Internet

Beginilah Rasanya Ketika Kanal YouTube Iseng Kalian Mendadak Viral

Video yang kalian buat iseng-iseng sudah diunggah beberapa tahun lalu, tapi baru ditonton banyak orang sekarang. Makin banyak YouTuber bernasib baik kayak gini.
20 September 2020, 7:36am
Lelaki minum bir
Tangkapan layar: 

RampantLionReviews/YouTube

Bikin konten viral di YouTube itu susah-susah gampang, bagaikan melempar bola basket ke ring dengan mata tertutup dan jaraknya ke ring jauh banget.

Memang enggak mustahil, tapi kemungkinannya sangat kecil. Banyak YouTuber puas dengan jumlah penonton mereka yang sedikit, meski ada juga yang bete dan akhirnya berhenti total. Lalu, bagaimana jadinya jika traffic kanal YouTube kalian tiba-tiba melejit padahal kalian sendiri sudah lupa pernah mengunggah video di sana?

Kalian mungkin belum pernah mendengar nama Ian Nicholls. Dengan kanal IDMproductionsteam, lelaki 58 tahun asal London ini mulai membuat sketsa komedi di YouTube sejak 2007. Keseluruhan video Ian berisi dirinya sendiri yang diedit ke dalam acara TV Inggris macam The Bill atau Coronation Street. Dia berhenti mengunggah video pada 2011 karena sibuk dengan kehidupannya.

Selama empat tahun aktif di YouTube, keponakan Ian rajin menyukai videonya yang cukup dikenal pada saat itu. Namun, sesuatu yang aneh terjadi pada kanal YouTube-nya tujuh tahun kemudian.

“Jumlah tayangan melonjak dalam semalam,” ungkap Ian. “Entah sejak kapan videonya populer.”

Ian tak menyadari salah satu video jadulnya habis dibagikan ke r/deepintoyoutube. Memiliki 1,6 juta pengikut, subreddit ini menyoroti video YouTube dari 15 tahun terakhir yang sebenarnya menarik tapi jarang ditonton. “Keponakanku bilang, ‘Ya ampun, banyak yang menonton video paman sekarang,” terangnya. “Aku senang melihatnya.”

Ketenaran yang terlambat ini dirasakan sampai ke kehidupan nyata Ian. Dia tak jarang menemukan orang sedang menonton videonya atau malah mengutip ucapannya. “Di mana saja aku berada, baik itu di rumah orang maupun di bar, pasti ada saja yang sudah menonton videoku. Rasanya agak ganjil,” lanjut Ian. “Benar-benar enggak terduga.”

Ian gembira mendapat perhatian luar biasa seperti itu. Dia berharap bisa bikin video lagi di YouTube. “Rasanya menyenangkan bisa terkenal,” dia mengakui.

Selanjutnya ada James. Sudah tujuh tahun dia mengunggah ribuan video ulasan bir ke kanal YouTube RampantLionReviews. Konsepnya sangat sederhana. Dia mencicipi bir, dan membicarakannya selama kurang lebih 20 menit. Videonya pun simpel, enggak ada editan fancy seperti yang biasa kita lihat di kanal YouTube lain. Lelaki Skotlandia ini enggak pernah sama sekali kepikiran ingin menjadi YouTuber tenar, makanya dia kaget banget ketika kanalnya dibanjiri komentar pada Mei lalu.

“Aku sedang libur saat itu, dan mendadak banyak komentar masuk yang isinya ‘reddit, reddit, reddit’. Aku sampai terheran-heran,” James bercerita. “Aku enggak tahu kenapa bisa mendapat banyak like. Apalagi aku kerjaannya ngomongin bir doang.”

Sama seperti ‘Beertuber’ lainnya, James menanggapinya dengan rajin bikin konten. Enggak ada salahnya memanfaatkan ketenaran ini supaya dia bisa tetap mencicipi bir lokal. James berharap bisa membentuk “beer mule network” dan membayar subscriber untuk mengirimkan bir dari daerah mereka masing-masing.

“Yang paling menarik dari craft beer adalah citarasanya yang lokal, tapi bagi orang-orang seperti aku yang suka mencoba dari berbagai tempat, rasanya menjengkelkan karena susah mendapatkannya,” ujar James.

Berbeda dari dua YouTuber sebelumnya, Malcolm Ramos bikin konten YouTube karena memang ingin mencari perhatian, tapi cuma buat satu orang saja. Dalam videonya yang diunggah pada 2017, Malcolm bertekad “membuat video meniru Tim Allen menggerutu sampai Tim Allen melihat videoku dan menggerutu.”

Dengan kanal Maximum Malcolm, lelaki 24 tahun ini mengunggah video menggerutu selama satu tahun. Sayang sekali, Tim Allen tak kunjung membalasnya. Namun, tanpa disangka-sangka, video Malcolm masuk Reddit pada 2018. “Aku senang banget,” ungkapnya. “Ini pertama kalinya videoku menarik perhatian.”

Hari-hari Malcolm menjadi lebih menyenangkan setelah membaca komentar dari pengikut barunya. Menurut Malcolm, perhatian ini membawa dia lebih dekat dengan kesuksesannya. “Beberapa subscriber rajin mengecek videoku sampai yang paling terakhir,” katanya.

Usahanya tidak sia-sia. Setelah mengunggah kira-kira 1.000 video, Tim Allen memberikan gerutuan khasnya kepada Malcolm saat tampil di ‘Jimmy Kimmel Live’ awal tahun ini. Malcolm berujar sudah menyelesaikan tugasnya mengunggah video setiap hari. Dia akan bikin konten baru setiap mendapat inspirasi.

Walaupun begitu, Malcolm tetap bersikap realistis. “Enggak gampang untuk menjadi terkenal di YouTube belakangan ini; pasarnya tampak turun,” tuturnya. “Aku yakin ini kabar buruk buat banyak orang.”

Kalau ada pelajaran yang bisa diambil dari sini, jangan gampang menyerah jika kalian ingin menjadi YouTuber terkenal. Siapa tahu video kalian hari ini bisa viral beberapa tahun lagi.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE US