Desain

Pola Geometri Terinspirasi Seni Islam Jadi Kaleidoskop Animasi Indah di Instagram

Alex Trochut menghidupkan animasi geometris yang terinspirasi dari pola-pola dari arsitektur khas Islam. Adem banget diliatnya.
22.8.18

Alex Trochut adalah seniman berbasis di New York. Dia menyelami ilustrasi, desain grafis, tipografi, huruf, 3D, dan fotografi. Termotivasi oleh keinginan membuat karya visual yang beda di media sosial, Trochut membuat seri Trochumetrics berdasarkan “kode bahasa alam.” Lebih tepatnya, dia terinspirasi kaligrafi dan geometri yang khas dari arsitektur Islam. Karya-karyanya segera mendapat respons positif di Instagram.

“Segitiga yang berubah menjadi bintang dan kemudian menjadi segi enam, membawa rasa familiar dan konektivitas,” kata Trochut saat diwawancarai The Creators Project. “Transisi emosi ini berevolusi dengan mulus dari satu ke yang lain, membawa pemahaman internal atau perasaan realisasi internal bagi saya sebagai seorang seniman.”

Ornamen geometris statis dan animasi bersatu menjadi aliran hipnotis dalam karya seni yang bergerak buatan Alex Trochut. Seri Trochumetrics buatannya menyampaikan mosaik rumit dari bintang-bintang dan segi enam yang bisa kita temui di masjid-masjid peninggalan kekhalifahan muslim, dari era Abbasiyah hingga Ottoman.

Pola geometri Islam, menurut Trochut, ditandai oleh pola berulang, simetri, pengaturan bintang, dan poligon dari banyak sisi. Trochut bilang motivasi kreatifnya turut dipengaruhi perbedaan elemen geometris dan distorsi persepsi ala M.C. Escher. Pola-pola geometris harmonis dari tato-tato Tomas Tomas juga memberinya ilham berkarya.

Selama prosesnya, demi menciptakan identitas visual yang terang dari elemen keteraturan matematis, Trochut memulai karyanya dengan grafik lurus rata lalu menambahkan volume dan pergerakan lewat Cinema 4D. “Saya ingin menciptakan bagian-bagian ini sebagai pahatan atau tembok, jadi saya rasa itu akan menjadi langkah selanjutnya,” ujar Trochut.