The VICE Guide to Right Now

Pengakuan Suara Aneh Dari Langit Kembali Muncul di Berbagai Kota Indonesia

Pada 2015, fenomena gemuruh terompet dari langit terdengar warga Jakarta dan beberapa kota besar lain. Fenomena serupa diungkap warga Palembang hingga Semarang. LAPAN belum tahu apa penyebabnya.
Suara aneh dari langit terdengar di beberapa kota Indonesia.
Foto oleh tim video VICE.

Setelah sempat menghebohkan Indonesia dan juga berbagai negara lain tiga tahun lalu, tampaknya fenomena gemuruh tak terjelaskan dari langit kembali lagi. Kali yang mendengarnya adalah warga yang tinggal di kota-kota pantai utara Pulau Jawa. Warga di Semarang, Pekalongan, hingga Cirebon beramai-ramai menceritakan adanya suara mirip deru baling-baling amat keras di langit. Suara itu mulai terdengar pada pukul 01.00 WIB, dengan durasi bervariasi. Ada yang hanya 20 detik, namun sebagian saksi mata lainnya mengaku suara itu bertahan hingga 15 menit.

Iklan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengaku masih terus berusaha meneliti sumber suara tersebut. "Yang jelas bukan fenomena cuaca yang menyebabkan suara tersebut," kata Iis Widya Harmoko selaku Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Semarang saat dihubungi media.

Fenomena serupa sudah terjadi tahun ini. Sepanjang Februari, tepatnya Jumat (9/2) hingga Sabtu (10/2) malam, warga dari berbagai kota menceritakan pengalaman mendengar suara mirip dengung pesawat nyaris selama lima menit. Pengakuan setidaknya sudah datang dari Palembang, Jakarta, Banjarnegara, hingga Yogyakarta dirangkum oleh media massa lokal.

Keterangan pengguna Internet yang mengaku mendengar suara tersebut nyaris seragam. Karakter suaranya menyerupai dengung pesawat terbang rendah yang hendak mendarat. Namun, setelah keluar rumah, beberapa orang mengaku tidak melihat pesawat sama sekali di udara. Bunyi itu bertahan selama kurang lebih lima menit sebelum tak terdengar lagi.

Video amatir yang tidak dijelaskan lokasinya mengklaim rekaman suara aneh tersebut terdengar dari langit, pada malam 9 Februari lalu. Namun sebagian komentator mengklaim suara dalam rekaman ini agak berbeda dari yang mereka dengar. Selain mirip pesawat bersiap landing, gemuruh dari langit menurut kesaksian warga lebih menyerupai suara mesin gerinda kayu, mirip dengan rekaman video yang viral di Facebook pada 1 November lalu.

Iklan

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) telah menerima laporan adanya suara-suara tersebut di beberapa wilayah Pulau Sumatra dan Jawa. Ketua LAPAN, Thomas Djamaluddin, ketika dihubungi Jawa Pos menyatakan dugaan terbaik untuk saat ini adalah adanya gesekan atmosfer dengan asteroid, walaupun lembaganya belum melihat aktivitas antariksa semacam itu pada momen munculnya suara-suara seperti dilaporkan warga. "Kalau kesaksian dari berbagai wilayah menyebut waktu yang sama, berlangsung beberapa saat, dan biasanya disertai gelombang kejut, ada kemungkinan itu asteroid," ujarnya.

Namun, dia mengira ada faktor histeria massal dipicu laporan awal dari Bekasi setelah viral di Internet. Dampaknya warga dari daerah lain merasa mendengar suara serupa secara psikologis. "Karena yang memviralkan banyak orang, ada yang mengait-ngaitkan suara setempat. Sebenarnya, berbeda waktu dan jenisnya, jadi seolah saling terkait," kata Thomas.

Sejauh ini, laporan suara aneh dari berbagai kota ini tak sampai memicu teori-teori konspirasi absurd. Sebab, kalian tahu dong karakter pengguna Internet di Indonesia tiap kali terjadi fenomena alam yang belum tersedia jawabannya. Tiga tahun lalu, banyak orang—bahkan media massa—menyamakan bebunyian aneh dari langit itu mirip sangkakala, terompet dalam narasi agama Samawi yang menandai akhir dunia.

Tapi tak ada yang bisa memberi klaim lebih absurd dari pernyataan ketua sekte kondang dari Jakarta, Lia Eden. Dia mengatakan suara dari langit di berbagai kota adalah tanda kiamat sesuai wahyu yang dia terima sebelum kelompoknya diangkat menuju surga (yang tentu saja ramalannya tidak terpenuhi sampai sekarang).

Fenomena suara aneh dari langit pertama kali mencuat di Internet pada 2008, berkat rekaman amatir seorang lelaki asal Belarusia. Setelahnya, bunyi aneh serupa direkam di berbagai negara, mulai dari Kanada, Amerika Serikat, hingga tentu saja Indonesia. Lembaga Antariksa Amerika Serikat (NASA) ataupun ilmuwan menduga suara tersebut sebetulnya berasal dari frekeunsi infrasonik aktivitas Planet Bumi. Dugaan lainnya adalah bebunyian tadi dipicu oleh gelombang akustik gravitasi, karena terjadi gempa, tsunami, atau badai di wilayah lain.

Barangkali kalau muncul lagi rekaman dan pengakuan yang kembali viral soal bunyi-bunyi aneh dari langit, kalian bakal menyaksikan banyak orang di Indonesia membicarakan tanda-tanda akhir zaman. Tinggal tunggu waktu saja sampai ada yang membentuk sekte akhir zaman berbasis bunyi aneh tersebut. Sebab di Indonesia ini gampang sekali muncul sekte lho. Mulai dari sekte kiamat sampai pembebas utang saja ada. Hmm…