The VICE Guide to Right Now

Ribuan Pil Ekstasi Oranye Bentuk Wajah Trump Disita Polisi Jerman

Ini bukan pertama kalinya wajah presiden AS itu muncul di narkoba. Apakah bandar terobsesi sama Trump?
Drew Schwartz
Brooklyn, US
Pil ekstasi berbentuk wajah Trump. Sumber kolase foto: Polizei Osnabrück/AP/Drew Angerer/Getty Images

Juli lalu, pil ekstasi dengan cetakan wajah Presiden Donald Trump beredar di Britania Raya. Pengguna mendapatkannya dari bandar di internet yang memasang slogan "make partying great again." Kini—seiring Trump makin populer di seluruh dunia karena sebab-sebab yang tentu saja tidak positif—sepertinya pesta narkoba menelan pil yang ada wajah Trump jadi tren di Eropa. Kepolisian baru saja menyita kurng lebih 5.000 pil oranye bergambar wajah Trump akhir pekan lalu, dalam pemeriksaan lalu lintas rutin di Osnabrück, Jerman, menurut laporan Deutsche Weller. Anggota kepolisian memberhentikan pengemudi laki-laki berusia 51 tahun dan anak laki-lakinya berusia 17 tahun di jalan tol, dalam perjalanan ke Austria dari Belanda. Konon dari Negeri Tulip itulah pil Trump legendaris tersebut diproduksi. Kedua warga Austria itu berkata pada kepolisian, mereka menuju Austria untuk membeli mobil, tapi batal, dan mereka balik pulang. Kepolisian menggeledah kendaraan tersangka, lalu menemukan lima kantung berisi tablet berwarna oranye, ada nama Trump di satu sisinya, serta wajah Trump di sisi lainnya. Kepolisian—yang sejak itu menahan dua penumpang mobil—menyatakan barang bukti yang mereka sita bernilai US$45.800 (setara Rp611 juta). Insiden di Inggris maupun Jerman bukan pertama kalinya produsen obat menggunakan wajah Trump untuk memasarkan obat-obatan terlarang. Februari 2017, Kepolisian Florida di AS menemukan wajah sang presiden dijadikan stempel pada bungkus-bungkus heroin. Ternyata, tidak ada yang bisa mengalahkan giting sambil nontonin wajahnya Trump. Barangkali para pencandu mencari sensasi perubahan tubuh dan pikiran, yang siapa tahu akan turut mengubah cara kita memandang presiden kontroversial itu.

Iklan

Follow Drew Schwartz di Twitter .