Orang Jepang Emang Beda

Tren Baru di Jepang, Orang Menyewa Mobil Malah untuk Beristirahat

Ada juga yang meminjam mobil buat nonton TV, pesta kostum, atau melakukan Yoga. Sobat misqueen pasti tergelitik melihat tren orang buang duit ini...
Dhvani Solani
Mumbai, IN
9.7.19
Tren Baru di Jepang, Orang  Menyewa Mobil untuk Beristirahat
Ilustrasi bersantai di mobil via Pixabay 

Sejumlah agen rental mobil di Jepang mulai memperhatikan tren aneh belakangan ini. Kebanyakan mobil yang dirental kilometernya cuma bertambah sedikit. Dua perusahaan sewa mobil, Orix dan Times 24Co., sampai melakukan survei untuk menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi karena bingung mengapa mobil mereka dikembalikan tanpa ada “tanda-tanda habis bepergian”.

Sebagian besar orang ternyata menyewa mobil untuk mengasingkan diri sejenak dari kegaduhan dunia. Beberapa dari mereka bahkan menggunakan jasa rental mobil supaya bisa tidur siang selama jam istirahat tanpa ketahuan atasan. Seorang pelanggan mengaku bekerja dari mobil setelah mengubah jok depan jadi “kantor dadakan”, sementara yang lain menyewa kendaraan untuk menaruh barang bawaan mereka gara-gara loker di stasiun kereta sudah penuh.

Iklan

Akibat tidak ada meja kosong, lelaki satu ini sampai meminjam mobil rental buat makan siang. “Aku membeli makanan di supermarket, tapi tidak ada tempat kosong untuk makan. Makanya aku menyewa mobil,” kata pegawai kantoran berusia 31, yang tinggal di Prefektur Saitama dekat Tokyo, kepada harian Jepang Asahi Shimbun.

Laporan juga menunjukkan peningkatan penggunaan mobil sewaan untuk ngecas ponsel pasca gempa bumi dan tsunami Jepang 2011.

Dalam survei serupa terbitan 2018, agen rental mobil NTT Docomo Inc. menemukan orang-orang yang menyewa mobil untuk menonton televisi, memakai kostum Halloween, latihan nyanyi, ngerap, ngobrol berbahasa Inggris, dan bahkan yoga wajah—praktik asana yang berasal dari Jepang.

Alasan utama tren ini berkembang pesat yaitu biaya sewa yang terlampau murah dan banyaknya unit yang tersedia. Penyewa cukup membayar 400 yen (setara Rp52 ribu) apabila ingin meminjam mobil selama setengah jam. Agennya sendiri punya puluhan ribu lapangan parkir di seluruh Jepang, sehingga pelanggan bisa mengambil mobilnya di mana saja sesuai dengan lokasi mereka.

Hal ini merugikan operator mobil karena penyewa mesti membayar lebih untuk mengemudi jarak yang lebih jauh. Selain itu, menyalakan AC saat tidur siang di mobil juga bisa merusak lingkungan. Tetapi dengan menjamurnya hunian kecil di daerah perkotaan Jepang, menyewa mobil tampaknya jauh lebih nyaman untuk dipakai istirahat.

Follow Dhvani Solani di Instagram.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE ASIA.