Menyusun Peringkat Gaya Busana Gubernur DKI Jakarta Sesudah Reformasi

Setelah Orde Baru bubar, politikus lebih leluasa berbusana. Dari Sutiyoso, Foke, Jokowi, Ahok, sampai Anies, mana di antara mereka yang setelan kerjanya paling oke?
17.10.17
Kolase foto dan ilustrasi oleh Dini Lestari.

Pekan lalu, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno fitting seragam gubernur dan wakil gubernur. Walaupun rapi dan enak dilihat, seragam gubernur kayaknya tidak nyaman dipakai berlama-lama. Dari bahan aja, bisa kebayang lah gerahnya kayak gimana pakai seragam gitu di negara tropis dan datang ke acara luar ruangan. Untungnya pejabat teras DKI cuma harus pake seragam tersebut kalau menghadiri agenda resmi, dan tetap bisa mengenakan atribut bebas pada hari-hari biasa.

Pilihan busana gubernur sehari-hari tentunya lebih pewe sekaligus menunjukkan karakter khas masing-masing. Pada kesempatan ini, gue pengin menilai busana para gubernur DKI Jakarta selama 20 tahun belakangan. Kenapa cuma 20 tahun? Ya kalian ingat sendirilah, karakter busana pejabat sebelum reformasi begitu melulu. Kalau enggak baju safari, ya batik, atau korpri, atau seragam tentara.

Habis Orde Baru bubar, politikus dapat ruang lebih mengekspresikan karakter pribadinya lewat busana. Salah satu contohnya ya deretan orang nomor satu di Balai Kota DKI.

Terus, elo mungkin mikir, 'lau sokap bikin peringkat busana gubernur?' Jawabannya, gue cuma orang awam yang demen nonton Fashion Police. Tapi tenang, gue minta opini Nandya Gita, akrab disapa Tata, seorang fashion stylist beneran buat menilai outfit-outfit para gubernur. Begini hasilnya:

Sutiyoso

Foto oleh Dadang Tri/Reuters

Bang Yos, sapaan Sutiyoso, menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta selama satu dekade. Dari 1997 (umur gue baru satu tahun) sampe 2007 (gue pertama kali nonton 2 Girls 1 Cup). Salah satu peristiwa penting yang terjadi dalam 10 tahun tersebut adalah peluncuran proyek Transjakarta pada periode kedua Sutiyoso menjabat.

Gue salah satu dari banyak orang yang percaya bahwa jas selalu membuat laki-laki manapun terlihat seperti orang penting. Oleh karena itu, outfit Sutiyoso termasuk outfit gubernur favorit gue.

Selain jasnya yang membuat doi terlihat sharp, hampir di seluruh foto Sutiyoso selalu menggunakan dasi mengkilap. Mungkin gue bias karena pada dasarnya gue emang suka banget segala sesuatu yang mengkilap, tapi menurut gue ini merupakan langkah yang cermat, karena dasi tersebut membuat tampilan bang Yos versatile dan patut ditiru teman-teman. Kalo abis ngantor mau candlelight dinner ataupun ke acara gereja, sabi. Gue pengen liat lebih banyak orang pake dasi mengkilap. Plis deh, matte is dead!

Dengan memakai setelan ini kemana-mana, Sutiyoso seakan ingin bilang, "Cuy, gue tuh yang bikin busway." Mungkin kalo suatu hari gue mencetuskan sebuah sistem transportasi, gue juga akan pake outfit ini. Tapi setelah menjabat jadi ketua BIN, Sutiyoso jadi sering pake jaket kulit dan jaket suede. Bapak ini kiblat fesyenku.

Pendapat Tata:
Dalam setelan jas berwarna hitam dengan dasi bermotif yang juga berwarna gelap, Sutiyoso seolah ingin menampilkan kesan tegas dan berwibawa. Pemilihan dasi bermotif garis-garis yang kontras menjadikan gayanya stand out. Warna monokrom dari kombinasi kemeja dan setelan jas terseimbangkan oleh dasi garis-garis yang terkesan santai dan fun.

