keadilan ekonomi

Orang Tertajir Sedunia Jeff Bezos Perlu Ngasih Duitnya ke Saya

Penggagas Amazon itu baru saja jadi orang terkaya di Bumi. Sementara saya kere. Nah karena itulah saya punya ide menarik yang seharusnya dia terima dengan tangan terbuka.
11.1.18
Foto Danrok/Wikimedia. kolase ulang oleh penulis

Penggagas Amazon Jeff Bezos mungkin versi miskinnya Elon Musk, tapi termasuk orang terkaya di planet ini. Menurut Bloomberg billionaire tracker, yang merupakan distopia pemuja kekayaan tersendiri, pendapatan net Bezos baru saja melampaui $106 triliun. Sebagian besar sahamnya di Amazon, menurut CNN, dan nilainya yang meroket adalah faktor-faktor yang membuat Bezos berada dalam urutan atas, dan bahkan mengalahkan saingannya dalam perlombaan tajir-tajiran: penggagas Microsoft, Bill Gates. Bezos mungkin bukan orang terkaya dalam sejarah, sebagaimana disebutkan beberapa tajuk berita minggu ini, namun dia tentunya adalah orang terkaya sejauh ingatan saya. Ya, ini berita bagus buat Bezos, tapi kok saya, buruh yang sama-sama punya tenaga dan waktu terbatas setiap harinya untuk bekerja, enggak sekaya dia? Kok bisa?! Terlepas dari fakta bahwa saya sebetulnya tidak bisa membayangkan apa yang Jeff Bezos lakukan dalam satu hari dalam hal pekerjaan nyata yang menjustifikasi penghasilan $6 triliun rupiah dalam 20 menit, sebagaimana yang dilakukannya pada 2016, dia sebenarnya mau ngapain sih dengan duit sebanyak itu? Menurut CNBC, Bezos beli banyak rumah, pesawat jet, dan jam-jam raksasa ( ???), dan menghabiskan uangnya seperti triliuner kebanyakan: liburan dan membangun pesawat luar angkasa meski negara tempat tinggalnya sudah punya program luar angkasa sendiri yang kekurangan biaya. Bahkan setelah semua itu, berita minggu ini mengingatkan kita, Bezos memiliki kekayaan sebesar $106 triliun. Saya enggak percaya, sih. Karena kalaupun dia mencairkan semua sahamnya di Amazon, dia enggak bisa menghabiskan semua uang itu dalam satu masa hidup. Bahkan kalau Bezos menyumbang uang untuk badan amal seperti Bill Gates—Bezos yang enggak demen beramal sangat terkenal—dia masih punya triliunan dolar tersisa. Untuk manusia pada umumnya, duit segitu tuh banyak banget. Dan membuktikan pendapat banyak ekonom: orang-orang seperti Bezos menjadi semakin kaya, sementara orang pada umumnya tidak mengalami perbaikan taraf hidup. Hal ini menjadi begitu buruk sampai-sampai pada 2017 bahkan sebuah laporan World Economic Forum “mereformasi pasar kapitalisme” sebelum kesenjangan kesejahteraan menjadi sangat ekstrem lalu keseluruhan sistem runyam. Jadi gimana Bezos akan menghabiskan uangnya? Mungkin Amazon akan terus menghabiskan infrastruktur ekonomi (terutama dengan meraup keuntungan sebesar-besarnya dari layanan publik seperti pos), mainan saham, atau mungkin Bezos akan mulai mainan cryptocurrency? Apapun itu, kayaknya enggak produktif buat masyarakat deh. Itulah sebabnya saya ingin memberi sebuah saran:
Jeff Bezos, cobalah kasih uangmu ke saya. Jeff, kalau kamu baca ini, gini ya: saya akan menggunakan uang dari kamu untuk membayar kosan, beli bahan makanan, dan membayarkan kosan teman-teman saya dan bahan makanan mereka. Kita bakal berlibur sebentar dan bermain-main; kita bakal menciptakan sesuatu; kita bakal produktif sebagaimana orang akan produktif banget. Masa sih kamu enggak mau berkontribusi untuk angan-angan seperti itu?

Iklan