Fashion

Berkat Akses Eksklusif, Kami Bisa Ngintip Koleksi Musim Gugur Stussy 2017

Kalian penggemar streetwear macam Stussy? Siap-siap nabung ya.
8.8.17

Artikel ini pertama kali tayang di i-D Magazine.

Ada perasaan campur aduk sesaat sebelum koleksi busana musim panas/dingin mulai dipamerkan. Di satu sisi, gondok juga rasanya diingatkan—dengan sangat halus sih—kalau musim panas bakal lewat dan malam-malam panjang dihabiskan bergumul dengan 8 lapis selimut sudah dekat. Sementara, suhu yang dingin mewajibkan kita menumpuk sebanyak mungkin lapisan pakaian di tubuh. Artinya, busana kita kelihatan lebih cihuy dan kreatif, apalagi kalau dibandingkan fesyen musim panas yang mentok disusun dua item: celana pendek denim dan kaos band.

Kira-kira begitulah yang saya rasakan saat dapat akses mengintip koleksi busana musim gugur/dingin Stussy 2017, yang punya lapisan lebih banyak dari kue-kue resepsi pernikahan mewah. Iya deh, lapisannya enggak selebay itu. Tapi yang pasti ada kaos lengan panjang keren dipakai di bawah polo shirt.

Sebenarnya, perbandingkan dengan kue pernikahan itu agak melenceng. Tiap lapisan busana ini berbeda-beda—entah itu beda bahan, beda tekstur atau beda pola, semuanya diikat dengan simpul dengan tone yang bersahaja. Ada juga paduan kaos garis-garis di bawah kemaja flannel, corduroy yang dioplos dengan denim serta sejumput wool mohair yang memastikan kamu tetap hangat.

Iklan

Semua foto dalam Lookbook terbaru Stussy ini dijepret oleh Dan Regan yang bekerja sama bareng pengarah gaya Tom Guinness. Hasilnya keren abis. Saking kerennya, meski semuanya jelas-jelas busana pria, saya gatal ingin mencobanya satu persatu. Padahal saya ini perempuan.

Kesimpulannya: memasuki musim gugur ga selalu harus muram.