Seni Rupa

Upaya Merancang Ulang Desain Kartu Tarot Untuk Dunia Modern

Ayla El-Moussa adalah fotografer seni yang berambisi menciptakan tafsiran modern tarot memakai kombinasi pemakaian model manusia dan fashion minimalis.
08 November 2018, 8:35am
Desain Tarot modern oleh fotografer seni Ayla El-Moussa
Foto tarot modern dari arsip Ayla El-Moussa

Sejak abad ke-15 sudah ada yang namanya kartu tarot dengan desain yang tak banyak berubah. Gara-gara bertahan terlalu lama, menurut fotografer seni Ayla El-Moussa, sudah waktunya desain kartu-kartu tersebut dimutakhirkan untuk masa kontemporer. Mengacu pada seri tarot Rider Waite tradisional, El-Moussa "menginterpretasi ulang" setiap kartu melalui lensa kameranya.

Saat menggarap seri foto berjudul The Tarot ini, El-Moussa menghabiskan sekitar dua minggu mempelajari setiap simbol dan arti pada setiap kartu. Setelahnya dia menciptakan kembali rancangan tiap-tiap kartu di studio, menggunakan model manusia dan rancangan fashion minimalis kekinian.

El-Moussa merupakan salah satu pendiri 25th Century, kolektif media digital yang dikenal berkat potret-potret videonya yang menenangkan. El-Moussa mengatakan prosesnya setiap pengambilan gambar untuk seri tarot ini sangat sistematik dan disesuaikan dengan fase-fase bulan yang terjadi setiap dua minggu.

El-Moussa, yang mengaku berzodiak cancer, percaya pada astrologi. Akibat rasi bintangnya, kata fotografer ini, membuat kerja kreatifnya akan selalu dipengaruhi air dan memiliki koneksi langsung dengan bulan. Karena itulah dia merasa harus merilis setiap kartu sesuai dengan siklus bulan. "Aku ingin menemukan dunia dan diriku sendiri melalui simbologi dan pesan-pesan ilahi yang ada di kartu tarot," cerita El-Moussa kepada The Creators Project.

Dek Tarot tradisional terdiri dari 78 kartu yang jatuh pada dua kategori: major dan minor arcana. Sebanyak 22 kartu pertama jatuh di kategori pertama dan melambangkan "misteri dan rahasia alam semesta," menurut El-Moussa. Kartu-kartu inilah yang paling rumit dan membutuhkan pengetahuan dan latihan intensif untuk dipahami cara membacanya. Sisanya, ada 56 kartu pada kategori minor, dibagi menjadi empat simbol: Tongkat, Pentakel, Pedang, dan Cangkir. Setiap simbol disesuaikan salah satu elemen alami: Api, Tanah, Udara, atau Air, yang bisa dipakai menafsirkan berbagai aspek dari kehidupan seseorang.

Fotografer perempuan ini menjelaskan kepada The Creators Project, hal paling istimewa dari tarot adalah kemampuan kartu ini mengarahkan pengguna melihat kehidupannya sendiri dari perspektif lain. "Setiap kali membaca, kita jadi selalu mempertimbangkan arti setiap simbol yang ada di kartunya."

Kartu-kartu ini menghadapi isu-isu terdalam yang berada di jauh di bawah permukaan, isu-isu yang secara diam-diam mempengaruhi kehidupan kita.

El-Moussa pertama kali mempelajari kartu tarot sekitar tiga bulan sebelum memulai proyek foto tersebut. Setelah menginjak umur 25, dia tartarik mendalami pengetahuan mistis kuno demi mencari kejelasan dalam hidup. Menurutnya, proses belajar itu memaksa dirinya melakukan introspeksi diri. "Sebagai fotografer aku menginginkan cara baru untuk mendokumentasikan perjalanan spiritualku secara visual. Saat semua kartu sudah komplet dirancang ulang desainnya, aku bisa melihat bagaimana aku telah bertumbuh secara mental, emosional, dan kreatif," ujarnya.

Jika ingin melihat semua rancangan desain baru kartu tarot versi El-Moussa, kunjungi saja situs 25th Century.

Artikel ini pertama kali tayang di The Creators Project