Money Goals

Ngobrol dengan Anak-Anak Muda Pendorong Gerakan Pensiun Sebelum Usia 30

Komunitas FIRE mengajak anak muda untuk pensiun dini agar bisa menghabiskan waktu dengan jalan-jalan dan mengejar impian hidup. Tidak heran kalau banyak orang tertarik untuk ikut gerakan ini.
27 Juni 2018, 7:23am
Kirsty Shen dan suaminya kini tergabung dalam komunitas pensiun dini

Waktu itu, usia Kristy Shen masih 20 tahunan dan dia bekerja di perusahaan teknologi informasi di Toronto. Kristy mulai merasa jenuh dan tertekan dengan pekerjaannya. Akibatnya dia sering mengalami serangan panik di kantor. Dia juga sempat menyaksikan rekan kerjanya yang pingsan saat sedang bekerja. “Perasaan saya kacau. Saya bisa mati kalau terus bekerja seperti ini.”

Kristy tidak sengaja membaca artikel soal FIRE, komunitas anak muda yang ingin pensiun dini dan meraih mimpinya. Mereka menabung dan berinvestasi dalam jumlah besar supaya bisa mencukupi kehidupannya setelah pensiun.

FIRE singkatan dari “Financial Independence Retire Early”. Pensiun dini memang sudah ada sejak dulu, tapi komunitas online ini baru dimulai sejak 2001 dengan blog Early Retirement Extreme. Komunitas ini sudah sangat terkenal sekarang. Ada satu forum diskusi di Reddit yang khusus membahas pensiun dini, dan sekarang sudah memiliki lebih dari 380.000 subscriber. Selain itu, ada evangelist terkenal yang mendirikan komunitas Mr. Money Mustache dan blognya dikunjungi oleh jutaan orang setiap bulannya.

Awalnya hanya cari tahu, tapi lama-lama malah bergabung di komunitas tersebut

Kristy membaca buku pensiun dini “Your Money Your Life” karya Vicki Robin pada tahun 1990-an. Dia juga mengunjungi beberapa blog yang membahas gerakan serupa. Saat dia berusia 31, ia memutuskan untuk pensiun karena sudah mengumpulkan jutaan dolar.

Kristy Shen jalan-jalan di pegunungan Swiss.

“Mantan rekan kerja bilang ide kami gila. Mereka bergurau akan menyiapkan bantal buat lutut kami kalau suatu saat nanti kami balik kerja sambil ngesot,” ujar Kristy. Pasutri ini menjadi backpacker sekarang dan sudah mengelilingi Eropa dan Asia Tenggara.

Persiapan yang matang

Para pensiunan dini menghabiskan waktu mudanya dengan menabung dalam jumlah besar secara santai.

Pada usia 38, Tanja Hester berhasil menabung cukup uang sebelum dia keluar dari pekerjaannya sebagai konsultan di Los Angeles. Dia menghabiskan masa pensiunnya di Lake Tahoe pada 2017. Sekarang dia punya blog sendiri, dan suaminya bekerja sebagai relawan di komunitas yang memperkirakan longsor salju. “Kami menghabiskan waktu berkumpul bersama teman dan bepergian,” katanya. “Kami berasa seperti anak kecil yang nunggu orang tuanya bilang kalau kami tidak bisa meneruskan ini.”

Keluarga Hester menikmati masa pensiun dini mereka

Sebelum pensiun pada 2015, Steve Adcock dan istrinya bekerja sebagai engineer di Tucson, Arizona dan berhasil mengumpulkan jutaan dolar pada usia 35. “Dengan uang ini kami bisa saja beli rumah atau mobil bagus, tapi kami lebih pilih menabung supaya bisa pensiun tanpa bergantung pada orang lain,” katanya.

Kini mereka hidup ala #vanlife, mengelilingi negaranya dengan RV. “Masalahnya sekarang kami terlalu akrab dengan banyak orang. Mereka mengajak kami untuk minum-minum atau berkemah bareng.”

Cara pensiun dini yang benar

Orang-orang yang telah menjalaninya melakukan tiga hal ini agar bisa pensiun dini: mengurangi pengeluaran supaya bisa menginvestasikan separuh dari pendapatan tahunannya, berinvestasi dalam rekening pensiun berbiaya rendah yang menghasilkan pendapatan tetap, dan mengumpulkan banyak uang sebelum berhenti bekerja.

Kristy Shen sudah terbiasa hidup hemat, jadi dia tidak merasa kesulitan saat menjalaninya. “Saya besar di keluarga miskin di Cina. Kami terbiasa memasak sendiri, naik angkutan umum dan tinggal di perkampungan.” Ia dan suaminya bisa menabung lebih dari $1.500 (Rp21 juta) sebulan dengan tinggal di kontrakan yang biaya sewanya sekitar $900 (Rp12 juta) saja.

Mereka juga menghindari gaya hidup yang menghabiskan lebih banyak uang saat naik gaji. “Setiap kali kami naik gaji atau dapat bonus, kami akan langsung menabung ke dalam investasi,” terang Steve Adcock.

The Adcocks with their RV.

Langsung memasukkan uang ke dalam rekening tabungan sangatlah tepat. “Kami mengatur penarikan uang dengan payroll jadi kami tidak pernah pakai uang itu sama sekali,” imbuh Adcock.

Apabila ingin berinvestasi, kamu bisa pilih jenis investasi reksadana atau menggunakan efek compounding (bunga berbunga) supaya uangnya bisa lebih cepat terkumpul.

Kalau kamu berencana pensiun pada usia 60, maka ada baiknya menabung 12 kali dari pengeluaran tahunanmu. Namun, bagi komunitas FIRE, mereka sering menabung 25 kali dari pengeluaran tahunan karena masa pensiunnya jauh lebih lama. Apabila kamu ingin menghabisi masa pensiun dengan ratusan juta per bulan, maka kamu harus mengumpulkan ratusan miliar sebelum berhenti bekerja. “Bisa menabung jutaan dolar sangat ajaib buat kami,” tutur Adcock.

Apakah FIRE cocok untukmu?

Kamu harus memikirkan matang-matang sebelum bergabung dengan komunitas FIRE. “Uang yang dikumpulkan oleh anggota FIRE berasal dari tabungan mereka,” jelas perencana keuangan berlisensi Douglas Boneparth. Kedengarannya mudah dilakukan, tapi bisa menjadi sulit untuk waktu berkepanjangan. Ditambah lagi kalau kamu ingin berkeluarga dan punya rumah sendiri.

Tidak semua orang bisa mengikuti gaya hidup komunitas FIRE, tapi kamu bisa mengikuti cara menabung mereka. Kamu perlu menetapkan prioritas keuanganmu, baik untuk melanjutkan S2, menikah atau pensiun dini. Hidup berhemat juga sangat bagus untuk hidupmu.

Memiliki rencana keuangan yang jelas adalah langkah tepat untuk hidup yang jauh lebih baik.