Debat internet

Problem Negara Maju: Terjadi Debat Klaim Soal Pelopor Lari Dengan Rute Bentuk Penis di GPS

"Aku enggak peduli dia rajin lari dengan rute berbentuk penis atau tidak. Aku kesel aja karena dia ngaku itu idenya tanpa menyebut sumbangsihku," kata salah satu perempuan yang bersengketa di Internet.
28.1.19
Dick Run Claire, tukang lari dengan rute berbentuk penis di Amerika Serikat
Sumber gambar lari dengan rute berbentuk penis via  @dick_run_claire

 

Kita sekarang hidup di dunia modern yang memberi kemungkinan tak terbatas. Terutama bagi warga negara maju, yang sudah tak lagi dipusingkan sama hal-hal mendasar seperti lapangan kerja, layanan kesehatan, dan infrastruktur. Mereka bisa terbang ke negara mana saja, kesukaan mengisap ganja sekarang sudah jadi profesi menjanjikan, bahkan sambil berbaring di kasur doang, kamu bisa memperoleh pengetahuan penting lewat ponsel.

Iklan

Berkat kemajuan teknologi, manusia sekarang terbiasa menentukan berbagai keputusan setiap saat, yang akan mengantar kalian menuju hasil akhir berbeda-beda. Termasuk, jika pilihan itu adalah memperdebatkan hal tolol semacam ini: siapa pelopor yang pertama kali lari membentuk rute mirip 'penis' di GPS?

Dua perempuan asal Amerika Serikat bernama Claire—mereka tak mengenal satu sama lain—ternyata nasibnya bersinggungan. Di antara pilihan hidup yang tak terbatas jumlahnya, mereka berdua sama-sama memilih untuk menekuni hobi berlari menempuh rute yang di aplikasi GPS akan nampak seperti bentuk penis.

Walaupun sama-sama memilih hobi yang bagi orang lain aneh, dua Claire ini bukannya merasa senasib sepenanggungan. Mereka justru berantem, bahkan kini berperang opini di media sosial. Media massa menjuluki salah satu dari mereka sebagai Dick Run Claire karena hobi lari unik itu. Nah, kini keduanya mengklaim hanya ada satu Dick Run Claire yang layak menyandang sebutan tersebut.

Awal Januari 2019, VICE mewawancarai salah satu dari akun medsos Dick Run Claire, perempuan berumur 33 tahun asal Kota New Jersey yang mengaku rutin berlari membentuk penis selama bertahun-tahun. "Aku suka banget mencari rute baru yang bisa menyerupai bentuk penis di aplikasi peta," ujar si Claire pertama tadi kepada VICE. "Tapi dibanding cari sensasi, aku lebih suka lari. Itu olahraga favoritku. Rute larinya berbentuk penis atau enggak, cuma bonus buat hiburan aja."

Iklan

Cerita yang lucu, ringan, menyangkut olahraga, dan candaan tentang penis adalah artikel yang biasa kalian temui di Internet. Seharusnya sih begitu. Sayangnya ketika komedian asal Los Angeles Claire Wyckoff membaca artikel VICE tersebut, responsnya kurang antusias. Dia bahkan minta artikel kami dicabut, karena dialah 'Dick Run Claire' yang sebenarnya.

Menurut Wyckoff, dia sudah berlari dengan rute membentuk penis di berbagai kota Amerika selama bertahun-tahun. Kebiasaan ini dilakukan jauh sebelum Claire yang satu lagi mencuri idenya. "Aku enggak peduli dia rajin lari dengan rute berbentuk penis atau tidak," kata Wyckoff saat diwawancarai Refinery29. "Aku kesel aja karena dia ngaku lari membentuk penis adalah idenya tanpa menyebut sumbangsihku."

Sejak kisah ini ramai disorot media massa di AS, Wyckoff segera mengubah username Instagram-nya agar semua orang tahu dia 'Dick Run Claire' yang sebenarnya. Dia pun rajin menyoroti kemiripan ‘karyanya' dengan Dick Run Claire yang satu lagi. "Dia mengaku pernah lari dengan rute yang bentuknya mirip orang handjob, terus aku mikir… bangsat juga lu ya, berani banget nyolong handjob gaya gue!” kata Wyckoff kepada BuzzFeed News.

Kedua Dick Run Claire ini sama-sama melakukan lari dengan rute yang bentuknya mirip vagina. Kedua rute lari ini harus diakui memang mirip banget.

"Kayaknya kami berdua harus lomba lari dengan rute penis,” ujar Wyckoff kepada Buzzfeed News, dengan nada menantang. "Supaya jelas, siapa yang pelopor dan siapa cuma bisa meniru."

Diserang terus lewat medsos, Claire yang satu lagi tak mau diam. Dia bersumpah kepada Refinery29 kalau dia bahkan tidak mengenal “OG Dick Run Claire” sebelum drama online ini bermula. "Kayaknya ada cukup banyak jalanan buat kita semua lari membentuk penis sepuas-puasnya," katanya kepada Refinery29. Sayangnya dia belum membalas tantangan lomba lari penis dari si Wyckoff.

Silakan para pembaca membuat kesimpulan masing-masing, seputar mana Claire yang lebih pantas menyebut diri ahli bikin rute lari bentuk penis. Redaksi VICE sih agak kecewa, karena seharusnya kedua Claire ini bersahabat dong.

Mereka sama-sama mempunyai hasrat rutin berlari dalam bentuk penis. Bukankah itu seharusnya menyatukan mereka, bukan malah jadi alasan berantem? Masyarakat modern sudah dipenuhi kebencian dan perselisihan lho. Ngapain coba dua Dick Run Claire di dunia ini enggak bisa berdamai aja?!

Kendati begitu, kayaknya seru juga lihat lomba lari membentuk penis di GPS. Kapan-kapan harus ada yang bikin nih.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE US.