The VICE Guide to Right Now

Petinggi Garuda Polisikan Akun @Digeeembok, Tradisi Akun Whistleblower Anonim Terus Hidup

Akun @digeeembok menyajikan tudingan seputar skandal seks dan korupsi sistematis di Garuda yang dikonfirmasi karyawan. Pengalaman mengajarkan agar kita tetap skeptis sama info akun anonim.
12.12.19
Petinggi Garuda Polisikan Akun @Digeeembok, Tradisi Akun Whistleblower Anonim Terus Hidup
Foto salah satu armada Maskapai Garuda Indonesia oleh Adek Berry/AFP

Drama pemecatan Dirut Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara menggelinding jadi bola salju kasus skandal seks dan KKN sistematis yang melibatkan direksi BUMN penerbangan ini. Kasus ini meluas setelah akun Twitter anonim @digeeembok sejak 4 Desember hingga hari ini membeberkan bagaimana petinggi Garuda memakai kekuasaan mereka untuk bertindak layaknya raja kecil. Salah satunya dengan melakukan kekerasan seksual pada pramugari-pramugari muda.

Iklan

Utas sepanjang 189 twit (per siang ini, dan akan terus bertambah) ringkasnya menuduh Ari Askhara beserta dua orang vice president dan dua direktur kerap menyalahgunakan wewenang mereka. @digeeembok tampaknya bersemangat menyeret Ari Askhara, yang karena kasus penyelundupan hanya dipecat dari Garuda, ke dalam kasus pidana.

Ia, misalnya, menyebut Ari Askhara menjalin hubungan asmara dengan seorang pramugari sehingga pramugari tersebut, dengan sokongan kekuasaan Ari, menjadi “ratu” bayangan. Pramugari ini beberapa kali memanfaatkan fasilitas kantor untuk keperluan pribadi, memengaruhi kebijakan Garuda, dan bertindak sewenang-wenang pada karyawan Garuda lain hanya berdasar sentimen suka-tidak suka.

Ari bukan satu-satunya yang dituduh memiliki kekasih pramugari. Namun, sejumlah pramugari yang dekat dengan petinggi-petinggi Garuda diperlakukan mirip. Mereka disirami berbagai kemewahan yang mengundang kecurigaan.

Dua tuduhan lain yang sangat serius, petinggi Garuda disebut kerap menjadikan pramugari sebagai budak seks bagi diri mereka sendiri, maupun untuk “upeti” bagi pejabat lain. Demi meredam perlawanan, Ari Askhara didakwa memecah belah serikat pekerja.

Fakta-fakta ini, menurut @digeeembok, telah menjadi rahasia umum di Garuda. Namun, karyawan yang mengkritik akan diberi hukuman, semisal dimutasi atau tidak diberi jadwal terbang. Padahal jadwal terbang adalah salah satu sumber pemasukan utama awak kabin Garuda.

Iklan

Kasus ini menimbulkan kemarahan netizen yang luar biasa. Tiga karyawan Garuda dan satu eks karyawan bicara ke media membenarkan bahwa ada penyalahgunaan wewenang sistematis di Garuda. Sekjen Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia Jacqueline Tuwanakotta mengonfirmasi Ari Askhara memfasilitasi pramugari kekasihnya dengan hak istimewa. Pramugari senior Garuda Josephine Ecclesia juga mengiyakan pelecehan seksual di perusahaannya.

“Ada yang mengatakan bahwa ada beberapa top level management yang istilahnya seperti muncikarinya pramugari, benar itu?” tanya presenter berita iNews TV Anisha Dasuki.

“Benar begitu,” jawab Josephine. “Itu sudah banyak keluar omongan dari kalangan junior-junior. Ya seperti itu. Di saat direksi itu ibarat kata sidak ke crew center atau ke Garuda Indonesia Training Center, di saat kita lagi belajar, itu udah ada di belakang itu pengawalnya yang mencatat nomor telepon."