Rating: 4/5

Fauzi Bowo

Foto dari kominfo.go.id

Fauzi Bowo, biasa disapa Foke, menjabat sepanjang kurun 2007 hingga 2012. Gue sama doi ternyata memiliki banyak kesamaan. Salah satunya sama-sama anak Arsitektur. Bedanya, syukur alhamdulillah, gue belum pernah dimaki-maki orang karena gagal mengatasi banjir.

Lagi-lagi, gue suka banget outfit gubernur satu ini! Sedikit orang yang nyadar. Padahal pakaian resmi adat Betawi yang sering dipakai Om Foke ini mirip gakuran, alias seragam SMA Jepang. Seperti pakaian Sutiyoso, outfit Foke menurut gue lumayan luwes dan fleksibel karena bisa dipake ke kantor, kondangan, maupun ke acara nobar Crows Zero.

Pendapat Tata:
Busana yang dikenakan oleh Fauzi Bowo adalah pakaian adat Betawi resmi yang dulunya hanya dikenakan oleh para bangsawan. Saat ini, pakaian yang bernama baju ujung serong itu telah resmi digunakan sebagai pakaian PNS Pemda DKI Jakarta untuk hari-hari tertentu. Fauzi Bowo pun terlihat begitu wibawa dalam balutan busana ini. Warna hijau pada handkerchief di bagian kantung memberikan kesan sejuk dan bersahaja pada penampilannya.

Rating: 3/5

Joko Widodo

Foto oleh Darren Whiteside/Reuters.

Setelah menjadi walikota Surakarta, dan sebelum jadi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta selama 2 tahun. Salah satu ciri khas kepemimpinan Jokowi sebagai gubernur adalah seringnya dia blusukan.

Dalam waktu yang sangat singkat, kita menyaksikan Jokowi menggunakan pakaian yang berbeda-beda saat sedang tidak menggunakan seragam, tapi doi paling sering pake kemeja putih dan celana hitam.

Jadi gini… Cuma sedikit orang yang bisa membuat kombinasi kemeja putih-celana hitam terlihat bagus. Sayangnya, Jokowi bukan salah satunya.

Foto oleh Enny Nuraheni/Reuters.

Eits, kalem, pendukung Jokowi jangan marah-marah dulu. Ada banyak outfit-outfit Jokowi lain yang tidak kalah ikonik dan malah lebih cocok dipakai beliau. Di masa-masa kampanye, misalnya, doi pake kemeja kotak-kotak merah terus. Walaupun atasan ini membuat dia keliatan kayak ngebet banget pengen bandnya masuk Punk Goes Acoustic, setidaknya busana itu lebih berkarakter daripada kemeja putihnya.

Sayang, masa-masa di mana Jokowi sering pake bomber jacket lalu jadi tren, munculnya setelah dia enggak lagi jadi DKI-1. Yah namanya juga presiden, pasti jadi trendsetter. Soalnya enggak lama setelah doi muncul pakai jaket itu, toko-toko ritel di seluruh Indonesia jadi banyak yang jualan bomber jacket. Eh, tapi gue kurang tau sih itu tuh pengaruh Kanye West apa Jokowi.

Kalau favorit gue sendiri, jelas pas doi pake kaos Napalm Death yang dikombinasikan sama jaket hitam. Selain memang enak dilihat, elektabilitasnya pun naik di kalangan pemuda-pemudi edgy dan jamet. Gaya busana jokowi susah ditandingi pejabat lain. Otentik.

Pendapat Tata:
Tanpa seragam dinas, Jokowi memilih mengenakan kemeja putih polos ketika turun ke lapangan mencerminkan bahwa ia berusaha memosisikan dirinya setara dengan masyarakat. Warna putih yang dikenakannya melambangkan kesederhanaan, sehingga masyarakat bisa merasa dekat dan informal ketika berkomunikasi dengannya.

