Ulah YouTuber

Paksa Tunawisma Makan Oreo Isi Odol Demi Prank, YouTuber Ngehe Divonis Penjara 15 Bulan

Tak ada yang bersimpati sama becandaan Kanghua Ren, YouTuber Spanyol berjuluk ReSet, setelah dia menjahili tunawisma di jalanan Barcelona.
5.6.19
Bikin Prank Paksa Tunawisma Makan Oreo Isi Odol, YouTuber Ngehe' Divonis Penjara 15 Bulan
Foto ilustrasi dari Getty Images 

Dalam bukunya yang berjudul Well, that Escalated Quickly: Memoirs and Mistakes of an Accidental Activist, komedian sekaligus YouTuber Franchesca Ramsey menegaskan batas yang harus dipahami pembuat konten video. Dia menyatakan tindakan sembrono dan tak bermoral mustahil diterima pakai dalih kalian awalnya cuma bercanda. "Meremehkan keyakinan orang lain dan latar belakang sosial mereka itu tidak lucu sama sekali," tulis Ramsey. "Karena itulah lelucon seputar kondisi malang seseorang yang tak bisa diubah, enggak butuh kecerdasan sama sekali."

Iklan

Lelucon berselera rendah itu contohnya adalah mengganti selai Oreo pakai pasta gigi. Lalu, paksa tunawisma di jalanan makan oreo yang bisa meracuninya. Tindakan tersebut jelas sangat tidak bermoral. Bayangkan, ada orang sengaja merekam semua itu demi konten dan menarik perhatian netizen, lalu dapat adsense menertawakan kemalangan orang.

Itulah yang dilakukan seorang YouTuber asal Spanyol berusia 19 tahun, yang mengelola akun ReSet. Prank beri makan tunawisma pakai Oreo isi odol itu dia tayangkan pada 2017 lalu. Korbannya seorang gelandangan di jalanan Kota Barcelona. Tunawisma itu lapar. Ren mendesaknya makan biskuit coklat yang ternyata isinya sudah diganti pasta gigi.

Tak berapa lama, ReSet panen caci maki dari penonton, termasuk subscriber-nya sendiri.

Video itu berbuntut panjang. Prank-nya dianggap upaya sengaja meracuni orang lain, sehingga sesuai hukum Spanyol dia melanggar pidana dan bisa langsung diusut oleh polisi. Setelah melalui tahapan penyidikan dan persidangan, pekan lalu Hakim Rosa Aragonés menjatuhkan vonis penjara 15 bulan untuk Kanghua Ren, nama asli pemilik akun ReSet. Selain itu, sang YouTuber dipaksa membayar ganti rugi €20,000 (setara Rp300 juta) kepada sang gelandangan yang keracunan.

Hakim lantas menjatuhkan hukuman tambahan, agar semua akun YouTube yang dikelola Kanghua dibekukan hingga 2024. Merujuk laporan the New York Times, Ren hanya kena hukuman percobaan, wajib membayar denda dan ditutup aksesnya ke YouTube. Dia tidak perlu masuk penjara karena baru sekali melanggar hukum.

Iklan

ReSet, dalam salah satu video klarifikasi setelah prank kejam itu viral, mengklaim hanya melakukan tantangan yang diajukan salah satu follower. Dia mengaku sudah menjajal sendiri oreo isi pasta gigi itu sebelum diberikan pada orang lain. Korbannya adalah tunawisma bernama Gheorghe L. Setelah panen kecaman, Ren mendatangi lagi Gheorghe dan menawarinya ganti rugi €20.

"Mungkin aku memang sudah keterlaluan," kata ReSet dalam video klarifikasi yang sudah dihapus di channel-nya. "Tapi mari kita lihat sisi positifnya dari semua keramaian ini. Oreo itu membersihkan gigi si tunawisma. Dia pasti sudah lama enggak sikat gigi sejak jatuh miskin."

Dalam wawancarai bersama El Pais, Gheorghe L muntah lima menit setelah diminta Ren makan dua oreo. Warga keturunan Rumania itu mengaku kejahilan anak muda ini adalah perlakuan terburuk yang pernah dia terima selama menggelandang di jalanan. Dilaporkan, ketika masalah ini semakin viral di berbagai medsos, Ren dan timnya berusaha mendatangi Gheorghe lagi, menawarinya ganti rugi 300 Euro, asal si gelandangan itu tidak mengajukan gugatan hukum.

Sekalipun berusaha memberi ganti rugi, akun ReSet tak pernah menyesal melakukan prank itu. "Orang-orang ini pada lebay deh, cuma karena guyonanku menyasar pengemis. Coba, kalau yang kukasih oreo isi odol ini orang biasa, pasti enggak ada yang protes," kata ReSet dalam video klarifikasinya yang lain (namanya juga cari adsense).

Iklan

Gara-gara adsense itu pula, hakim mewajibkan YouTube tidak lagi memberi akses pada ReSet untuk menayangkan video atau memonetisasi kontennya selama lima tahun. "Lelucon" yang merendahkan tunawisma itu mendatangkan keuntungan sebesar 2.000 Euro buat ReSet dari duit iklan. Tindakannya cari duit dengan cara menyiksa orang lain itu, menurut Hakim Aragonés. "secara jelas dan meyakinkan merupakan pelanggaran pidana."

Setelah putusan pengadilan ini jadi bahan olok-olok YouTuber lain, serta ramai diberitakan media, akun ReSet ternyata masih aktif, setidaknya hingga 4 Juni 2019. Seperti biasa, dia membuat video klarifikasi baru (dan dimonetisasi dong), tapi tidak akan kami pasang link-nya di sini. Enak aja.

Sang YouTuber itu masih ngeyel tak bersalah. Ren menganggap media massa lebay merespons kasus soal prank-nya dua tahun lalu. "Berita yang beredar soal kasusku memang tidak sepenuhnya salah, tapi kesannya aku adalah orang yang jahat banget," ujarnya. "Salahku apa sih, kok sampai dibenci kayak gini?"

Pertanyaanmu retoris ya bung? Apa perlu seumur hidupnya netizen sedunia mengingatkan Ren, bahwa dia pernah sengaja memberi makan tunawisma oreo yang diganti isinya dengan pasta gigi?

Artikel ini pertama kali tayang di MUNCHIES