Australia

Hampir 30 Persen Penduduk Negara Bagian Paling Barat di Australia Ingin Merdeka

Survei menyebut penduduk di Western Australia merasa wilayahnya menyumbang sumber daya alam besar ke pemerintah pusat, tapi alokasi anggaran pembangunan minim.
Gavin Butler
Melbourne, AU
Hampir 30 Persen Penduduk Negara Bagian Barat di Australia Ingin Merdeka western australia
Foto oleh akun TUBS via Wikimedia Commons/lisensi CC 3.0

Berdasarkan survei yang digelar pekan lalu, hampir 30 persen responden dari Negara Bagian Western Australia ingin wilayahnya menjadi negara sendiri, berpisah dari Australia. Kesimpulan survei tersebut, oleh politikus lokal, disebut “amat mengkhawatirkan.”

Lembaga riset pasar Utting Research mengirim kuesioner ke 3.500 penduduk Negara Bagian Western Australia. Salah satu pertanyaannya menyinggung kemungkinan Australia dipisah menjadi dua negara berbeda, membelah bagian barat dan timur. Sebanyak 28 persen responden menganggap ide itu layak dicoba. Sementara 55 persen menganggap federasi masih lebih baik, dan 17 persen sisanya tidak bersikap.

Iklan

Mereka yang menjawab merdeka dari Australia adalah ide bagus berasal dari demografi berusia antara 40 hingga 59 tahun, dan tidak terafiliasi sebagai anggota resmi salah satu partai di Australia.

Gagasan merdeka bukan ide baru di Western Australia. Pada 1933, parlemen lokal bahkan sempat menggelar referendum untuk memisahkan diri dan didukung mayoritas penduduk. Namun keinginan Western Australia berpisah dari federasi persemakmuran Australia itu akhirnya dianulir oleh Parlemen Inggris, sebagai induk persemakmuran.

Keinginan merdeka mewarnai sejarah Western Australia karena kekayaan sumber daya alamnya. Wilayah yang mencakup 1/3 luas teritori Australia itu memiliki beragam tambang. Artinya, mayoritas produk domestik bruto Australia yang diperoleh dari ekspor tambang, hampir pasti merupakan hasil eksploitasi kawasan barat Negeri Kanguru. Namun, penduduk setempat merasa alokasi dana pembangunan dari pusat untuk kawasan Western Australia terlalu minim.

Ibu Kota Western Australia, Perth, secara kasat mata tak semaju Sydney, Melbourne, atau Adelaide. Para pengambil kebijakan di Canberra, Ibu Kota Australia, sering dituding pendukung ide separatisme Western Australia memiliki bias tersendiri membangun hanya bagian timur Negeri Kanguru.

Patrick Gorman, anggota parlemen mewakili dapil Perth, mengaku khawatir melihat survei Utting. Sebab banyak responden masih menyimpang keingin merdeka dari federasi bahkan ketika Australia semakin makmur.

Iklan

“Hasil survei ini seharusnya bisa menjadi cerminan bagi para politikus di wilayah timur Australia untuk memahami kenapa keinginan merdeka terus bertahan di Western Australia,” kata Gorman saat diwawancarai The West Australian. “Adanya problem komunikasi dan kebijakan antara Perth dan Canberra membuat rakyat di barat merasa dilupakan dan tertinggal dibanding mereka yang hidup di pesisir pantai timur.”

Menteri Utama (setara gubernur) Western Australia Mark McGowan enggan mendiskusikan hasil survei tersebut. Dia bilang, persatuan dengan federasi Australia tak lagi bisa diganggu gugat.

“Kami tidak akan menyediakan peluang adanya referendum pemisahan Western Australia,” kata McGowan kepada The West Australian. “Impian para separatis itu mustahil dipenuhi.”

Follow Gavin di Twitter

Artikel ini pertama kali tayang di VICE Australia