Obituari

Legenda Basket Kobe Bryant Meninggal Akibat Kecelakaan Helikopter, Kejutkan Dunia

Kobe, 41 tahun, bersama putrinya Gianna, serta tujuh orang lain tewas dalam kecelakaan yang terjadi di pinggiran Los Angeles tersebut.
Leslie Horn
New York, US
27 Januari 2020, 3:32am
Pemain basket legendris NBA Kobe Bryant meninggal akibat kecelakaan helikopter di Los Angeles.​
Pemain basket legendris NBA Kobe Bryant meninggal akibat kecelakaan helikopter di Los Angeles. Foto oleh Getty Images.

Bintang NBA yang telah pensiun, Kobe Bryant, mengalami kecelakaan fatal saat helikopter pribadi yang dia tumpangi jatuh di kawasan pinggiran Los Angeles, pada Minggu (26/1) siang waktu setempat. TMZ jadi media pertama yang mengabarkan berita duka itu, yang lantas dikonfirmasi oleh jurnalis Adrian Wojnarowski dari ESPN.

Bryant menghabiskan karirnya bermain untuk LA Lakers, mengantar klub tersebut meraih lima cincin juara NBA. Bryant juga 18 kali terpilih masuk tim All-Star, serta ikut menyumbang dua medali emas Olimpiade untuk timnas AS. Selama 20 tahun berkarir, Kobe yang biasa dijuluki "Black Mamba", mencetak 33.643 poin. Dia baru pensiun dari lapangan basket sepenuhnya pada 2016 lalu.

Pecinta basket mengakui dia salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah olahraga ini, berada di jajaran tertinggi bersama Kareem Abdul-Jabar, Michael Jordan, hingga Magic Johnson. Bahkan bisa dibilang dialah bintang dengan reputasi internasional yang berhasil menyusul popularitas Jordan di era 90'an. Kobe amat terkenal di Tiongkok, Jepang, Timur Tengah, hingga Indonesia. Salah satu yang terpukul adalah Italia, negara di mana Kobe pernah menghabiskan masa kecilnya dan bermain untuk tim basket anak di Reggio Emillia.

LeBron James, bintang NBA juniornya yang kini bermain untuk Lakers, baru saja melampaui rekor poin yang dicatatkan Bryant. Kobe, dalam salah satu twit terakhirnya sebelum tewas akibat kecelakaan, menyampaikan selamat pada LeBron.

Berbagai pihak terkejut akibat tewasnya sang pemain basket legendaris tersebut. Sesama pemain NBA, pemilik klub, selebritas, politikus dunia, hingga klub-klub dari cabang olahraga lain beramai-ramai menyampaikan bela sungkawa. Mark Cuban, pemilik klub basket Dallas Maverick, bahkan berjanji menghapus nomor punggung 24 dari klubnya, untuk menghormati Kobe yang selalu memakai nomor tersebut selama karirnya.

Merujuk laporan LA Times, kecelakaan helikopter ini terjadi sekitar pukul 10.00 siang waktu setempat. Lokasi jatuhnya helikopter, di bawah bukit kawasan Calabasas, dipenuhi kobaran api, sehingga tim SAR sempat sulit menjangkau puing-puing. Helikopter itu milik pribadi Kobe, berangkat dari kediamannya di Orange County. Sembilan penumpang, termasuk pilot helikopter nahas tersebut tewas. Helikopter itu ditengarai aparat jatuh karena jarak pandang yang rendah tapi memaksakan terbang. Cuaca pada hari Minggu di Los Angeles sedang sangat berkabut.

Putri bungsu Kobe, Gianna yang masih berusia 13 tahun, termasuk yang tewas dalam insiden ini. Kobe ternyata memakai helikopter untuk mengantar putrinya bertanding di sebuah kompetisi basket remaja. Penumpang lain dalam helikopter tersebut adalah tim pelatih basket putri yang diikuti Giannis.

Sejak siang hingga malam ini, waktu setempat, penggemar membanjiri Stadion Staples Center, markas Los Angeles Lakers, untuk menyampaikan duka cita. Penganugerahan Grammy Award, menyisipkan obituari mengenang Kobe.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE US