Saya enggak peduli jika Bear Grylls bilang manusia cuma bisa bertahan tiga hari tanpa air. Saya juga enggak peduli jika Bear Grylls, seorang petualang profesional dan mantan anggota SAS commando, mampu bertahan di pedalaman Australia dengan mengunyah akar tanaman dan berburu buaya. Yang ingin saya tahu adalah apakah orang biasa macam saya—yang kurang bertanggung jawab, malas berolah raga, enggak selalu siap menghadapi situasi apapun dan selalu menyiapkan sekotak panganan di mobil—bisa selamat lebih dari 24 jam di kawasan alam liar.
Baru-baru ini, rasa penasaran saya dibayar tuntas oleh Brooke Phillips, yang tersesat di gurun dekat perbatasan Australia Barat, Australia Selatan dan Northern Territory. Perempuan berumur 40 tahun dari Mt Gambier tengah berkendara ke wilayah terpencil Benua Kanguru bersama kucing dan anjingnya saat dirinya berbelok ke arah yang salah. Bisa ditebak, perempuan malang itu tersesat di kawasan antah berantah, seperti yang dilansir dari ABC
Videos by VICE
Brooke jelas panik dan—seperti warga Australia biasa lainnya—menghabiskan persediaan airnya dalam satu malam. “Aku deg-degan habis dan berpikir enggak ada yang beres, dan enggak akan ada orang yang menemukanku,” katanya. Brooke menyetel AC di mobilnya sampai mentok hingga bensinnya habis. Setelah itu, dia berusaha menutup jendela kaca mobilnya dengan handuk guna menghindari panas gurun yang menyengat. Lalu, setelah beberapa hari, Brooke mulai kebingungan, dia ragu dia akan bertahan hidup.
Walhasil, Brooke mencoba melahap biskuit Cruskits, sayang mulutnya kelewat kering. Makanya, Brooke segera berpaling ke makanan berbahan cairan. Perbekalan yang dibawa Brooke saat itu terdiri dari sejumlah bahan dan bumbu dapur seperti saus pasta, krim kepala, tomat kalengan, jus lemon dan anggur merah. Tanpa pikir panjang, Brooke melahap semuanya. Pada satu titik, Brooke sampai mengambil air dari wiper kaca depannya dan langsung meminumnya. Lalu, setelah enam hari terdampar di pedalaman Australia, Brooke yang kepepet akhirnya meminum air kencingnya sendiri.
“Mungkin itu yang menyelamatkan aku,” katanya. “Aku pikir aku sudah frustrasi saat itu. Orang-orang enggak mungkin menemukan aku di sana. Aku cuma duduk di dalam mobil sambil berpikir besoknya aku masih bisa bertahan atau tidak.”
Brooke pada akhirnya selamat karena a) orangnya tuanya sadar dirinya menghilang dan memulai pencarian darat serta udara yang melibatkan 12 anggota polisi dan anggota masyarakat dan b) Brooke rela menyambung nyawa dengan makan Cruskits, saus pasta, anggur merah danm minum air kencing. Sebelumnya, kawasaan tempat Brooke tenggelam sudah meminta sembilan nyawa. Tak ayal, kisah Brooke jadi kisah bertahan hidup yang sensasional dan inspiratif.
Di luar dugaan, kucing dan anjing Brooke juga selamat. Saya yakin banget Bear Grylls pasti bete membaca berita ini.
More
From VICE
-

(Photo by Ronaldo Bolaños/Los Angeles Times via Getty Images) -

(Photo by Savion Washington/Getty Images for Lionsgate) -

(Photo by Matt Jelonek/Getty Images) -

(Photo by Al Bello/Getty Images)