Travel

Kiat-Kiat Traveling Murah Biar Kamu Makin Luas Menjelajah Dunia

Kalau bisa murah, kenapa harus mahal, ya kan?.
11.10.18
Foto-foto milik Evie Carrick

Mengelilingi dunia memang bisa mahal, tapi orang yang senantiasa traveling dan menyatakan bahwa jalan-jalan ke negara lain itu sebenarnya tidak mahal, ya mereka tidak berbohong. Aku pernah mengunjungi 44 negara dan 31 negara bagian di AS dengan gaji penulis dan editor freelance. Aku menulis artikel ini di pesawat ke Hong Kong, dan itu membuktikan aku belum kehabisan uang.

Menghemat uang membuat aku senang banget. Ketika aku mempelajari cara naik Megabus dari New York ke Boston dengan harga $50 untuk perjalanan pulang-pergi (dibandingkan US$250 untuk tiket pesawat), semingguan aku sombong. Aku mengikuti semua trik-trik yang jelas: terbang saat off-season, memanfaatkan notifikasi penerbangan dari Hopper, membuat booking dengan fitur flex month-nya Kayak, tinggal di Airbnb, mengumpulkan makanan gratis, dan jalan kaki atau menggunakan transportasi umum. Namun ada trik-trik yang aku pelajari hanya setelah bertahun-tahun traveling. Simak trik favoritku:

Lakukan perjalanan overnight (secara nyaman)

Melakukan perjalanan pada malam hari ada untungnya: tidak perlu membuang hari cuti dan bisa tidur gratis. Semalam sebelum hari natal aku naik bus malam dari ibukota Paraguay ke Iguazu Falls di Argentina. Aku sampai di situ tepat waktu untuk menghabiskan hari natal bersama keluargaku di Amerika Selatan. Rahasianya adalah untuk bersiap-siap untuk tidur sebelum naik ke bus (sikat gigi, cuci muka, memakai baju tidur yang layak dipakai di tempat umum), lalu memakai tutupan mata dan ear plug. Kalau perlu, bawa obat tidur.

Total penghematan: satu hari penuh untuk bertamasya dan ongkos penginapan maksimal Rp5,3 juta.

Terbang dengan airline budget lokal

Ada ratusan airline budget yang tiketnya biasanya jauh lebih murah saat di-booking secara direct. Allegiant Air menawarkan tiket satu arah dari San Fransisco ke Las Vegas dengan harga Rp500 ribu. Dengan Ryanair bisa terbang dari Paris ke Prague dengan harga Rp228 ribu.

Maskapai-maskapai budget ini bisa mematok harga rendah karena mereka meminta penumpang membayar semua servis mereka, dari mulai mencetak boarding pass hingga proses pemilihan/pemindahan tempat duduk. Ada baiknya kalian membuka tautan ini di Wikipedia. Isinya sangat berfaedah loh: daftar semua maskapai murah yang bisa kalian gunakan untuk sampai ke kota yang kita tuju. Cara lainnya adalah dengan “bertanya” pada Google mengenai maskapai budget sesuai dengan rute yang kalian tempuh. Oh ya satu lagi, biaya perjalanan juga bisa ditekan dengan memesan tiket jauh-jauh hari dan mewaspadai kapan web-web penyedia layanan pemesanan tiket perjalanan menggelar promo (siap-siap begadang ya, kadang promonya digelar tengah malam).

Iklan

Total penghematan: sekitar Rp3 juta rupiah.

Selalu Manfaatkan Fasilitas Tur Kota Gratisan

Salah satu hal yang paling menyenangkan begitu kalian sampai di sebuah kota baru adalah belajar sejarah dan budayanya. Cuma jangan sekali-kali melakukannya dengan memanfaatkan sistem transportasi biasa. Dompet kalian bisa tekor. Selalu gunakan fasilitas tur kota gratis. Sandeman misalnya menyediakan tur gratis di 20 kota besar di dunia. Sementara itu, FreeTour.com bisa dijumpai di 118 negara. Jika negara atau kota yang kalian kunjungi tak dilayani oleh dua perusahaan keren ini, gunakan Google atau tanya hostel atau hotel tempat kalian menginap. Kalau mentok, cari information desk. Jangan lupa, kalau kalian diajak muter-muter kota dengan pemandu khusus, sisihkan uangmu untuk memberi mereka sejumlah tips.

