Extremes

Pengakuan Bartender di Australia Kaya Mendadak, Tarik Tunai Rp15 Miliar dari ATM Eror

Ingat film 'ATM' (2012) dari Thailand? Kisah hidup Dan Saunders mirip kejadian film itu. Bedanya dia betulan jadi tajir dan berpesta gila-gilaan selama lima bulan.
4.5.20
Viral bartender Australia kaya mendadak dapat Rp15 miliar dari ATM rusak
Dan Saunders ketika pelesir ke Paris pakai uang kaget dari ATM rusak. Semua foto dar arsip pribadinya.

Wawancara ini adalah cuplikan episode terbaru 'Extremes': podcast eksklusif VICE di Spotify membahas kisah hidup unik sekaligus ekstrem orang-orang di berbagai negara. Kalau kamu ingin mendengarkan cerita lengkap dari kisah peretasan mesin ATM ini, dengarkan episodenya di sini.


Dan Saunders sedang minum-minum di kota kelahirannya, Wangaratta, sekitar tiga jam arah utara dari Melbourne, ketika dia menemukan ‘kekeliruan’ sistem bank yang sempat membuatnya kaya mendadak. Malam itu, dia meninggalkan bar sebentar untuk mengambil uang tunai. Setengah mabuk, Saunders menyadari mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang dia datangi membolehkannya mengambil uang jauh di atas saldo yang dia miliki.

Setelah beberapa kali coba-coba dalam keadaan sadar sehari setelahnya, lelaki berumur 29 tahun ini memahami cara mengakali mesin ATM tersebut. Kasusnya mirip seperti jalan cerita film Thailand ATM: Er Rak Erorr (2012). Bedanya, dalam kasus Saunders, bank malah tidak pernah menyadari ada kekeliruan sistem tersebut, sehingga dia bisa melenggang bebas tarik tunai sesuka hati.

Doi kalap karena merasa kerusakan sistem ATM itu tidak disadari bahkan oleh pihak bank. Selama lima bulan, Saunders menghabiskan 1,6 juta Dollar Australia, sekitar Rp15,5 miliar, yang sebenarnya tidak dia miliki di saldo. Dia mengadakan pesta mewah gila-gilaan, menyewa pesawat jet pribadi, sampai membayar biaya kuliah teman-teman dekatnya; hingga akhirnya petualangannya terhenti karena kepolisian terlibat.

Kami mengobrol sama Saunders, membahas pengalamannya jadi orang tajir melintir. Apa yang sebenarnya terjadi? Bagaimana rasanya jadi jutawan mendadak? Dan ketika harus balik lagi bekerja sebagai seorang bartender dengan gaji sesuai UMR Australia, apa yang dia pikirkan?

Iklan

Berikut cuplikan obrolan kami:

1543195260643-dan9

Foto dari arsip Dan Saunders semasa dia tajir setelah mengakali ATM rusak di Negara Bagian Victoria.

VICE: Halo Dan, ceritakan dong gimana kejadian awalnya kamu kaya mendadak. Sebetulnya waktu itu kamu lagi narik uang berapa, dan apa yang membuat kamu sadar mesin ATM-nya bisa diakali?
Dan Saunders: Saya malam itu selesai kerja [jadi bartender], ikut minum-minum. Niatnya mau tarik tunai biasa lah buat patungan. Tiba-tiba mesin mengeluarkan pesan kayak gini di layar: "saldo tidak tersedia saat ini." Saat mencoba lagi, saya salah memencet transfer AU$200 dari akun giro kredit ke rekening tabungan pribadi, kemudian mesin menulis "transaksi batal" dan mengeluarkan kembali kartu debitnya. Saya merasa ada yang janggal, jadi saya coba-coba saja menarik AU$200 dari akun tabungan. Ternyata uangnya beneran keluar, ya sudah kemudian saya kembali ke bar dan balik minum-minum.

