Foto-foto Psikedelik dari Gurun California
Semua foto oleh Kate Ballis

Foto-foto Psikedelik dari Gurun California

Fotografer asal Melbourne, Kate Ballis menangkap sisi lain Joshua Tree di Palm Springs California lewat “Infra Realism.”
7.10.17

Berada di California, fotografer asal Melbourne, Kate Ballis bertekad menangkap sisi lain tempat yang sudah sangat sering dia kunjungi tersebut. Mungkinkah menemukan sesuatu yang tidak terduga di lanskap Taman Nasional Joshua Tree dan resor abad pertengahan Palm Spring yang sudah sangat dikenal orang? Demi mencapai misinya, Kate beralih ke fotografi warna infra merah, sebuah teknik yang sempat memudar akibat sulitnya mendapatkan stok film infra merah, namun kini mulai bangkit berkat teknologi kamera digital.

Hasil foto Kate bernuansa seperti mimpi, dan agak mengerikan. Foto-fotonya terlihat seperti diambil di lanskap alien di mana langit berubah warna menjadi pink dan air berubah menjadi merah darah. Tapi mungkin yang paling menarik adalah efek teknik ini ke tanaman. Pohon, rumput, dan tanaman memantulkan infra merah sama seperti salju memantulkan cahaya—dan warna yang ditampilkan memberikan kita petunjuk tentang kesehatan mereka.

Menjelang peluncuran Infra Realism di Melbourne pada tanggal 5 Oktober, VICE berbicara dengan Kate bagaimana dia mendapatkan ide untuk mengambil foto dengan infra merah, menggabungkan sains dan seni rupa serta rencana-rencana dia selanjutnya.

VICE: Dalam infra merah, lanskap-lanskap ini terlihat luar biasa. Muncul idenya dari mana?
Kate Ballis: Saya sudah terinspirasi oleh fotografi infra merah semenjak melihat acara Richard Mosse di Venice Biennale di 2013. Karyanya diambil menggunakan film infra merah tradisional. Hanya ada sedikit sekali stok film infra merah di dunia, dan saya terbiasa dengan proses memfoto menggunakan digital—terutama ketika sedang jalan-jalan—jadi kamera digital yang diubah menjadi infra merah adalah alat yang sempurna untuk saya bawa ke Palm Springs di Februari.

Nuansa apa yang kamu berusaha tawarkan di seri ini? Foto-fotonya terlihat agak menakutkan.
Saya awalnya bermaksud menampilkan suasana dunia lain dengan cara menggunakan spektrum cahaya yang secara normal tidak kasat mata, tapi setelah melihat hasilnya, saya juga agak ketakutan dengan warna tegas yang ditampilkan daun-daunan ketika difoto menggunakan kamera dan filter infra merah. Namun ketika tengah bermain-main dengan filter dan teknik, saya menemukan sesuatu yang menurut saya sangat khas California 80-an dan seri ini langsung tercipta dengan mulus. Skema warnanya langsung menjadi fokus perhatian.

Apakah fotografi infra merah selalu terlihat sangat 80-an seperti karyamu atau memang kamu berusaha mendapatkan tampilan spesifik seperti itu?
Film infra merah tradisional membuat daun-daunan berwarna pink atau putih. Sekarang kamu bisa menggunakan berbagai macam filter untuk membuat tanaman berwarna sesuai selera, tergantung dari keseimbangan warna putihnya. Setiap obyek bereaksi ke spektrum infra merah secara berbeda-beda.

Kamu mengatakan bahwa tanaman menampilkan warna yang sangat berani menggunakan fotografi infra merah. Kenapa begitu?
Tergantung filter infra merahnya sih. Semakin sehat tanamannya, semakin banyak warna yang dihasilkan. Sangat menarik menemukan tanaman yang sehat di tengah Palm Springs, yang notabene adalah gurun dan suhunya bisa mencapai 50 derajat celsius.

Bahkan dengan warna terdistorsi, foto-fotomu jelas terlihat seperti California. Apakah ini salah satu alasan kamu memilih lokasi ini?
Palm Springs sudah seperti rumah kedua saya. Dalam empat tahun terakhir, saya pergi ke sana delapan kali. Sejujurnya, kamera yang saya gunakan dikirim ke rumah teman saya di Palm Springs, jadi sebelum itu saya belum pernah ngutak-ngutik. Pokoknya saya ingin menggunakan kamera tersebut untuk menunjukkan California, terutama Palm Springs dengan sudut pandang baru. Namun ketika saya tengah menciptakan skema warna ini, saya terkejut betapa khas California 80-an hasilnya, dan sangat cocok digunakan untuk Palm Springs.

Apakah kamu akan terus menggunakan gaya ini, atau ingin mencoba sesuatu yang baru?
Saya sudah menggunakan gaya fotografi ini di Gurun Atacama di Cili, dan juga Bolivia. Di akhir bulan ini, saya juga akan foto-foto di Palm Springs lagi dan Taman Nasional AS lainnya. Semuanya akan muncul di sebuah buku fotografi yang dirilis tahun depan. Tahun depan saya ingin mengeksplor Inggris dan tempat kelahiran nenek moyang saya, Yunani, jadi kita lihat saja nanti bagaimana lanskap-lanskap tersebut bereaksi ke infra merah. Saya mementingkan cerita, jadi saya ingin menemukan gaya fotografi dan seni yang sesuai dengan ceritanya. Jadi kita lihat saja nanti.

Lihat karya-karya Kate lainnya di sini