Rating: 5/5


Baca juga obrolan kami bersama pengamat kebijakan publik soal pemerintahan baru DKI:


Basuki Tjahaja Purnama

Foto oleh Darren Whiteside/Reuters.

Berhubung Jokowi diumumkan sebagai presiden pada tahun 2014, Ahok naik pangkat dari wakil gubernur menjadi gubernur. Bapak yang satu ini dikenal dengan gaya bicaranya yang ceplas-ceplos selama 3 tahun ia menjadi gubernur.

Sehari-hari, Ahok seringkali terlihat menggunakan polo shirt. Gue kurang setuju dengan pilihan busana tersebut, karena mirip anak SMA mau berangkat bimbel. Poin plusnya paling cuma keliatan kalo ujian fisikanya selalu dapet bagus. Tapi kayaknya Ahok bukan tipe orang yang ngebolehin temen sebangkunya nyontek jawaban doi deh.

Menurut gue Ahok lebih keren pake batik, tapi lagi-lagi gue orang awam, jadi mungkin lebih baik dengerin Tata aja.

Foto oleh Bagus Indahono/Reuters.

Pendapat Tata:
Kombinasi polo shirt dan celana jeans sangatlah kasual dan dekat dengan hati masyarakat, cocok dengan kepribadian Ahok. Polo shirt yang dikenakan pun memiliki patch atau logo dari klub olahraga tertentu, merujuk pada kesukaan Ahok terhadap olahraga. Sebagai sentuhan akhir, ia mengenakan belt warna hitam polos, membuat keseluruhan penampilan terlihat fitted dan dinamis, cocok untuk gaya saat beraktivitas.

Rating: 4/5

Djarot Saiful Hidayat

Djarot cuma jadi gubernur sebentar banget, dari Mei 2017 sampai 16 Oktober. Kita semua paling sering liat dia pake batik. Tapi jangan salah, batiknya beragam kok. Harus gue akui, om yang satu ini memiliki selera batik yang bagus banget. Perasaan senang gue liat Djarot pake batik bisa jadi karena hal itu secara subliminal bikin gue ngerasa setiap hari adalah hari Jumat.

Pendapat Tata:
Kalau gaya Ahok serupa gaya Ayah Anda, gaya Djarot selalu mengingatkan saya dengan Pakde atau Om dirumah, sederhana tapi lugas. Dalam balutan busana batik, Djarot terlihat begitu kebapakan. Motif batik yang dipilih pun tidak biasa. Memilih warna merah yang melambangkan keberanian, membuat Djarot terlihat lebih cerah.

Rating: 4/5

Anies Baswedan

Foto oleh Pius Erlangga/Reuters.

Berhubung Anies baru dilantik jadi gubernur, rasanya enggak adil kalo gue menilai pakaiannya selama seremoni sumpah jabatan. Maka dari itu, poin ini merupakan prediksi dan harapan gue akan pilihan busananya di masa dia menjabat.

Sejauh ini, gue perhatikan gaya berpakaian Anies merupakan hibrid dari Jokowi dan Sutiyoso, yaitu kemeja lengan panjang berwarna putih tanpa jas, dan terkadang memakai dasi. Selain itu, dia selalu ngegulung lengan bajunya.

Mungkin ke depan, Anies akan lebih sering pake kemeja dari kain tenun. Secara doi pengen merawat tenun kebangsaan, ye kan. Harapan gue, Pak Anies tetep gulung lengan baju. Ya seenggaknya biar keliatan kerja.

Pendapat Tata:
Gaya Bapak yang satu ini memang cerminan seorang akademisi, dengan kemeja putih dan celana hitam. Warna kemeja putih yang netral dan polos terlihat segar dipadukan dengan dasi bermotif. Cara Anies mengenakan kemeja tersebut dengan cara menggulung lengan sampai di bawah siku memberikan kesan santai, bahwa Anies ingin terlihat approachable.

Rating: 4/5