Poligami

Lelaki Nikahi Dua Perempuan Agar 'Tak Ada yang Terluka' Kembali Terjadi di Indonesia

Pernikahan ini berlangsung di Kalbar, mengulang peristiwa serupa di Lombok dan Sumsel. Maharnya pun cuma Rp10 ribu. Tapi ada mahar pernikahan lain di Tanah Air yang jauh lebih absurd lagi.
20.8.19
Lelaki Nikahi Dua Perempuan Agar 'Tak Ada yang Terluka' Kembali Terjadi di Indonesia
Screenshot pernikahan lelaki dengan dua perempuan di Kalbar dari akun Facebook Ani Purwani.

Kalau film Crazy Rich Asian membuka pemahaman kita tentang bagaimana anehnya tingkah laku orang kaya, kejadian di Kalimantan Barat bisa dianggap representasi nyata privilese lelaki terganteng dan terbaik hati di desa nyata adanya (pada Agustus 2020, pernikahan serupa terjadi lagi di Buleleng, Bali).

Seorang lelaki menjadi viral karena video dirinya menikahi dua pacar wanitanya sekaligus tersebar di media sosial. Semakin dahsyat karena pernikahan itu digelar dalam keadaan damai tanpa konflik dari kedua istri.

Pernikahan tak biasa di Desa Airtarap, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat ini dihiasi mahar Rp10 ribu saja. Sudah menikahi dua perempuan sekaligus, maharnya ceban doang. Apa bukan demonstrasi ketampanan dan kebaikan hati ini namanya? Sampai berita ini ditulis, media belum tahu nama pria tersebut. Kami sendiri hanya bisa melacak nama salah seorang mempelai wanita yang disebut di video: Nur Laili binti Katan.

Di videonya, si lelaki sempat terbata sampai-sampai salah mengucapkan ijab kabul yang pertama. Untung, ucapannya lancar pada percobaan kedua. Saya sih maklum, siapa coba yang tidak terbata-bata ketika sadar dirinya sedang mencetak standar baru kancah poligami di Indonesia?

Saat ditemui di rumahnya oleh Kompas, Agus diketahui sering menjadi olokan warga karena terlalu lama membujang. Padahal niatnya adalah mencari perempuan yang mau dinikahi dengan mahar tiga butir telur. Cukup aneh, tapi gapapa.

"Memang benar mas kawin istri saya itu tiga butir telur dan uang Rp16 ribu. Itu niat saya dulu, kalau belum mendapatkan perempuan yang ingin dimaskawinkan 3 butir telur, saya tidak akan menikah," kata Agus.

Meski boleh bangga dengan mahar telurnya, Agus pun masih kalah sederhana dari Hari, seorang penyuluh agama honorer asal Kampung Pea Jambu, Aceh.

Hari berhasil meminang kekasihnya Rohani dengan mahar segelas air putih yang langsung diminum setelah ijab, Maret 2016 lalu. Kalau ada lomba pernikahan paling sederhana cabang nominal mahar, mungkin si Hari inilah juaranya.