musik natal

Bosan Lagu Natal Gitu-Gitu Aja? Jajal Dengarkan 'Jingle Yel' yang Bernuansa Tekno

Album mini terbaru Rebel Yell ini adalah kumpulan track aneh, konyol, sekaligus indah. Natal bernuansa tekno ternyata sangat menyenangkan.
20.12.18
Rebel Yell — Jingle Yells
Rebel Yell

Pasokan lagu Natal modern memang sedang banyak-banyaknya beberapa tahun terakhir ini—”Santa Tell Me” yang dinyanyikan Ariana Grande adalah salah satunya. Sayangnya, variasinya terbatas. Musisinya ya orang-orang yang itu lagi, mulai dari musisi yang kadar ketenarannya biasanya saja hingga yang dikenal oleh penduduk kampung mana pun di Bumi, The Killers atau band indie kelas menengah atas, serta sejumlah rapper yang iseng merilis single bertema liburan jelang Natal.

Jadi, misalkan kalian mencari single Natal yang agak berbau musik kelab, niscaya pencarian kalian enggak akan membuahkan hasil. Beruntung, tahun ini, kekosongan itu sedikit terisi oleh Jingle Yells, EP empat track menyenangkan yang digubah oleh produser asal Brisbane yang kini tinggal di Sydney, Rebel Yell (nama aslinya Grace Stevenson) dan kami tayangkan sebelum liburan Natal.

Yang bikin Jingle Yells menjadi EP yang menyenangkan adalah musik di dalamnya tetap nendang tanpa harus berkompromi banyak hanya karena diedarkan selama liburan Natal (album pendek ini juga terasa seperti kelanjutan Hired Muscle, album keren Stevensongreat yang dirilis awal taun ini.) Track-track dalam Jingle Yells tak sedikitpun mirip dengan single-single Natal biasa—enggak ada sedikitpun bunyi lonceng di dalamnya—tapi tetap merujuk pada lagu-lagu Natal klasik seperti "Santa Baby," "All I Want For Christmas Is You" dan "It's Beginning To Look A Lot Like Christmas."

Hanya di Jingle Yells, "Santa Baby" berubah menjadi track tech-house metalik berjudul SANTA B.B."; "Beginning to Look A Lot Like Christmas" dirombak menjadi lagu acid-techno yang menegangkan "BEGINNING 2 LOOK A LOT LIKE XMAS"; dan" ALL I WANT 4 XMAS"—lagu Natal Mariah Carey yang sudah jadi klasik itu—ditelanjangi dan disusun ulang menjadi track techno menghentak yang kesannya dinyanyikan oleh sebuah robot.

Bintang dari EP ini adalah track penutup "DOPPLEGANGER," mencuplik lirik dari single Rebel Yell awal tahun ini "Pressure Drop" ("Rebel Yell / Feel the pressure") dan merombaknya menjadi "Jingle yell / Feel the pressure." Jingle Yells memang bukan album Natal paling konvensional tahun ini dan jelas tak cocok didengarkan di pagi 25 Desember bersama ortu sesudah misa. Eh tapi, jika kalian berencana bikin disko dadakan di rumah malam tanggal 25 nanti, pastikan EP ini kalian setel dengan kencang.

Ikuti Rebel Yell di Instagram.

Artikel ini pertama kali tayang di Noisey