"Banyak warga AS mengira rasisme sudah hilang ketika Presiden Obama terpilih. Donald Trump justru mencoba menjangkau demografi penduduk yang bereaksi terhadap bahasa paling kasar kasar dan kekanak-kanakan yang keluar dari mulut seorang kandidat presiden. Strategi ini berhasil."
"Semua taktik yang dia gunakan agar terpilih menjadi Presiden adalah hal-hal yang harus dihindari kaum muda negara ini. Saya sering bekerja bersama anak-anak, dan kami selalu menasehati mereka agar tidak berakhir seperti dia," jelas West. "Kami menasehati kaum muda agar tidak menjadi perisak. Kami menasehati lelaki muda agar menghargai perempuan. Kami menasehati remaja agar dapat menerima opini dan latar belakang orang lain.
Februari tahun ini, Shaun Livingston mengatakan dia "tidak akan pergi" ke Gedung Putih apabila Warriors menang NBA atas alasan pribadi.Pemilik Warriors, Joe Lacob, biarpun pernah mendonasikan uang ke beberapa kampanye Partai Republik, menyumbang lebih banyak lagi ke Partai Demokrat.Kini ada alasan politik kuat untuk tidak menghadiri upacara Gedung Putih. Awal tahun ini, beberapa anggota tim pemenang Super Bowl, New England Patriots menolak untuk hadir, di antaranya: Chris Long, LeGarrette Blount, Devin McCourty dan Martellus Bennett. Tom Brady, teman Donald Trump yang memohon orang-orang untuk mengindahkan pertikaian politik, akhirnya juga tidak hadir demi menemani ibunya yang sakit. Namun tetap saja Patriots mengirimkan tim perwakilan penuh yang kabarnya "kurang lebih sama jumlahnya" dengan perwakilan mereka dari tahun-tahun sebelumnya. Apabila Warriors mengirimkan semacam perwakilan, diduga angkanya akan jauh lebih kecil.Tapi mungkin juga Warriors akan mengunjungi Gedung Putih sekadar membuat semacam pernyataan politik, sama seperti kelakuan mantan guard Chicago Bulls, Craig Hodges pada 1991. Kala itu Hodges memberi surat sepanjang 2 lembar Presiden George H.W. Bush, berisikan himbauan agar pemerintah AS memperlakukan warga kulit hitam secara lebih baik.Mungkin juga Presiden Trump akan ngambek dan tidak mengundang mereka sama sekali setelah membaca berbagai komentar tentang isu ini beberapa hari ke depan."Sayangnya Trump adalah kebalikan semua itu."