penemuan sejarah

Puluhan Mumi Kucing Ditemukan di Makam Mesir Berusia 4.500 Tahun

Kompleks piramida Raja Userkaf di Saqqara rupanya tempat peristirahatan terakhir bagi kucing dan kumbang persembahan. Masih banyak makam di sana yang belum dibuka.
13.11.18
Mumi kucing berusia 4.500 tahun di Saqqara, Mesir.
Belasan mumi kucing ditemukan di Piramida Saqqara. Sumber foto: KHALED DESOUKI/AFP/Getty Images

Akhir pekan lalu, para arkeolog membocorkan bahwa mereka telah menemukan puluhan mumi dan 100 patung kucing di makam berusia 4.500 tahun di Saqqara, situs pemakaman Mesir kuno di Kairo selatan. Temuan menarik ini membuktikan bahwa manusia sudah menyukai kucing sejak beberapa milenium lalu.

Ritual pengorbanan, mumifikasi dan penguburan kucing sangat umum dilakukan di Mesir kuno selama ribuan tahun. Hewan ini bahkan sengaja dibiakkan untuk alasan tersebut. Kucing yang dikorbankan biasanya jadi persembahan massal bagi Dewi Kucing, Bastet. Patung perunggu yang didedikasikan untuk Bastet, ditemukan bersama kucing yang sudah menjadi mumi dan sejumlah patung kucing kayu berlapis emas.

1542042135065-GettyImages-1059873470

Seorang arkeolog membersihkan temuan mumi kucing di Saqqara. Sumber foto KHALED DESOUKI/AFP/Getty Images

Sudah banyak mumi kucing yang ditemukan pada saat penggalian makam Mesir terdahulu. Misalnya saja, ada sekitar 180.000 mumi kucing Mesir yang dilelang pada 1890 di Liverpool, Inggris. Sebagian besar dijual sebagai pupuk.

Mumi kucing di Saqqara ditemukan oleh tim ekspedisi dari Mesir. Rencananya, mumi-mumi tersebut akan diawetkan supaya bisa digunakan sebagai bahan penelitian dan dipamerkan ke publik.

Selain sisa-sisa kucing, arkeolog juga menemukan mumi kumbang scarab yang ada di dalam kotak dekoratif. Kumbang scarab merupakan simbol penting dalam agama Mesir kuno dan ada kaitannya dengan Dewa Matahari, Ra. "Kumbang yang (dimumikan) sangat unik," kata Mostafa Waziri, Sekretariat Jenderal Dewan Kepurbakalaan Mesir, kepada Reuters. "Mumi kumbang ini merupakan temuan langka."

Mumi kucing dan kumbang scarab ditemukan di tujuh makam yang sudah dibuka dekat kompleks piramida Raja Userkaf di Saqqara. Kompleks tersebut dibangun pada masa Dinasti Kelima sekitar 2.500 SM saat periode Kerajaan Lama. Situs pemakaman ini sering disebut sebagai "tumpukan batu" karena kelihatan seperti mau roboh.

1542042165380-800px-Saqqarah_Ouserkaf_06

Bagian luar komplek piramida Raja Userkaf. Sumber foto: Neithsabes

Selama beberapa minggu ke depan, tim ekspedisi Saqqara berencana membuka makam lainnya di kompleks ini yang tampak tidak tersentuh sejak Dinasti Kelima.

Artikel ini pertama kali tayang di Motherboard