Lho, berarti kamu tidak langsung sadar kalau ATM tadi bermasalah?
Betul. Baru setelah meninggalkan bar dini harinya, saya jalan pulang dan melewati mesin ATM yang sama. Saya masih agak sadar, dan kepikiran betapa anehnya pengalaman sebelumnya. Saya memasukan kartu debit lagi ke ATM itu dan iseng mencoba-coba. Saya transfer $200 dari giro ke rekening dengan proses yang sama, dan bisa menarik uang lagi. Selanjutnya, nominalnya saya naikkan jadi $500, lalu $600, iseng-iseng berhadiah saja. Mungkin kombinasi lagi tipsy dan bosan, jadi saya berulang kali tarik tunai. Ternyata uangnya terus keluar. Seperti trik sulap saja.

Sebentar, intinya uang itu diambil bukan dari rekeningmu kan?
Iya dong, uang di rekening ga sampai sebanyak itu. Keesokan paginya saya pikir dapat duit gampang dari ATM semalam cuma mimpi. Ternyata sebagian uang tunai itu masih ada di dompet. Kemudian saya menelepon bank memastikan saldo akun tabungan, yang kini ternyata berisi lebih dari AU$2.000. Saya menyadari ada semacam lag (keterlambatan) antara uang yang dikeluarkan ATM dan saldo saya sesungguhnya. Artinya berapapun jumlah uang yang saya habiskan, nantinya bisa saya tutupi dengan cara melakukan transfer sederhana antara akun giro kredit ke rekening tabungan. Kekeliruan sistem ini seakan-akan "menciptakan" uang dari ketiadaan. Pokoknya saya tinggal melakukan transfer antara jam 1 dan 3 pagi, yang ternyata jam sistem mesin ATM sedang offline.

Kamu berarti tiap sehari sebelum tarik tunai selalu ke ATM yang eror itu?
Benar. Di hari pertama setelah tahu ada eror, saya menarik uang tunai sebanyak AU$2.000, besoknya saya mentransfer AU$4.000 agar saldo di rekening tidak negatif. Malamnya, transaksi saya disetujui bank, kemudian saldo baru diperbaiki satu hari kemudian. Kalau kamu pintar dan melakukan transaksi dobel, kamu bisa menipu sistem bank agar mengira kamu punya banyak duit. Berapa minggu kemudian, saya pergi ke bank, memastikan apakah saya bakal kena masalah. Ternyata teller dengan santai mengatakan saldo tabungan saya AU$1 juta. Angka saldo tersebut bisa saya mainkan naik turun seperti yoyo.

Iklan

Setelah mengetahui trik ini, uang kaget tadi kamu belanjakan buat apa?
Pertama, saya memberi AU$1.000 tunai ke istri untuk tabungan bank bersama kami, kemudian beli menraktir minum beberapa kawan. Punya kemampuan mengubah angka saldo rekening sendiri bikin saya ketagihan. Mungkin sensasinya seperti yang dirasakan manusia gua di zaman purba ketika menemukan cara menyalakan api.

1543195467731-23f96c77-c3bd-45ea-9820-aa722758a328

Foto dari masa ketika Saunders kaya raya karena mengakali ATM.

Berpesta gila-gilaan tuh emangnya seru ya? Soalnya OKB demen tuh bikin party.
Bener lho, emang enak. Kalau kamu punya imajinasi dan uang, kamu bisa membantu orang mewujudkan mimpi tergila mereka. Rasanya bikin ketagihan, apalagi ketika uangnya benar-benar bisa muncul begitu saja. Apalagi saat orang-orang menyadari kamu punya duit, cara mereka memperlakukanmu berbeda.

Kalau lelaki menyadari saya punya uang, mereka biasanya jadi ramah banget, lalu menawarkan berbagai ide untuk melipatgandakan uangmu lewat investasi atau ajakan join bisnis. Sementara perempuan makin gampang tertarik padamu. Contohnya, saya ingat sempat pergi ke bank untuk menarik uang, dan perempuan yang mengantre di belakangku langsung berubah sikap ketika melihat saldo tabunganku. Doi terkagum-kagum melihat orang dengan saldo jutaan dolar. Seperti itulah rasanya jadi orang kaya. Persepsi orang tentangmu berubah dan perilaku mereka pun berubah.

