The VICE Morning Bulletin

Buletin Pagi VICE: DKI Melawan Mobilisasi Becak, Hingga Rentetan Teror di Afghanistan

Ada pula rangkuman berita lain dari ajang bulu tangkis Indonesia Masters hingga tuduhan Indonesia sumbang polusi plastik terbanyak di lautan Asia Tenggara.
29 Januari 2018, 12:00am
Pengemudi becak di Ciputat. Foto oleh Jonathan McIntosh/Wikimedia Commons/Lisensi CC 2.0

Semua kejadian penting yang perlu kalian tahu sepanjang akhir pekan lalu dari dalam maupun luar negeri tersaji berbentuk ringkasan, dikurasi oleh awak redaksi VICE. Selamat membaca!

Kabar Seputar Indonesia

Pemprov DKI Jakarta Janji Hentikan Upaya Mobilisasi Becak
Setelah dua pekan lalu pemprov DKI mengkaji kemungkinan izinkan becak beroperasi kembali, belakangan muncul laporan terjadi upaya mobilisasi angkutan roda tiga itu ke berbagai wilayah Ibu kota. Aparat tiga hari lalu menghentikan truk berisi puluhan becak di Pekojan, Jakarta Barat. Truk itu mendatangkan becak asal Indramayu. Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno, meyakini ada pihak tertentu yang mengirim becak tadi. Sandi meminta Satpol PP dan Dinas Perhubungan Jakarta menjaga perbatasan demi mengadang becak dari luar kota. " Jakarta tertutup untuk becak-becak (dari daerah)," ujarnya. Ide Pemprov soal becak sejak awal mengundang kontroversi. Becak sudah dilarang di DKI sejak akhir dekade 80'an, namun praktiknya masih ada yang beroperasi terutama di utara Jakarta. —Liputan6.com

Pasangan Ganda Bulutangkis 'Minions' Juarai Ajang Indonesia Masters
Indonesia mengirim empat wakil dalam final ajang kejuaraan bulu tangkis Indonesia Masters 2018. Hasilnya, ganda putra terbaik sedunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamulyo—biasa dijuluki Minions—berhasil jadi juara. Marcus/Kevin mengandaskan pasangan Tiongkok setelah sempat tertinggal, dengan skor akhir 11-21, 21-10, dan 21-16. Selain Marcus Kevin, pebulu tangkis tunggal putra Anthony Ginting turut menjadi juara. Ginting mengalahkan wakil Jepang Kazumaki Sakai dua set langsung. Hanya di tunggal putri saja Indonesia tidak mengirim wakil pada babak final. —Kompas.com

Indonesia Dituding Penyumbang Sampah Plastik Lautan Terbesar di Asia Pasifik
Jurnal ilmiah Science menobatkan Indonesia sebagai penyumbang sampah plastik terumbu karang terbesar untuk samudra kawasan Asia Pasifik. Dalam artikel yang dilansir pekan lalu tersebut, proporsi sampah plastik Indonesia mencapai 26 bagian per 100 meter persegi terumbu karang yang diteliti, jauh di atas enam negara lain dalam penelitian yang sama. Djati Witjaksono Hadi, selaku jubir Kementerian Lingkungan Hidup, menampik validitas laporan tersebut. Dia bilang arus perairan Indonesia adalah pertemuan wilayah, sehingga sangat mungkin sampah plastik tadi justru datang dari perairan Asia Selatan. "Saat ini masih dilakukan upaya pencermatan kembali sampah-sampah plastik ini dari mana saja." —BBC Indonesia

Kabar Seputar Luar Negeri

Ibu Kota Afghanistan Kembali Diteror Taliban, Ratusan Orang Tewas
Sepanjang satu minggu, Afghanistan dilanda berbagai aksi teror brutal didalangi Taliban. Serangan terparah terjadi Sabtu (27/1), saat para militan menyerbu Hotel Intercontinental di Ibu kota Kabul yang banyak dihuni warga asing, khususnya diplomat. Dilaporkan 18 orang tewas, 14 di antaranya orang asing. Hanya berselang beberapa jam setelah serbuan hotel, bom bunuh diri yang diletakkan dalam ambulans menghantam pasar di Kabul. Dilaporkan 103 orang tewas, sementara 235 lainnya luka-luka. —VICE News

Pembobolan Mata Uang Digital Terbesar Sepanjang Sejarah Terjadi di Jepang
Bursa Mata Uang Digital di Jepang, Coincheck, melaporkan sistemnya dibobol akhir pekan lalu. Dampaknya, uang investor amblas diambil peretas. Jumlah kerugian ditaksir mencapai US$534 juta (setara Rp7,1 triliun). Ini nilai pembobolan mata uang digital terbesar sepanjang sejarah. Aset yang dicuri adalah NEM, mata uang kripto yang secara reputasi tak sepopuler Bitcoin. Akibat insiden ini, perusahaan sedang melacak apakah terjadi upaya pembobolan serupa di negara lain. —The Guardian

Korea Selatan Alami Insiden Kebakaran Paling Mematikan Satu Dekade Terakhir
Dilaporkan 37 orang tewas dalam kebakaran rumah sakit dan pusat perawatan lansia di Kota Miryang, kawasan tenggara Korea Selatan Jumat akhir pekan lalu. Lebih dari 130 orang lainnya luka-luka. Insiden ini adalah kebakaran paling parah pernah dialami Korsel dalam satu dekade terakhir. Belum jelas apa penyebab RS Miryang dilalap api. Keluarga korban menuntut pemerintah dan pengelola RS bertanggung jawab. —VICE News

Kabar Menarik Lainnya

Muncul Uang Kripto Berbasis Harga Pisang Dunia
Namanya Bananacoin. Kalian jangan ketawa, ini mata uang digital betulan, menggabungkan sistem blockchain dengan mekanisme crowdsourcing untuk pengembangan kebun pisang di Laos. Bananacoin rupanya disambut investor lho. Alasannya, harga pisang selama lima tahun belakangan stabil, setidaknya jauh lebih stabil dibanding pergerakan Bitcoin yang bikin investor pemula kalang kabut sejak akhir 2017. —VICE

Merokok Satu Batang Sehari Saja Ternyata Dampaknya Tetap Membayahakan
Wahai para perokok, mengurangi jumlah batang yang diisap per hari bukan cara efektif buat menghentikan kebiasaan buruk tersebut. Bahkan kalau kalian merasa lebih sehat setelah berhasil cuma merokok satu-dua batang saja dalam sehari, mengutip penelitian dilansir British Medical Journal pekan lalu, pengurangan dosis tak ada gunanya. Risiko terkena penyakit jantung, kanker, ataupun gangguan kesehatan lainnya akibat nikotin tetap sama besarnya—tak peduli kamu cuma ngerokok sebat ataupun dua bungkus. —Tonic