Ribuan Gamer Terlibat Proyek Membangun Planet Seukuran Bumi di Minecraft

'Earth in Minecraft' adalah proyek paling ambisius sepanjang sejarah game tersebut. Kalian sudah ikutan atau belum?
3.4.20
Proyek The Earth in Minecraft
Gambar: The Earth in Minecraft

Pergi jalan-jalan adalah hal yang mustahil dilakukan sekarang. Sebagian besar dari kita cuma bisa di rumah saja, dan akhirnya main game biar enggak bosan. Kayak ribuan gamer Minecraft ini. Mereka bersatu untuk membangun Bumi sesuai ukuran aslinya di dalam game.

Planet kita berukuran 197 juta mil persegi, sedangkan ukuran peta Minecraft kira-kira sebesar 1,6 miliar mil persegi. Secara teori, kita bisa saja menciptakan Bumi di Minecraft. Hanya saja ketinggian vertikal dalam game ini sangat terbatas. Oleh karena itu, kelompok gamer tersebut menggunakan mod cubic chunk untuk mendapatkan ketinggian dan kedalaman tanpa batas, serta mod Terra 1-to-1 untuk memindai permukaan planet. Dengan begitu, mereka bisa menciptakan Bumi pada skala 1:1.

Mod terra 1-to-1 mengumpulkan informasi Google Maps dan arsip data geografis lainnya untuk menciptakan skala 1:1 Bumi dalam generasi medan Minecraft,” ujar gamer PippenFTS dalam video YouTube. “Data-data macam elevasi, tree cover, jalan, iklim dan subordo tanah bisa digunakan untuk membuat peta Bumi seakurat mungkin.”

PippenFTS telah membentuk tim tukang bangunan yang akan menyelami peta persisten dan meniru struktur bangunan buatan manusia di Bumi. Dia ingin menciptakan setiap tembok, gedung, dan keajaiban dunia di dalam Minecraft. Proyek ini diikuti sedikitnya 60.000 orang via server Discord PippenFTS. Proyek mereka kini memiliki Patreon, grup Reddit beranggotakan 6.000 orang, dan laman Discord.

Tukang bangunan evilpauwse bertugas sebagai moderator di laman Discord mereka. Gamer yang mengambil jurusan keamanan siber di New York itu bergabung setelah menonton video PippenFTS.

“Aku sudah lama main Minecraft. Seperti gamer lainnya, aku tertarik menciptakan bangunan yang sangat besar,” bunyi emailnya. “Proyek ini sesuai dengan impian kami.”

“Tugasku memastikan tim tukang bangunan, peninjau dan staf kami bekerja sama melaksanakan proyek ini dengan baik,” imbuh evilpauwse. “Aku mengembangkan dan menerapkan sistem yang memudahkan pekerjaan staf dan tukang bangunan kami.”

Evilpauwse mengaku banyak yang menanyakan alasan mereka melakukan ini.

“Kenapa enggak?” tukasnya. “Bangunan dengan skala sebesar ini belum pernah dilakukan, dan siap digunakan siapa saja yang berani menyanggupi tantangannya.”

Menurutnya, mengorganisasi tim adalah tantangan terbesar proyek ini. Saking banyaknya sukarelawan yang ikutan, mereka kesulitan membuat tukang bangunan fokus dengan tugasnya dan bekerja sama. “Saat ini, kami tengah menerapkan sistem baru yang akan mempersingkat pembangunan dan memastikan semua areanya dibangun,” terang evilpauwse.

Belum pasti kapan proyek ini akan berakhir. “Kami belum bisa memperkirakan waktunya karena kami terus mengoptimalkan proyek dan merekrut tukang bangunan baru yang bekerja dengan kecepatan berbeda-beda,” lanjutnya. “Ini usaha yang sangat besar dan memiliki banyak sekali benda bergerak. Kami bertujuan memastikan benda itu tetap bergerak sebaik mungkin.”

Planetnya bisa saja berubah secara dramatis ketika proyeknya harus diselesaikan. “Kami memutuskan untuk menciptakan Bumi sesuai versi 2020 kecuali ada perubahan signifikan atau persoalan lain,” ucap evilpauwse.

Jika kalian tertarik bergabung, silakan isi formulirnya di sini. Meski terdengar mustahil, proyek ini berusaha mengabadikan Bumi pada 2020 dengan segala keindahannya yang kacau balau. ‘Earth in Minecraft’ mengajak kita keluar dari gelapnya dunia saat ini, memberikan semacam kendali di saat kita merasa semakin tak berdaya.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE US.