Kejadian unik

Balita yang Diselamatkan ‘Spider-Man’ asal Mali Rupanya Ditinggal Ayah Main Pokémon Go

Saking pentingnya Pokémon, anak sendiri sampai dilupakan.
Drew Schwartz
Brooklyn, US
30.5.18
Dicuplik dari Twitter akun FredBC77

Pada Sabtu kemarin, imigran asal Mali berani mempertaruhkan nyawanya dengan memanjat dinding apartemen di Paris untuk menyelamatkan balita yang bergelantungan di balkon lantai empat. Ia dipuji-puji sebagai pahlawan berkat rekaman video yang viral di internet. Senin lalu, aksi luar biasanya jadi berita utama di media internasional, dan membuat Mamoudou Gassama, 22, yang dinobatkan sebagai “Spider-Man Paris”, mendapatkan status kewarganegaraan Perancis dari Presiden Emmanuel Macron. Tapi, masih ada yang mengganggu benak saya nih. Kenapa balitanya bisa sampai gelantungan di balkon begitu?

Menurut CNN, balita tersebut ditinggalkan sendirian di rumah karena ayahnya sedang main Pokémon Go. Jaksa François Molins menerangkan bahwa ayah balita 4 tahun itu keluar untuk belanja, dan memutuskan main Pokémon Go saat sedang di jalan pulang. Padahal tidak ada yang menjaga anaknya di rumah. Tapi, pria ini sampai lupa anak sendiri saking pentingnya Pokémon. Sementara itu, anak ini terjatuh dari lantai enam dan berhasil memegang balkon di lantai empat sebelum akhirnya Gassama menyelamatkan dia.

Sebagian besar orang sudah berhenti main Pokémon Go sejak 2016 lalu, beberapa bulan setelah pemain Pokémon Go menyebabkan banyak kerusakan saat gim ini diluncurkan pada Juli. Para pemain ada yang tertembak, ditikam, tercebur ke kolam, dan ceroboh memasuki ranjau darat karena pengin menangkap Pokémon. Tapi ternyata masih ada orang yang senang bermain gim ini, dan tampaknya sang ayah bisa dihukum penjara—hingga dua tahun dan denda $35.000 (Rp490 juta), seperti yang dilaporkan BBC.

Sementara itu, pihak berwenang Prancis telah mengambil hak asuh balita ini saat mereka mewawancarai ibunya, yang dilaporkan akan pindah ke Paris pada Juni untuk mengurus anaknya. Yah, semoga saja ibunya tidak keranjingan main gim di hp seperti ayahnya ya.

Jangan lupa follow Drew Schwartz di Twitter .