Buletin Sore VICE: Nuklir Korut Bisa Mencapai Indonesia Dalam 16 Menit, Plus Alasan Anak Muda Sulit Punya Rumah

Tidak semua rangkuman kali ini kabar buruk kok. Ada juga cerita lumayan positif tentang sepakbola dan hukuman bagi upaya monopoli air minum.
20.12.17
Foto rudal balistik Korut oleh akun flickr Stevan Krasowski via Wikimedia Commons. Lisensi CC 2.0.

Berita penting seharian ini, dari dalam dan luar negeri, kami rangkum untuk menemani jam pulang kantor dan waktu senggang kalian.

Kabar Seputar Indonesia

Rudal Korut Bisa Menjangkau Wilayah Indonesia Hanya Dalam 16 Menit
Suka tidak suka, orang Indonesia harus bersiap terhadap ancaman rudal nuklir dari Korea Utara. Amarulla Octavian, Laksamana TNI sekaligus Dekan di Universitas Pertahanan, menyatakan sudah ada kalkulasi soal jangkauan nuklir Korut ke Tanah Air. Hasilnya tidak menggembirakan. Rudal Kim Jong-un cuma butuh 16 menit mencapai negara kita. Sebagai antisipasi, TNI mempersiapkan jet tempur untuk mencegat rudal itu serta bunker di berbagai wilayah untuk situasi darurat. — Viva

Indonesia Jadi Negara Penggila Sepakbola Nomor Dua Sejagat
Segila-gilanya suporter sepakbola Tanah Air, ternyata masih kalah dari orang Nigeria. Itu kesimpulan survei Nielsen Sport yang baru saja dirilis. Disebutkan bila 77 persen penduduk Indonesia menyukai sepakbola, sementara di Nigeria angkanya mencapai 83 persen. Asia Tenggara jadi surga penggila bola sepak. Minat pada olahraga ini di Thailand atau Malaysia, bahkan mengalahkan negara yang langganan juara seperti Brasil, Italia, dan Jerman. —CNN Indonesia

Anak Muda Indonesia Makin Sulit Beli Rumah Pada 2018
Kemenkeu membuat analisis penyebab anak muda Indonesia sulit membeli rumah. Faktor utamanya: millenial sulit menabung karena terpikat menghabiskan penghasilan buat jalan-jalan. Klise ya. Tapi di luar itu, Direktur Utama BTN menyatakan ada permintaan 13,3 juta rumah sepanjang tahun ini, tapi konsentrasinya di kota-kota besar. Padahal kita tahu, lahan di Jabodetabek makin susah dicari. Plus, selama upah minimum lajang masih Rp3 jutaan, pengamat menilai sulit bagi anak muda mengumpulkan modal buat DP dan mencicil KPR. —Tempo

Aqua Didenda Rp13 miliar Karena Berusaha Monopoli Bisnis Air Minum
Anak usaha Danone yang memproduksi air minum kemasan Aqua di Indonesia, yakni PT Tirta Investama, dijatuhi denda Rp13,8 miliar oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Merek Aqua dianggap terbukti melakukan monopoli bisnis, dengan cara melarang toko-toko serta jaringan ritel rekanan mereka menjual produk pesaing Le Minerale. Selain Tirta Investama, denda Rp6,2 miliar juga dijatuhkan KPPU kepada PT Balina Agung Perkasa selaku distributor Aqua. Pihak Aqua mengajukan banding atas vonis tersebut. —Beritagar

Kabar Seputar Dunia

Seragam Pramugari AirAsia Diprotes Politikus Malaysia Karena 'Merangsang'
Dua legislator Malaysia, dua-duanya lelaki, menuntut otoritas penerbangan Malaysia mengubah seragam pramugari AirAsia. Seragam ikonik warna merah maskapai murah itu dianggap "bisa merangsang nafsu penumpang." Komentar dua anggota DPR Negeri Jiran tersebut segera mengundang kecaman warga karena dianggap tidak penting dan norak. —Straits Times

Pasangan di India Menikah Sambil Minta Hadiah Bitcoin
Prashant Sharma dan Niti Shree, keduanya adalah karyawan di perusahaan IT kawasan Bangalore, India, meminta hadiah pernikahan kepada keluarga dan tamu resepsi sesuatu yang tak lazim: Bitcoin. Di India, lazim bila pasangan yang menikah dapat bingkisan. Permintaan mereka ternyata dipenuhi. Setelah resepsi, Sharma dan Shree memperoleh Bitcoin senilai 100 Ribu Rupee (setara Rp21 juta). —BBC

Layanan Pemakaman Drive-Thru Muncul di Jepang
Karena makin banyak populasi lansia di Jepang, kebutuhan akan pemakaman yang ringkas turut meningkat. Andai kalian orang Jepang, nyaris setiap pekan ada saja kenalan meninggal. Di Prefektur Nagano, ada rumah duka yang berinisiatif memberi layanan drive-thru. Handai taulan atau kenalan ingin melayat tidak perlu ribet harus masuk rumah duka. Mereka cukup melayat lewat mobil, persis kayak mau beli hamburger. Kalian merasa ide ini berlebihan? Gimana ya, kalau harus sering-sering melayat, apalagi di dua tempat berbeda, gagasan kayak gitu emang sangat mungkin muncul. —Quartz

Kabar Menarik Lainnya

Ajegile, Masih Banyak Orang Pakai ‘Password’ Sebagai Kata Sandi
Plis deh, jangan malas bikin kata sandi yang aman. Cuma butuh frasa mudah diingat sama kombinasi angka plus huruf besar doang kok. Oh iya, jangan lagi pakai frasa 'starwars' sebagai password email atau akun medsos kalian. —VICE

Bakteri Ternyata Masih Hidup di Es, Tapi Langsung Modar di Whiskey
Kesimpulan penelitian ini bisakah menjadi patokan kalau whiskey berpeluang dipakai buat detoks lambung dan usus? Apakah berarti whiskey baik untuk kesehatan? Hmm, menarik juga —VICE

Begini Rasanya Menjadi Perjaka Hingga Umur 40 Tahun
Ini wawancara redaksi VICE dengan lelaki yang betulan masih perjaka sampai kepala empat. Sedikit bocoran: beda dari rom-com, cerita hidupnya sungguh-sungguh sedih. —VICE