission (SEC) atas kasus penipuan sekuritas yang berkaitan dengan perusahaannya, Tesla. Senin pekan ini, Musk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua Tesla.