Video Games

Jadwal Rilis Tahun ini Selow, Mending Kalian Main Game Keren 2017 Yang Sebelumnya Terlewatkan

Tahun lalu itu game-game keren muncul barengan. Industri game kayaknya paham sama kelelahan kita, makanya mereka lebih woles memasuki 2018.
12.1.18

Artikel ini pertama kali tayang di Waypoint

Halo kawan-kawan gamer. Saya mau cerita nih, deretan game yang sudah saya mainkan sepanjang dua pekan pertama 2018: Assassin’s Creed Origins, Gorogoa, Life is Strange: Before the Storm, dan Horizon: Zero Dawn's The Frozen Wilds DLC.

Kalian nyadar enggak apa kesamaan judul-judul tadi? Yap, bener banget. Semua game tersebut dirilis pada 2017. Gila ya. Saya akhirnya mendapatkan kesempatan bernafas dan meninjau kembali berbagai game dari tahun lalu yang sebelumnya enggak keburu dimainkan. Ada terlau banyak game yang menyita waktu kita sepanjang 2017. Bisa dibilang tahun lalu emang padat sekaligus keren banget buat para gamer—mau kalian main Playstation, Nintendo, xbox, handheld, ataupun PC.

Iklan

Akhir Februari 2017, saya sempat menulis sebuah posting berjudul "Bisa Ga Sih Industri Game Tahun 2017 Lebih Santai Sedikit?". Artikel itu menggambarkan keresahan saya sebagai gamer yang kayak ditodong banyak barang bagus bersamaan. Capek bok. Baru masuk Februari aja, gamer langsung ditodong ribuan judul yang oke-oke. Mulai dari Gravity Rush 2, Yakuza 0, Resident Evil 7 , Horizon: Zero Dawn, Nioh, dan Night in the Woods. Seminggu setelah menulis artikel itu, The Legend of Zelda: Breath of the Wild resmi rilis juga! Anomali banget deh 2017, tiba-tiba aja bermunculan judul bagus. Masih inget enggak sih, padahal tahun sebelumnya game semenjana kayak Mass Effect Andromeda aja udah bikin kita senang.

(Jujur, saya masih tertarik memainkan Andromeda, sekadar buat seru-seruan aja)

Karena pekerjaan, saya telah lebih dulu memindai daftar game-game potensial yang sudah dijadwalkan rilis 2018. Dari sana, saya bisa menyimpulkan tahun ini progres rilis game baru akan lebih lambat. Memang, para gamer mendapatkan Dragon Ball FighterZ dan Monster Hunter: World pada akhir bulan ini, ditambah remake Shadow of the Colossus yang terlihat sangat bagus awal Februari. Namun jika dibandingkan dengan serangan yang terjadi pada 2017 (terutama triwulan pertama tahun lalu), jadwal 2018 tidak ada apa-apanya.

Paling tidak, karena jadwal rilis 2018 lebih woles, kita tidak akan sampai dikejutkan oleh deretan judul game yang tidak kita duga-duga. Intinya, enggak ada ada banyak kejutan dari developer. Kejutan terbesar kayaknya kalau State of Decay 2 rilis (duh semoga secepatnya, game itu tampaknya menjanjikan banget).

Tentu tidak semua gamer kayak saya yang kewalahan melihat daftar tahun lalu. Mungkin kalian menderita insomnia, atau tahan begadang berhari-hari, sehingga dapat memainkan semua video game unggulan tahun lalu! Jujur saya enggak kayak gitu. Saya jenis gamer yang ogah memaksakan diri. Main sesantai dan sebisanya saja lah. Saya aja sempat lama berusaha meyakinkan diri untuk memainkan lagi Persona 5, setelah 20 jam memainkan level-level awalnya tahun lalu. Saya masih ingin main Yakuza 0 sebelum menjajal Yakuza 6 yang rilis di bulan Maret. Demikian, pula mengapa saya tidak mau memainkan Hollow Knight dulu. Alasannya simpel. Saya pengen main game itu di Nintendo Switch, sayang versi Switch-nya tertunda. Saya mah enggak suka memaksakan. Padahal Hollow Knight itu katanya keren banget.

Belum lagi saya perlu menghabiskan belasan jam lagi main Super Mario Odyssey, karena pengen dapat beberapa bonus tambahan dan ngabisin minigame. Game ada banyak sekali, padahal hidup kita begitu singkat. Sedih ya, kadang kesempatan main game yang dibilang orang keren itu memang cuma fantasi. Tapi, bagi para gamer sekalian, teruslah bermimpi. Saya ingin bilang, 2018 adalah kesempatan terbaik mencoba game yang kemarin sempat menggegerkan publik tapi enggak ada kesempatan memainkannya.