Travel

Panduan VICE Untuk Bersenang-Senang di Festival Wonderfruit Thailand

Pesta kuliner dan musik di kawasan Pattaya ini sulit dicari bandingannya di Asia Tenggara. Tak rugi bila kalian jauh-jauh dari Indonesia mampir ke sana.
All photos courtesy Wonderfruit

Kota tepi pantai Pattaya, di selatan Thailand, sejujurnya bukan tempat yang akan langsung kalian bayangkan sebagai lokasi festival kesenian dan kuliner keren macam Wonderfruit. Kalian mungkin lebih sering mendengar Pattaya sebagai lokasi "wisata" yang kerap dapat stempel negatif. Namun di situlah keunikan Wonderfruit, festival yang mengusung tema kesadaran ekologis, serta ingin mengedukasi pelancong terhadap ide parisawata berkelanjutan. Konsep panitia penyelenggara sangat kontras dari citra mesum di Pattaya, membuat alasan kalian perlu berkunjung ke festival ini jadi bertambah.

Iklan

Wonderfruit secara sederhana bisa kita sebut gabungan dari Coachella dengan atmosfer seperti Burning Man, berlokasi di surga tropis. Festival berdurasi empat hari ini sudah menyiapkan sederet musisi papan atas untuk meramaikan panggung utamanya, mulai dari nama-nama tenar seperti Yeasayer, Wild Beats, atau musisi yang sudah punya nama di kancah regional seperti Gapi (pionir reggae di Thailand), Thai Dub Mafia, serta Curtismith, rapper indie asal Filipina.

Seperti sudah disinggung sebelumnya, penyelenggara Wonderfruit ingin mengajak para pelancong yang datang peduli pada kebudayaan lokal dan juga pariwisata yang berkelanjutan. Contoh nyatanya, acara ini akan dijamin terbebas dari pemakaian sampah plastik. Ada juga jadwal Yoga bagi pengunjung festival, sajian makanan dari chef kelas satu seperti Anand Gaggan yang restorannya di Bangkok sudah meraup bermacam penghargaan, atau kalian bisa mengikuti bermacam workshop; mulai dari produksi kerajinan DIY hingga kelas kecil motivasi dari CEO AirAsia Tony Fernandes.

Penyelenggara festival membayar honor beberapa musisi atau seniman yang terlibat dengan mata uang crypto bernama TREE. Mata uang ini saat dibelanjakan otomatis keuntungannya dipakai untuk program pelestarian hutan bakau di pesisir Myanmar, yang menjadi benteng kawasan dari ancaman abrasi. Sayang, hutan bakau Myanmar tersebut sekarang sedang terancam akibat kerusakan lingkungan dan ekspansi pembangunan.

Iklan

Dari sekian deskripsi tadi, bisa kebayang ya betapa berwarna-warninya Wonderfruit. Festival ini berlangsung tanpa jeda selama empat hari, selalu ada acara selama 24 jam penuh. Akan ada banyak kios makanan, konser musik, dan acara keren yang bisa kalian datangi. Pembeda utama Wonderfruit dari festival lain di Asia Tenggara tentu saja konsepnya yang menitikberatkan pada kesadaran ekologis, alih-alih hanya mencari untung dan bersenang-senang saja. Jika kalian ingin festival yang memberi pengalaman lebih dibanding ultra, tapi kurang cocok juga dengan atmosfer mainstream Djakarta Warehouse Project—kedua festival tadi berlangsung di pekan yang sama—Wonderfruit dapat menjadi jalan tengah terbaik.

JADI, HARUS MULAI DARI MANA BILA INGIN DATANG?

Pertama-tama, tentu saja kalian harus datang lebih dulu ke Pattaya. Akses ke Pattaya memang sedikit peer sih. Belum ada penerbangan langsung dari Indonesia ke Bandara U-Tapao di kawasan tersebut. Jadi, cara terbaik adalah cari penerbangan ke Bangkok (pilihannya banyak banget dan terjangkau kok), lalu naik bus, minivan, atau sewa taksi ke Pattaya. Perjalanan darat itu akan kalian tempuh dalam waktu kurang lebih 3 jam.

Ada pilihan lain naik kereta, tapi kami tidak menyarankannya. Naik bus jauh lebih murah (tiket bus cuma 117 Baht, setara Rp50 ribu). Busnya sudah ber-AC dan jalannya cepat, tidak ada ngetemnya. Untuk naik bus, dari bandara kalian naik kereta ke BTS Station Ekkamai. Di sana sudah langsung tersedia bus cepat menuju Pattaya. Gampang banget.

Iklan

OK, KAMI SUDAH SAMPAI PATTAYA, TERUS KE MANA LAGI?

Ingat, di Pattaya itu memang tidak banyak tempat wisata unik yang bisa dilihat-lihat atau dikunjungi (ada sih beberapa kuil, kalau kalian tertarik), jadi saran kami enggak usah terlalu lama di kawasan pantainya, apalagi sampai menginap. Langsung saja ke lokasi Wonderfruit. Lokasinya gampang banget kok ditemukan. Saat artikel ini dilansir, tenda mewah ber-AC sudah habis, jadi kalian bisa menyewa tenda yang lebih murah atau bawa sendiri saja bila memang sudah persiapan dari Indonesia. Ada juga RV (alias mobil rumah yang bisa dijadikan tempat tinggal) tapi tentu kalian butuh merogoh kocek lebih dalam.

Saran kami sih bawa saja tenda sendiri, karena bumi perkemahan festival ini luas banget. Atau kalau kalian di menit-menit terakhir baru memutuskan datang, bisa sewa losmen murah yang jumlahnya bejibun di Pattaya. Situs Wonderfruit sudah punya daftar tempat menginap yang bisa diandalkan. Lagi-lagi, bawa tenda sendiri adalah opsi terbaik. Ini festival yang berjalan empat hari penuh, akan lebih asyik kalau kalian berbaur dengan pengunjung lain.

BAIKLAH, KAMI SUDAH BAWA TENDA SENDIRI TERUS ENAKNYA NGAPAIN?

Supaya bisa tahu jadwal acara-acara keren selama festival, download aplikasi Wonderfruit (tersedia untuk Android dan iOS). Acaranya banyak banget. Kalau boleh menyarankan, kami sih mendorong kalian jangan sampai melewatkan konsernya Yeasayer, sesi berkomunikasi dengan pohon (kalian tahu kan kalau tanaman juga punya perasaan), serta sesi makan malam bersama chef dari restoran Supanniga. Itu kalau kami disuruh memilih lho ya, kalian sih bebas mau mengeksplorasi acara manapun karena rata-rata keren semua.

ADA LAGI TIPS LAINNYA?

Enggak ada lagi. Ini festival yang dijamin membuat kalian bersenang-senang dan dapat pengalaman baru tak terlupakan. Jadi, kalau ada tips, pakailah kesempatan empat hari full itu untuk menjelajahi semua workshop, panggung, dan kios makanan. Bersenang-senanglah, nikmati kesempatan jauh dari kemacetan, bisa yoga berjam-jam tanpa harus stres, dan siapa tahu kalian bisa ketemu jodoh di lokasi festival. Kalian pulang di penerbangan terakhir minggu malam ke Indonesia, lalu paginya masuk kerja lagi dengan kondisi lebih fresh, serta bikin teman-temanmu iri karena punya segudang cerita seru yang bisa dibagikan.

Festival Wonderfruit digelar selama 14-17 Desember, tiketnya bisa dibeli online. Full disclosure: VICE Indonesia adalah media partner Wonderfruit Festival.