Mitos Kesehatan

Perempuan di Cina Nyaris Mati Gara-Gara Nekat Menyuntikkan Jus Buah ke Tubuhnya

Malas minum jus? Gimana kalau disuntikkan langsung? Ehem, bocah-bocah, 'don't try this at home!'
22.3.19
Perempuan di Cina Nyaris Mati Gara-Gara Nekat Menyuntikkan Jus Buah ala Fruitarian ke Tubuhnya
Kolase oleh VICE Staff. Sumber foto kiri: WikiCommons. Foto kanan: Pixabay.

Ada banyak tren gaya hidup sehat yang beredar di Internet selama sepuluh tahun terakhir. Walaupun kebanyakan tidak masuk akal, rupanya masih banyak yang percaya. Sebab tak sedikit orang berharap bisa hidup sehat dengan cara murah dan segampang mungkin. Jadi tidak perlu kaget bila ada yang mau makan debu, buah mentah, bahkan daging mentah demi hidup lebih sehat.

Nah, pola konsumsi "sehat" yang absurd itu juga selalu ada yang baru. Di Tiongkok, seorang perempuan percaya daripada minum jus buah lewat cara normal—alias lewat mulut dan masuk tenggorokan kita dalam bentuk cairan—akan lebih baik jika jus itu disuntikkan langsung ke tubuh.

Iklan

Hasilnya, perempuan yang oleh media hanya disebut sebagai Zeng itu segera merasa gatal dan demam berkepanjangan. Dari pengakuannya, perempuan 51 tahun asal Kota Guiyang itu mencampur lebih dari 20 buah, memblendernya, lalu menyuntikkan oplosan jus tadi pakai jarum seperti dilansir South China Morning Post.

Karena demam dan gatal tadi tak mereda, Zeng menceritakan apa yang sudah dia perbuat ke suaminya. Sang suami tanpa pikir panjang segera mengantarkan perempuan malang itu ke rumah sakit milik Xiangnan University. Siapa sangka, setelah dipantau dokter, perempuan itu menderita gangguan ginjal, hati, dan paru-paru sekaligus. BBC melaporkan bila Zeng terpaksa harus melakoni proses cuci darah dan wajib minum antibiotik secara intensif.

"Saya tidak menyangka kalau suntikan berisi cairan buah bisa berbahaya buat tubuh. Soalnya saya pikir, buah kan sangat kaya nutrisi, harusnya tidak ada masalah," kata Zeng saat diwawancarai media lokal.

Zeng jelas terpengaruh gaya hidup sehat yang dipromosikan kaum Fruitarian, yakni orang yang hanya makan buah mentah untuk konsumsi sehari-hari. Makan buah saja, tanpa nasi dan protein lain, menurut komunitas ini bisa memberi daya tahan tubuh lebih baik serta kadar gula rendah bagi manusia. Bahkan, pola konsumsi ini bikin kerja otak manusia jauh lebih encer. Masalahnya, bagi komunitas dokter dan tenaga medis, klaim Fruitarian hanya omong kosong. Makan buah doang tak memenuhi standar gizi minimal yang dibutuhkan manusia dewasa.

Iklan

Tanpa karbo dan protein hewani maupun nabati lainnya, manusia akan kekurangan vitamin B12, kalsium, iodin, dan omega-3 yang diperoleh dari asam lemak tak jenuh. Kata pakar gizi Lisa DeFazio, cuma makan buah bahkan bisa memicu anemia dan sistem kekebalan tubuh yang melemah.

Kasus yang dialami Zeng segera menjadi topik perdebatan di media sosial Cina. Terutama soal promosi gaya hidup sehat yang tidak melalui kajian ilmiah. Melalui Weibo, situs mirip Twitter yang populer di Tiongkok, lebih dari 11 ribu akun mengomentari kasus absurd ini pakai tagar #OldWomanPutsJuiceIntoVeins, seperti dilaporkan BBC.

"Saya tidak menyangka ada orang yang berani banget menyuntikkan cairan buah ke tubuhnya. Untung suami si ibu jauh lebih pintar darinya," tulis satu pengguna Weibo.

Kasus ini masih menyisakan pertanyaan tak kalah menggelitik. Dari mana Zeng tahu cara menyuntik cairan pakai IV Drip? Jangan-jangan, di Internet bahkan sudah tersedia panduan menyuntik jus buah ke tubuhmu sendiri supaya kamu lebih sehat. Suram…

Ingin membaca berita-berita unik serupa? Follow Edoardo di Instagram.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE ASIA.