Apa respons dan pendapat teman-teman dekat yang tahu kamu tajir karena mengakali ATM?
Beberapa teman mengatakan, "Kamu seharusnya enggak terus ngambil duit dengan cara kayak gini, saya enggak mau ikut-ikutan ah kalau sampai ada masalah." Tapi kebanyakan teman saya malah mendukung. Kebanyakan bilang, "Enak ya elo bisa kaya mendadak. Kami paham kok. Yuk kami temani bersenang-senang." Bahkan ada juga yang ngomporin saya dan menyemangati supaya saya bertindak lebih gila lagi.

1543195512059-52a867c8-87c7-4372-8d73-2a5850c0b739

Salah satu yacht yang dibeli Saunders dari duit tarik tunai ATM eror

Kamu cerita ke keluargamu soal pengalaman ini?
Enggak. Mereka pasti reaksinya bakal kayak gini "Kamu ngapain sih? Nanti kena masalah lho." Saya mengaku ke orang-orang, kalau saya bankir investasi atau bekerja di real estate. Saya selalu mengatakan hal yang berbeda karena saya bertemu banyak sekali orang. Toh enggak ada yang peduli juga. Mereka cuman tahu saya punya banak uang; enggak ada yang peduli datangnya dari mana.

Kok bisa ya banknya enggak sadar selama empat setengah bulan. Pernah merasa takut bakal ditangkap enggak sih?
Pastinya. Sebenarnya tiap hari selama masih tarik tunai gitu saya khawatir, sampai kebawa mimpi. Suatu malam saya bermimpi buruk dan tim SWAT hendak menangkap saya ketika saya menginap di sebuah hotel. Saya ingat terbangun berkeringat dan mendengar bunyi bel kamar berbunyi. Saya mengira itu tim SWAT tadi, "Wah ini dia, habislah saya." Eh ternyata cuman pelayan hotel menawarkan handuk bersih.



Kalau kamu biasa melakukan “hal yang benar” dalam hidup kemudian tiba-tiba mulai “nakal” badanmu akan bereaksi lho. Saya sering kena serangan rasa cemas. Ketika ponsel saya berbunyi, saya selalu mengangkatnya. Kayaknya secara enggak sadar, ada sebagian dari diri saya yang ingin mengakhiri semuanya, tapi kayaknya sudah terlambat. Hidup saya berubah drastis. Bank saya kerap bertanya: "Apakah anda tadi pergi ke sini? Apa anda baru saja dari sana?" dan saya akan menjawab gugup, "Iya, saya tadi ke sana” dan kemudian mereka mengatakan "Oke, kami hanya memastikan itu memang anda yang melakukan transaksi."

Aneh banget. Bank bahkan merasa tidak ada masalah.

1543195572540-goodtimes2

Akhirnya tuh kamu tertangkap atau menyerahkan diri sih?
Sebenarnya saya selalu merasa bersalah. Hingga akhirnya saya bertanya ke diri sendiri: "Kamu itu siapa? Sesungguhnya kamu itu orang macam apa? Nilai apa yang kamu pegang? Kamu itu Dan Saunders atau karakter film yang tiba-tiba menghilang membawa jutaan dolar tanpa peduli konsekuensinya?" Saya enggak mau harus meninggalkan keluarga saya tanpa pamit atau kabur ke luar negeri seperti di film-film hollywood.

Tapi saya juga enggak pernah menghubungi polisi. Saya cuma berhenti melakukan transfer dan menghubungi bank pada Juni dan Juli 2011. Pihak bank kemudian merespons: "tindakan anda sudah masuk wilayah kerja polisi. Mereka akan menghubungi anda, karena anda berada dalam masalah besar." Saya ke bank bilang punya uang AU$80 ribu tunai tersimpan di sebuah tas Hilton Laundry karena mengakali ATM, dan mereka (bank) boleh mengambilnya kembali. Rupanya, sampai dua tahun tidak ada kabar apa-apa. Karena saya terus kepikiran, saya kesulitan melanjutkan hidup saya. Siapa juga yang mengambil uang sebanyak itu dan tidak melakukan apa-apa?

