Blade Runner 2049

Anime ‘Blade Runner 2049’ Merupakan Pengalaman Cyberpunk Luar Biasa

Film pendek sutradara Shinichirō Watanabe's itu akan menjadi pelengkap cerita dari dua versi 'Blade Runner' sebelumnya.
29.9.17

Artikel ini pertama kali tayang di Motherboard.

Resensi untuk film Blade Runner 2049 mulai bermunculan dan sejauh ini kebanyakan bernada positif. Kalau kamu gak sabar nunggu sebentar lagi untuk nonton, sekarang kamu sudah bisa menikmati film pendek ketiga dan yang terakhir dari prekuel film ini yang menjelaskan apa yang terjadi di antara jeda film Blade Runner pertama dan kedua.

Berjudul "Blade Runner: Black Out 2022" film pendek ini ceritanya fokus pada insiden ledakan EMP yang menyebabkan padam listrik global selama lima tahun di masa mendatang, serta banyak kejadian buruk lainnya, termasuk undang-undang yang melarang produksi android replicant. Anime ini sangat asyik berkat sentuhan sutradarai Shinichirō Watanabe yang bertanggung jawab pada banyak anime sains-fiksi lain. Misalnya, tentu saja, anime yang rilis pada 1998 dan sampai sekarang masih dicintai kritikus maupun fans: Cowboy Bebop. Melalui video preview yang diunggah situsn streaming anime Crunchyroll awal bulan ini, Watanabe mengklaim Blade Runner merupakan salah satu film yang paling mempengaruhi dirinya.

Sekarang, kamu sudah bisa menonton film berdurasi 15 menit tersebut di Crunchyroll secara cuma-cuma lewat tautan ini.

Kami sudah pernah membahas dua film pendek prekuel lainnya, yang sudah tersedia di YouTube dan befokus di latar belakang karakter Niander Walalce (diperankan Jared Leto), dan Sapper (Dave Bautista). Mengingat dua film live-action ini berfokus di karakter yang tampil di Blade Runner 2049, mereka mengambil setting lebih jauh di masa depan dibanding kreasi Watanabe