“Sampai ada yang bilang, di saat pramugari tidak mau memberikan nomor telepon, si penggikut yang di belakang itu bilang begini, ‘Mohon maaf ini perintah dari Bapak.’ Kata dia gitu. Padahal (orang) itu lumayan berposisi lho. (Dia) salah satu pilot. Oleh karena itulah kami agak kesal juga kenapa pilot yang satu kerjaan sama kita mau menjerumuskan seperti itu.”

Vice President Awak Kabin Garuda Indonesia Roni Eka Mirsa, salah satu nama yang paling banyak disebut dalam utas @digeeembok, Rabu kemarin (11/12) telah melaporkan akun tersebut ke Polres Bandara Soekarno-Hatta atas delik pencemaran nama baik. Lalu siang ini (12/12), Sekretariat Bersama Serikat Karyawan PT Garuda Indonesia mengadakan konferensi pers di Jakarta Pusat untuk menanggapi tuduhan tersebut.

Dalam konpers itu, Ketua Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) Tomy Tampatty menyangkal tuduhan yang ada dan menegaskan internal Garuda tetap solid. Ia juga minta kontroversi ini segera disudahi. "Terkait dengan cuitan-cuitan seperti itu kami harapkan marilah kita lihat Garudanya. Karena itu berdampak ke reputasi Garudanya," katanya, dikutip Detik. Sungguh permintaan yang sia-sia.

Tomy adalah salah satu nama yang disebut dalam utas @digeeembok dan besar kemungkinan, admin @digeeembok (yang tidak diketahui ada berapa orang) turut menyaksikan langsung ia bicara di konpers siang tadi.

Menteri BUMN Erick Thohir menanggapi isu pelecehan seksual di Garuda Indonesia dengan mengatakan perlu ada perlindungan untuk karyawan-karyawan perempuan di BUMN. Akan tetapi, masalah ini tak bisa ia tangani karena bukan kewenangannya.

"Kalau amoral seperti itu kan pasti nanti prosesnya nanti bukan di saya, tapi itu mungkin hukum yang lain, yaitu mungkin di kepolisian. Kalau saya kan lebih korporasi. Sudah seyogianya kaum wanita ini harus mendapatkan proteksi yang jelas, apalagi dari pimpinan-pimpinan yang tidak baik," ujar Erick, Rabu (11/12), dikutip Bisnis.

Walau sejumlah tuduhan @digeeembok dikonfirmasi karyawan Garuda, sebaiknya jangan terlalu fanatik dengan semua yang dikatakan akun ini. Kalau melihat kiprahnya, @digeeembok termasuk golongan buzzeRp—sebutan untuk influencer media sosial yang bersedia membela kepentingan siapa pun asal dibayar, umumnya berpihak pada pemerintah. Terakhir yang lumayan ramai, ia mengeluarkan teori konspirasi membela polisi dalam skandal buku merah hasil investigasi Inaleaks beberapa saat lalu.

Kita juga berpengalaman menghadapi sejumlah akun whistleblower yang sudah lebih dulu muncul. Pada 2012 lalu, dunia Twitter Indonesia sempat dihebohkan oleh akun @TrioMacan2000 yang kerap menyebar berita-berita bawah tanah terkait pejabat publik. Kini, akun tersebut sudah dibeli oleh orang lain dan dilaporkan pindah lapak ke @Ronin1945__, yang masih mengumbar berita sampai Juli 2014.

Kalau masih ingat, kasus chat mesum yang membelit Habib Rizieq Shihab juga bermula dari whistleblower, meski basisnya di situs web. Dengan suplai informasi yang dimiliki whistleblower anonim sejenis mereka, netizen mestinya juga perlu kritis. Lah jangankan akun anonim, akun yang namanya jelas kayak Denny Siregar aja bisa dengan yakin menyebar hoaks. Jadi, tetap hati-hati ya.