Peretasan

Video Terpopuler Youtube 'Despacito', Sempat Menghilang Akibat Ulah Hacker

Peretas melakukan deface terhadap laman VEVO Luis Fonsi dan Daddy Yankee, yang tahun lalu menelurkan hits single sampai diputar di mana-mana. Peretasnya benci 'Despacito'?
11 April 2018, 2:25am
Foto ilustrasi peretasan via screengrab Youtube

Artikel ini pertama kali tayang di Motherboard

Raksasa video sharing Youtube dibikin gempar kemarin. 'Despacito', video paling banyak diputar sepanjang masa di platform streaming ini, menghilang tiba-tiba Selasa (10/4) siang waktu setempat. Selain itu, judul dan gambar thumbnail video itu juga mengalami perubahan.

Hingga artikel ini dilansir, video lagu milik Luis Fonsi dan Daddy Yankee “Despacito” sudah memiliki lebih dari 5 miliar views sewaktu menghilang beberapa saat.

“Video ini telah dihapus oleh pengguna,” demikian keterangan yang muncul di laman YouTube saat pengguna internet mengaskses video “Despacito” Selasa kemarin.

Kemungkinan besar sekelompok peretas berhasil menjebol akun Luis Fonsi di YouTube. Saat artikel ini sedang disusun, judul lagu yang sangat populer itu dimbuhi embel-embel “hacked by” diikuti dengan beberapa julukan hacker.

Para hacker ini kemungkinan sudah mengganti beberapa judul video musik populer lainnya di YouTube. Akun The Hacker News mengguggah beberapa screenshot yang menunjukkan judul editan dari video Shakira serta Despacito sebelum akhirnya dihapus.

Namun, sampai tulisan ini dilansir, tak kehebohan berarti terkait perubahan judul video di kanal resmi Shakira. Bisa jadi para hacker ini cuma ngetroll belaka. Pasalnya, untuk bisa membuat screenshot seperti ini para hacker cuma perlu mengutak-atik sedikit kode html pada perambah saat membuka video-video tersebut .

Dalam judul video hasil editan para hacker tertera dua nickname “Kuroi’SH’ dan ‘Prosox’. Dua sosok ini ditengarai sebelumnya terlibat dalam peretasan beberapa akun Twitter ternama. Jumat pekan lalu, sekelompok hacker berhasil membobol akun Twitter resmi Now This News dan BBC Arabic Alerts serta memanfaatkan akun-akun tersebut untuk menyebarkan ocehan-ocehan yang kurang penting tak bertangung jawab.

(Para peretas ini saat coba dikonfirmasi, justru menuding sayalah yang meretas akun Now Thus News. Sekadar konfirmasi, saya bukan pelakunya.)

Sebuah akun Twitter yang bernama sama dengan salah satu peretas mengklaim sedang mengincar akun bintang Twitter Logan Paul adalah sasaran mereka berikutnya. Namun, sampai naskah ini dilansir, tak ada perubahan berarti dalam akun YouTube Logan dan video di dalamnya.

Insiden peretasan macam ini bukan pertama kali terjadi. Dua tahun lalu, sekelompok peretas yang tak begitu canggih menarget akun media sosial milik beberapa sosok terkenal, tarmasuk akun Twitter dan Pinterest milik CEO Facebook, Mark Zuckerberg.

Seorang juru bicara YouTube dalam pernyataannya mengatakan pada Motherboard, “Setelah mendapati aktivitas pengunggahan video yang mencurigakan dari beberapa kanal VEVO, kami lekas bekerja sama dengan partner kami untuk menonakifkan akses kanal tersebut selagi mereka menyelidiki apa yang terjadi di kanal-kanal tersebut.”

Juru bicara VEVO menambahkan dalam keterangannya terpisah. “VEVO bisa memastikan sejumlah video dalam katalog kamu menjadi subyek peretasan. Saat ini ancaman itu sudah bisa diatasi. Kami bekerja keras mengembalikan semua video yang menjadi sasaran serangan hacker dan memastikan semua katalog kami berfungsi dengan maksimal. Kami akan terus menyelidiki asal peretasan.”

Meski begitu, juru bicara VEVO tidak menjawab pertanyaan apakah pembajakan akun VEVO terjadi karena penggunaan password yang berulang, atau apakah akun-akun yang diserang memiliki fitur otentifikasi multi-faktor.