FYI.

This story is over 5 years old.

Film Keren

10 Film Keren Yang Perlu Kalian Nantikan Sampai Akhir 2017

Jangan kira film-film oke ga ada lagi habis musim blockbuster selesai. Masih ada cerita menarik rumah berhantu, jalan hidup rapper muda, serta percintaan remaja queer.

Artikel ini pertama kali tayang di i-D UK.

Musim panas berakhir, bukan berarti berakhir pula alasan kita pergi ke bioskop. Ada banyak film yang bisa kalian nantikan sampai akhir tahun nanti. Mulai dari pelajaran sejarah soal akar gerakan Black Lives Matter, perspektif-perspektif baru dalam sinema LGBT, sampai hal-hal luar biasa aneh yang khas dari seorang Darren Aronofsky dan Stephen King. Itu baru sebagian doang. Kami enggak sabar menonton film-film yang akan tayang di paruh kedua 2017.

Iklan

Detroit

Di tengah-tengah panasnya kerusuhan Detroit tahun 1967, insiden Algiers Motel menjadi episode penting dalam sejarah kota ini dan sebuah contoh brutal soal supremasi kulit putih terhadap populasi kulit hitam. Sutradara kenamaan pemenang Oscar, Kathryn Bigelow, melakukan riset sejarah yang amat tekun dan memadukannya dengan semangat kontemporer. Film ini mengisahkan bagaimana anggota kepolisian kulit putih melancarkan serangkaian teror pada anak-anak muda kulit hitam tanpa senjata.

God's Own Country

Dalam God's Own Country, seorang petani muda Johnny Saxby hanya tertarik mabuk-mabukkan dan ngewe sana sini. Dia mendadak tertarik dengan seorang pekerja imigran tampan bernama Gheorghe, yang dipekerjakan untuk membantu ladang yang tak subur milik keluarganya. Debut penyutradaraan Francis Lee yang amat memukau menggerakkan narasi LGBT di luar jalur-jalur yang umum; mengeksplor seks, cinta, dan kebungkaman sosial.

Patti Cake$

Patricia Dombrowski, atau dikenal dengan sebutan Killa-P oleh kawan-kawannya, adalah gadis berkulit putih dari New Jersey yang bermimpi menjadi rapper besar. Dalam bayangan banyak orang, Killa-P tidak punya potensi sama sekali. Tapi ternyata impian Killa-P menjadi tidak mustahil di tangan Danielle Macdonald asal Australia, yang menghajar layar dan lembar lirik bagai pahlawan. Ini adalah film panjang pertama sutradara video musik Geremy Jasper.

Mother!

Poster film ini udah diomongin di mana-mana (itu lho, yang Jennifer Lawrence menawarkan jantung di tangannya) dan keseruan melodrama besutan Darren Aronofsky sudah tidak diragukan lagi (masih inget Black Swan kan?). Kita harus nunggu film ini tayang pertama kali di Venice untuk membuktikannya; tapi udah boleh lah dijadikan inspirasi kostum Halloween.

Iklan

IT

Halloween tahun ini pasti dipadati kostum-kostum badut mengerikan, gara-gara adaptasi layar lebar kisah seram Stephen King tahun 80an. Ini wajib ditonton oleh penggemar Stranger Things (kreator ST Duffer Brothers mengaku terinspirasi dan bahkan mengajukan diri untuk membesut IT). Selain itu, pemain utama Stranger Things, Finn Wolfhard juga main di film ini sebagai salah satu anak-anak yang lari ketakutan menghindari Pennywise.

Blade Runner 2049

Kamu berencana berpergian ke suatu tempat dengan lampu-lampu neon bagus sebagai inspirasi? Mungkin kamu cuma perlu nonton Blade Runner 2049, sekuel Denis Villeneuve dari film klasik tahun 1982 yang menaikkan standar film layar lebar (supaya jadi basah, liar, dan seksi). Diset 30 tahun setelah film klasiknya, Blade Runner 2049 dibintangi oleh Ryan Gosling sebagai cowok yang dituduh memburu replikan di L.A. yang basah, liar, dan seksi.

Mudbound

Debut Dee Rees, Pariah bisa dibilang sukses. Film itu berkisah soal masa puber seorang lesbian di Brooklyn. Dua film setelah itu, Mudbound, memiliki skala produksi yang lebih besar dan dibintangi oleh aktor-aktor papan atas (Carey Mullihan, Garrett Hedlund, dan Mary J. Blige) dengan sebuah cerita epik yang mengisahkan dua keluarga di Mississippi era PDII. Persahabatan anak laki-laki dari kedua keluarga tersebut memicu kekerasan berbasis ras. Dengan perempuan LGBT non-kulit putih, Mudbound dianggap "breaking the glass ceiling," dan digadang-gadang berpotensi meraih Oscar.

Iklan

Call Me by Your Name

Nah ini dia yang ditunggu-tunggu: kisah asmara gay dan gaya musim panas 80an pada adaptasi Luca Guadagnino ( I Am Love) terhadap novel André Aciman. Timothee Chalamet ( Homeland) berperan sebagai laki-laki Amerika-Italia kurus dan galau berusia 17 tahun, yang menghabiskan musim panasnya di rumah ayahnya, seorang profesor; Armie Hammer berperan sebagai anak magang berusia 24 tahun yang naksir-naksiran dengan si anak profesor. Bayangkan dansa-dansaan di bawah matahari Italia dan sebuah insiden dengan buah persik.

Downsizing

Film ini punya premis cerita terbaik 2017: Matt Damon dan Kristen Wiig sebagai pasangan yang bergabung dengan sebuah program yang menjanjikan mereka akan menjadi raja dan ratu suburbia, asalkan mereka mau dikecilkan seukuran boneka. Hanya dengan membayar sejumlah uang yang tak banyak, para peserta bisa hidup mapan dan nyaman di dunia miniatur bernama Leisureland, di mana semua perhiasan dapat dibeli karena ukurannya amat kecil. Bayangkan Honey I Shrunk the Kids, namun dengan kecerdasan sosial yang ditunjukkan sutradara Alexander Payne pada Election dan Nebraska. Film ini berpotensi menjadi mini masterpiece.

The Shape of Water

Banyak orang berharap banyak dari projek Guillermo del Toro ini yang menyiratkan ini bisa jadi kebangkitan era bentuk Pan's Labyrinth. Pertama-tama, hal ini mempertemukan kembali sang sutradara dengan Doug Jones, aktor langganannya untuk memerankan makhluk-makhluk mistis (dia Pale Man dengan mata di tangan, pada Pan's) sebagai merman (duyung jantan), terjebak pada eksperimen pemerintahan era perang dingin. Sally Hawkins memerankan OB kesepian yang menemukan dan berteman dengannya dalam fabel yang kaya warna ala Del Toro.