Pandemi Corona

Produsen Pornografi Perintahkan Bintang Film Dewasa Kerja dari Rumah

Vixen Media Group ingin para artis porno bisa tetap menghasilkan uang dari rumah selama pandemi corona.
10.4.20
Perempuan duduk mengangkat kaki di atas meja
Gambar via Vixen  

Dampak ekonomi dari virus corona sangat dirasakan oleh pelaku industri seks, terutama bagi mereka-mereka yang bergantung pada film dan interaksi langsung dengan pelanggan. Bulan lalu, asosiasi pengusaha nasional Amerika Serikat mengimbau agar produksi film porno dihentikan “hingga pemberitahuan lebih lanjut”.

Bagi banyak penampil, mereka takkan bisa menghasilkan uang tanpa produksi film dan segala tetek-bengeknya. Mereka akhirnya mencoba cara lain untuk membuat konten sendirian. Akan tetapi, transisi ini tak selalu mudah.

Iklan

Pada Senin waktu setempat, Vixen Media Group mengumumkan rencana mereka untuk memberi kemudahan kepada bintang film dewasa. Beberapa dari mereka akan menerima paket khusus senilai $250.000 (Rp3,9 miliar) yang berisi kamera, ring light, mainan seks, dan lingerie supaya mereka bisa bekerja dari rumah. Tak hanya itu, perusahaan akan membayar konten mereka yang nantinya menjadi bagian dari serial “Intimates”.

Berbasis di Los Angeles, Vixen Media Group memiliki beberapa studio, termasuk Blacked, Tushy, Deeper, dan Vixen. Semua studio ini telah menelurkan beberapa konten dewasa terpopuler di internet.

“Vixen Media Group dikenal mempromosikan seni pertunjukan dewasa dengan kualitas tinggi. Kami bertujuan menampilkan kehebatan model lewat konten-konten yang lain daripada yang lain. Kami berkomitmen mempertahankan nilai-nilai ini selama operasi harian tim produksi mengalami pergeseran,” kata direktur Vixen Media Group, Kayden Kross, dalam siaran pers.

“Vixen tak sabar bekerja sama dengan berbagai model dalam format berbeda, baik itu dengan pasangan, teman satu rumah, maupun penampil tunggal,” juru bicara perusahaan memberi tahu Motherboard. “Kami berupaya untuk bekerja sama dengan pihak-pihak yang telah mengenal kami dengan baik, menjunjung visi dan nilai serupa serta sesuai dengan keinginan penonton. Kami akan mempertimbangkan keseluruhan estetika penampilannya dan proyek mereka saat ini. Oleh karena itu, tidak ada yang berbeda dari cara kerja kami sebelum pandemik.”

Industri seks berada pada posisi yang tinggi karena mengutamakan keselamatan dan kreativitas artis selama krisis. Mereka mampu beradaptasi dengan situasi yang tak pasti. Beberapa situs porno membayar lebih artisnya, sedangkan lainnya memberikan konten gratis (meski tak semuanya berjalan lancar) dan meningkatkan dukungan kepada para model.

“Selain membuat konten unik, tujuan utama kami dari inisiatif ini yaitu menawarkan kesempatan, baik secara kreatif maupun moneter, kepada para artis selama situasi yang tak pasti,” ucap juru bicara Vixen.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE US.