Total penghematan: sekitar Rp230 ribu per orang dalam tiap turnya.

Bertualang Secara Offline dan Rajin Memanfaatkan Wi-Fi Gratisan

Akan selalu ada sambungan internet di mayoritas restoran dan kafe yang kita kunjungi (jangan lupa nanya dulu sih sebelum menggunakannya). Namun, begitu kita meninggalkan kenikmatan dunia bernama Wi-Fi, kalian memerlukan panduan navigasi dari satu tempat ke tempat lainnya yang bisa berfungsi tanpa internet. Untuk itu, download versi offline Google Map dari area yang ingin kalian kunjungi. Kalau takut terkendala karena masalah bahasa, unduh saja kamus bahasa di Google Translate yang tetap bisa bekerja bahkan di airplane mode. Nah, kalau kebelet ingin mengupdate Instagram dan media sosial biar imej tukang jalan-jalanmu makin paripurna, nangkring saja di Starbuck dan McDonalds untuk dapat sambungan internet (kadang tanpa harus beli apapun).

Total penghematan: sampai Rp150 ribu per hari.

Jangan Bayar Asuransi Mobil Rental

Sebelum kalian merogoh kocekmu untuk membayar asuransi mobil rental, cari tahu dulu apakah kartu kredit kalian mengcovernya atau tidak. Dalam banyak kasus, asuransi mobil sewaan bisa dicover oleh kartu kredit selama kita memilih kartu yang benar. Dulu, waktu aku bikin mobil sewaan di Puerto Rico lecet, kartu kreditku mengcovernya dan aku bisa hidup dengan tenang. Pelajarannya adalah kalau memang sudah berniat jadi pelancong sejati, barangkali ada baiknya mencari kartu kredit yang mencakup biaya sepele—tapi kadang penting—yang satu ini.

Total penghematan: sekitar Rp700 ribu per hari.

Pesan Penerbangan Secara Terpisah

Jika tiket penerbangan yang aku incar kelihatan mahal, aku biasanya segera mengecek fitur pencarian “Everywhere” di Skyscanner untuk menemukan penerbangan murah menuju tujuan akhirku. Setelah itu, aku ngeteng pesan tiap penerbangannya . Misalnya, saat aku melancong dari Denver ke Praha, aku memesan tiket penerbangan seharga $600 (setara Rp9,1 juta) ke Amsterdam dulu. Baru setelah itu aku pesan tiket langsung dari Amsterdam ke Praha dengan easyJet, sebuah maskapai budget yang aku temukan saat meng-googling penerbangan murah di antara dua kota itu.

Total penghematan: sampai Rp1,5 juta per penerbangan.

Gunakan Kartu Kredit Untuk Mengirit Pengeluaran

Jika kamu senang traveling atau mulai kecanduan traveling, pastikan tiap kartu kredit yang nyelip di dompetmu tak menarik biaya transaksi luar negeri dan menawarkan airline reward. Aku, misalnya, dapat tambahan 2 flight mile untuk setiap Dolar yang aku belanjakan dengan Capital One Venture. Kini, aku juga sedang mengincar kartuChase Sapphire Reserve, yang memberikan tiga flight mile untuk setiap Dolar yang aku keluarkan dan tunjangan perjalanan tahunan sebesar $300 (setara Rp4,5 juta).

Total penghematan: Tiga persen dari semua pengeluaranmu di luar negeri.

Tinggalkan Koper Besar Kalian di Rumah

Aku pernah cuma membawa satu backpack dan satu koper kecil selama setahun, menjelajahi musim dingin di Jepang dan musim semi di Kamboja. Jadi percayalah, kalian bisa jalan-jalan tanpa harus membawa koper-koper besarmu. Masukan laptop, tablet dan perlengkapan toiletmu di backpack agar lebih ringkas saat melewati pemeriksaan di bandara. Selebihnya, kalian cuma perlu membawa baju untuk keperluan satu minggu saja (jangan khawatir, konsep laundry itu sudah nyebar ke seluruh penjuru dunia).

Total penghematan: sekitar Rp750 ribu per satu penerbangan