FYI.

This story is over 5 years old.

Fashion

Sosok di Balik Kerennya Fashion Video Klip Musik era 90-an, dari Nirvana sampai No Doubt

Nancy Steiner adalah otak visual dari gaun Gwen Stefani yang dulu hits hingga jas para personel Nirvana di video klip In Bloom. Kami memperoleh cerita bagaimana dia membentuk citra busana populer satu generasi.
Hak cipta atas foto polaroid ini ada pada Nancy Steiner.

Artikel ini pertama kali tayang di i-D.

Kami ngobrol bersama Nancy Steiner, seorang desainer kostum yang bertanggung jawab atas kerennya video musik era 90-an, mulai dari gaun bermotif polka dot yang dikenakan Gwen Stefani di video "Don't Speak", hingga jas yang dikenakan Nirvana dalam video "In Bloom".

Setelah menghabiskan tiga dekade sebagai seorang desainer kostum kesayangan kancah seni independen Amerika Serikat, Nancy Steiner terus menghasilkan karya-karya mengagumkan. Mulai dari kostum kontes kecantikan anak-anak yang dikenakan Abigail Breslin di film Little Miss Sunshine, baju rok yang menutupi tubuh Lisbon bersaudara di The Virgin Suicides, atau wig ikonik berwarna pink yang dikenakan Scarlett Johansson dalam film Lost in Translation. Steiner memulai karirnya ketika masa keemasan musik video sedang berlangsung di dekade 90-an. Bekerja sama dengan Sheryl Crow, Smashing Pumpkins, Nirvana, dan No Doubt, Steiner menciptakan sebuah estetika bagi sebuah generasi—menghasilkan banyak sekali kostum-kostum ikonik. Kami ngobrol bersama Steiner, ratu kostum indie di rumahnya, sebuah studio di Silverlake, untuk mendapat cerita behind the scene dari video-video musik yang paling berkesan baginya.

Iklan

The Smashing Pumpkins, Tonight Tonight (1995)

"Ini adalah salah satu video favorit saya sepanjang masa. Video ini dibuat berdasarkan karya Georges Méliès, pembuat film era 1920-an yang bergaya Victorian. Di video ini saya juga bekerja sama dengan teman baik saya, Jonathan Dayton dan Valerie Faris, sutradara film Little Miss Sunshine. Saya bertemu John dan Val ketika saya berumur tujuh belas tahun, sebelum saya mulai masuk ke bisnis kostum. Di tahun 1989 saya mulai bekerja sama dengan mereka membuat video. Kami sering sekali bekerja sama membuat video iklan dan film, mereka sudah seperti keluarga sendiri. Saya ingat waktu itu saya berada di London ketika ditelpon mengenai pembuatan video ini, "Bagaimana, bisa balik ke Amerika Serikat untuk bikin video ini engga?" Saya langsung jawab, 'Bisa! Proyek ini pasti bakal asik nih.' Seru banget bisa menginterpretasi imej Smashing Pumpkins dengan cara saya sendiri. Proses bikin kostum manusia bulan di video itu super kreatif dan menyenangkan."

No Doubt, Don't Speak (1995)

"Dulu saya juga berpakaian seperti itu. Gwen suka sekali dengan kostumnya, tapi dulu dia sebetulnya jarang mengenakan gaun. Dia lebih suka memakai jeans gombrong dan baju ngatung. Sophie Muller, teman baik Gwen dan sutradara video musik tersebut bersama saya setuju untuk lagu ini, nuansanya harus lebih halus dan feminin. Akhirnya kita bujuk Gwen mengenakan gaun tersebut. Dia mau dan akhirnya gaun ini jadi populer. Saya pernah bilang gaun itu mungkin gaun pribadi saya. Saya sendiri tak terlalu ingat, soalnya dulu saya punya banyak gaun bermotif polka dot.

Iklan

Nirvana, In Bloom (1992)

"Saya beruntung sekali bisa menemukan tiga jas bergaris-garis—yang sama persis—untuk tiga anggota Nirvana yang ukuran badannya beda-beda semua. Chris itu tinggi, Kurt kecil, dan Dave sedang lah. Saya dapat kostumnya di Western Costume, tempat ajaib di kawasan North Hollywood. Saya sering banget kerja di sana."

Smashing Pumpkins, 33 (1995)

Video ini disutradai Billy Corgan dan pacarnya waktu itu, Yelena Yemchuk, seorang fotografer hebat. Setiap baris lirik lagunya diberi skenario yang berbeda, nuansa yang berbeda. Saya ingat lagu itu punya sekitar 25 baris lirik, dan semuanya diberikan skenario visual yang berbeda. Contohnya pas lirik, "Graceful swans…" visualnya perempuan bersayap. Adegan-adegan lainnya sebetulnya kami buat berdasarkan ide-ide yang kami suka dan buat sendiri. Bikin video itu seru banget, sangat teatrikal dan menyenangkan.

Bjork, Bachelorette (1997)

"Keren banget bisa kerja sama Bjork dan Michel Gondry. Michel itu talentanya tidak main-main. Biarpun saya bertahun-tahun bekerja sama dengannya, tetap saja saya masih tidak mengerti dia dapat ide-idenya dari mana. Saya juga mengerjakan film pertamanya, Human Nature. Waktu itu kita ada beberapa ide kostum apa yang dikenakan Bjork. Akhirnya kita pilih kostum yang warnanya sesuai agar dia terlihat mencolok di semua adegan."