Psikologi

Praktikkan Tips Berikut Agar Tak Lagi Minder dengan Tubuhmu Sendiri Saat Seks

Jika kamu orang yang mudah cemas, hal sekecil noda hitam dan bekas luka akan membuatmu merasa tidak menarik, meski fakta berkata sebaliknya.
25.5.20
ilustrasi perempuan minder dengan bentuk tubuh

*Apa yang harus aku lakukan supaya tidak malu dengan bentuk tubuh saat bercinta? Aku sudah berusaha menikmati momennya, tapi selalu merasa jelek dan ingin cepat-cepat pakai sweater longgar setiap melihat perutku berkerut aneh. Aku menjadi kesulitan memulai atau menyanggupi keinginan pasangan untuk berhubungan seksual. Selain membentuk tubuh, kira-kira apa lagi yang bisa kulakukan?


Orang mudah cemas cenderung mendengarkan dan memercayai hal-hal yang membuat mereka khawatir, meski sebenarnya tidak perlu. Ini biasa disebut “mental filtering” atau penyaringan mental. Tak peduli semenarik apapun dirimu, kamu akan tetap merasa tidak atraktif karena memiliki luka, kerutan atau noda hitam. Begitulah dampak anxiety jika dibiarkan saja. Kamu bisa mengubahnya dengan memperhatikan hal-hal positif yang selama ini diabaikan.

Iklan

Kamu bisa menuliskan tiga hal yang disukai dari tubuh, dan pilihannya tidak terbatas pada penampilan saja. Kamu bahkan bisa menggambarkan bagaimana tubuh membantumu bertahan hidup sampai sekarang. Jika kamu seorang ibu, pikirkan betapa hebatnya tubuhmu bisa mengandung anak hingga sembilan bulan! Tubuh kamu sangat luar biasa, dan mengenali sisi positifnya dapat mengusir pikiran-pikiran jelek tersebut.

Kamu mungkin juga perlu melihat tubuh telanjang kamu lebih sering lagi. Sewaktu belum punya anak, aku dan istri suka melakukan Nudie Tuesdays. Sepulang kerja, tak ada satupun dari kami yang boleh mengenakan pakaian di rumah. Kami memasak, nonton TV, dan makan malam tanpa busana.

Kami melakukan ini bukan untuk alasan seksual, tapi memang ada kalanya kegiatan kami berakhir dengan seks. Tujuan Nudie Tuesdays yaitu agar kami tak perlu lagi minder dengan bentuk tubuh, dan lebih memusatkan pikiran terhadap satu sama lain.

Sama seperti membenci rekaman suara sendiri, kita sering kali ogah dan malu melihat tubuh telanjang sendiri. Kamu harus membiasakannya. Ada perasaan istimewa ketika kamu bisa menerima penampilan tubuhmu. Bentuk tubuh akan terus berubah, dan tidak ada yang salah dari itu. Sering menghabiskan waktu bertelanjang bulat sendirian atau bersama pasangan dapat membantumu lebih menerima diri.

Kamu juga bisa mengenali keindahan alami orang lain. Kebanyakan media mungkin masih memberlakukan standar kecantikan, tapi kamu bisa menemukan bentuk tubuh yang lebih realistis di media sosial. Buka tagar #bodypositivity di Instagram, dan kamu akan melihat betapa banyaknya orang yang memuji dan mengapresiasi mereka-mereka yang percaya diri dengan tubuhnya. Bentuk tubuh sangat beragam, dan kamu harus mengenali keindahannya masing-masing. Kamu akan menyadari bahwa masih banyak orang di luar sana yang menghargai penampilan kita secara tulus.

Iklan

Yang terakhir, kamu harus mengubah caramu memandang seks. Banyak masalah muncul ketika kamu memperlakukan seks sebagai suatu pertunjukan. Kamu akan merasa tertekan karena harus tampil atau melakukannya dengan sempurna. Daripada mengkhawatirkan penampilan pribadi atau pasangan, akan lebih baik jika kamu menikmati setiap momennya. Kamu bisa mempelajari bagaimana tubuhmu bereaksi saat berhubungan intim, seperti apa koneksinya, dan seberapa menyenangkan pengalamannya.

Mungkin butuh waktu yang tidak sebentar untuk mempraktikkannya, tetapi kekhawatiranmu akan musnah begitu kamu berhasil melakukannya. Jika pikiran jelek mulai menggerogoti, kamu bisa mengalihkan perhatian ke seks itu sendiri. Tenggelamkan dirimu ke dalam keindahan alaminya.

Dr. Robert Duff adalah psikolog yang berspesialisasi dalam kesehatan mental. Dia menulis serial buku 'Hardcore Self Help'.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE US