Artikel ini pertama kali tayang di i-D.Kancah skateboard dunia semakin diramaikan sosok-sosok perempuan bertalenta, baik perorangan maupun yang membentuk kru-kru lokal. Bahkan, dalam beberapa kasus, skater lelaki secara harfiah terpinggirkan oleh kehadiran para skater perempuan. Lizzie Armanto, misalnya, sekarang telah menjadi patokan skater yang menghancurkan bias gender. Ada lagi skater 17 tahun Josie Millard yang belum lama ini diprofilkan oleh i-D. Subkultur skateboard terbukti semakin inklusif untuk semua kalangan.
Iklan
Berikut adalah daftar bikinan i-D, setelah kami memperhatikan kelompok skateboarder perempuan paling menonjol saat ini, yang patut kalian follow juga instagramnya:
Kelompok berbasis di London, Inggris, ini membuktikan subkultur skateboard bisa merangkul semua kalangan. Termasuk mereka yang amatir sekalipun. Nefarious mempromosikan tradisi skateboard yang menyenangkan, sambil menikmati bir dan pizza. Alhasil, Nefarious berhasil meraup massa yang besar seiring menjamurnya budaya skate di kalangan perempuan London. Jika ada anggota tertarik mendalami skate ekstrem, kru yang lain bisa memfasilitasi. Keunggulan lainnya, anggota kru Nefarious benar-benar suka pizza. Sudah disebut tadi ya? Bodo amat lah.
Kelompok skater ini semuanya pemberani dan gemar bersenang-senang. Mereka juga punya agenda memperkuat kesadaran gender perempuan. Para kru Skate Kitchen sering mondar-mandir di subway Kota New York. Sutradara Crystal Moselle akhirnya mengangkat profil mereka dalam film pendek Women's Tales. Benar-benar layak untuk disorot.
Brujas adalah skater feminis dari Distrik Bronx, New York. Mereka menguasai kota sekaligus merubuhkan patriarki. Budaya skating bagi mereka, tidak lagi hanya untuk mengisi waktu senggang. Mereka menyediakan komunitas dan kegiatan pemberdayaan bagi perempuan anggotanya. Brujas juga rutin menggelar pesta dan juga memproduksi merchandise untuk keberlangsungan komunitas.
Iklan
Bio instagram kru ini bertuliskan "Zine/Frenz/Fun". Anggotanya dari berbagai negara, semuanya adalah skateboarder jagoan. Nama kru ini terinspirasi video kult berjudul "Skate Witches". Para personelnya mempercayai konsep #GirlPower. Skate Witches memproduksi zine hitam putih yang membahas profil-profil skateboarder perempuan dari beragam usia.
Para kru kelompok skateboard ini, sesuai namanya, biasa nongkrong di arena skate kawasan Santa Cruz, California. Lady Lurkers sering nongkrong bareng, membantu sesama anggota yang mendapat masalah. Instagram mereka penuh video mendokumentasikan aktivitas skating gila-gilaan setiap personelnya, serta memantau bakat-bakat skater baru dari California.