1543195617640-dan6

Mayoritas uang kaget itu dipakai Saunder buat mabuk-mabuk dan pesta.

Terus, gimana akhirnya pihak polisi bisa terlibat?
Saya pergi ke psikiater akibat gangguan kecemasan dan selalu merasa bersalah. Saya merasa harus berbicara dengan orang lain tentang pengalaman ini. Psikiater pertama mengatakan “Wah, saya tidak bisa membantu anda" dan saya membalas “bapak kan psikiater, masa enggak bisa?” Tapi kemudian saya menemukan psikiater lain yang lebih bagus. Dia tidak menyuruh saya melakukan apa-apa, tapi dia mengatakan kalau menyerahkan diri dan mengakui kesalahan adalah hal yang penting dan itu akan membersihkan nurani saya dan membuat saya bisa melanjutkan hidup.

Akhirnya saya menghubungi redaksi surat kabar Herald Sun dan beberapa media lainnya. Saya kemudian diwawancarai kru acara TV Australia A Current Affair. Barulah setelah artikel tentang kisah hidup saya tayang di tiga koran, dan saya muncul di TV, polisi serius menjemput saya di rumah.

Iklan

Andai kamu memilih tidak menyerahkan diri, seperti apa kira-kira rencana kaburmu?
Saya akan pindah ke Spanyol, mungkin ke Kota Mallorca. Saya pernah terbayang memindahkan semua uang kaget dari ATM tadi bukan ke bank, tapi ke kasino. Karena bisnis kasino legal, dan aparat di negara manapun tidak pernah membahas asal muasal uang deposit yang ada di tempat judi. Pemilik kasino juga tidak pernah berbicara dengan klien tentang seberapa banyak uang yang tersimpan di brankas.

Apakah kamu pernah merasa sudah merugikan orang lain ketika mengakali ATM eror?
Saya tidak pernah merasa uang yang saya dapat dengan mudah waktu itu benar-benar nyata, hingga saya membeli sesuatu atau menransfernya ke rekening lain. Uang sebanyak itu hanya seperti angka di layar komputer. Karena tidak ada yang mencari-cari uangnya saya merasa uangnya tidak benar-benar nyata. Saya tidak mengambil uang siapapun, karena bank juga dua tahun tidak merasa kehilangan tuh.

Seperti apa proses pengadilan kasusmu?
Saya pikir akan dihabisi jaksa dan dimiskinkan. Ternyata, sidangnya aneh banget. Tidak ada pakar IT dan petinggi bank bisa memahami apa yang saya lakukan—hakimnya bingung, jaksa penuntut juga bingung—aneh banget. Banknya juga hanya menyediakan sedikit bukti telah terjadi "pencurian" atau pembobolan. Bahkan pemicu ATM-nya eror sampai sekarang tidak diketahui. Akhirnya, kasus saya dianggap hakim "tindakan nakal dan tidak jujur dilakukan orang yang beruntung." Saya mengaku bersalah, menghabiskan setahun di penjara, kemudian dibolehkan bebas lebih cepat, dengan syarat ikut rehabilitasi dan aktif di komunitas 18 bulan.

Seperti apa rasanya kembali bekerja jadi bartender dengan gaji normal sesuai UMR Australia, setelah pernah merasakan jadi jutawan?
Saya belajar bahwa ketika dihadapkan dengan godaan, mudah sekali kehilangan jati dirimu yang sesungguhnya, tapi saya pelan-pelan mulai kembali normal. Saya merasa seperti aktor Macaulay Culkin sesudah membintangi Home Alone: kamu sempat sangat terkenal, kemudian besoknya orang-orang sudah lupa denganmu, dan itu realita yang sulit diterima. Jujur, ada masa-masanya ketika saya sempat berpikir "Duh, harusnya dulu beneran kabur aja ke Spanyol ya."

Artikel ini pertama kali tayang di VICE Australia