Ketergantungan Teknologi

Kiat Cepat dan Sederhana Supaya Kita Berhenti Kecanduan Pakai Ponsel

Metode bisa dipraktikkan dalam hitungan detik kayak gini menjadi semakin penting bagi kesehatan manusia modern yang akrab sama gadget.
28.6.18
Tom Odulate / Getty

Mengganti pengaturan layar ponsel menjadi nuansa abu-abu membuat kita malas mainan ponsel. Ini bagus untuk kewarasan kita.

Pada 2016 survei Deloitte menyimpulkan bahwa warga Amerika memeriksa ponsel mereka 47 kali sehari (sembilan milyar kali secara keseluruhan). Kami juga mencoba focustrack.in, aplikasi yang melacak penggunaan ponsel, untuk memantau kebiasaan kami menggunakan ponsel.

Ternyata, menghabiskan tiga setengah jam setiap hari mainan HP bukan hal sulit bagi sebagian besar orang. Setengah dari durasi tersebut dihabiskan untuk ngescroll timeline Twitter dan Instagram, antara jengkel baca berita dan menghibur diri dengan video-video kucing.

Tetapi, ada siasat supaya kita lebih mudah mengabaikan HP. Bahkan perusahaan-perusahaan teknologi seperti Apple mengumumkan fitur-fitur baru yang bisa mengurangi penggunaan ponsel. Dan seiring dengan banyaknya tenaga medis profesional yang mempromosikan manfaat menjauh dari teknologi, bahkan teknik sederhana seperti mengganti warna layar bisa memperbaiki hubungan kita dengan teknologi.

Iklan

Rehman Ata, mahasiswa pascasarjana di Ryerson University Toronto, meluncurkan situs Go Gray tahun lalu untuk mempromosikan trik sederhana yang akan dibenci para pengembang aplikasi: Mengganti warna layar menjadi hitam-putih. Dia bilang, trik ini bisa mengurangi daya tarik ponsel dan meningkatkan daya tarik dunia.

Setelah memutuskan dia perlu mengurangi penggunaan ponsel, Ata menemukan inspirasi dari karya mantan pakar etika desain (orang yang menemukan cara-cara memasarkan produk teknologi yang etis) di Google, Tristan Harris, yang telah membandingkan aplikasi adiktif dengan mesin judi dan menyarankan supaya kita memasang tampilan hitam-putih untuk layar supaya kita tidak kecanduan. Selain itu, Ata juga menemukan inspirasinya dari buku Cal Newport berjudul Deep Work.

Ata mencoba metode layar hitam-putih ini enam bulan lalu. Tadinya, dia menggunakan ponsel selama enam jam setiap harinya. Sejak menggunakan metode tersebut, dia hanya menggunakan ponsel selama dua jam paling banyak. “Pas saya nyalain, wah jelek banget. Saya jadi gak mau lama-lama mainan HP,” ujar Ata. Di Reddit, pengguna lainnya melaporkan hasil serupa.

Siasat ini terdengar terlalu sederhana, tapi kami setuju: layar hitam-putih membuat ponsel kita terlihat sangat membosankan, dan kita jadi malas melihatnya. Semuanya terlihat suram, seperti ada jeda antara otak dan jempol. Kamu enggak akan kepikiran untuk buka ikon Snapchat, karena warnanya enggak kuning lagi. Scrolling di Instagram yang hitam-putih juga nggak asik. Notifikasi Twitter dan Facebook gak lagi berwarna merah menyala, tapi abu-abu. Gak genting lagi.

Iklan

Metode-metode seperti ini semakin penting bagi kewarasan kita. Para peneliti membongkar dampak-dampak negatif penggunaan ponsel pada kesehatan mental. Pada sebuah penelitian University of Illinois, psikolog menemukan bahwa teknologi mobile yang berhubungan dengan depresi dan kecemasan di kalangan mahasiswa. Dalam sebuah ulasan soal kecanduan ponsel, peneliti di University of Madrid menemukan bahwa orang-orang mengalami gangguan tidur, kesepian, dan penurunan minat pada aktivitas sehari-hari.

Hal ini boleh jadi buruk bagi anak muda, ujar Nicholas Carson, psikiater anak dan remaja, serta peneliti di Cambridge Health Alliance di Boston. Dia menambahkan bahwa menyembuhkannya tak mudah—bahkan, dia pernah melihat pasien-pasiennya menjadi geram saat seseorang mencoba membatasi akses ponselnya, bahkan bertengkar dengan orang tuanya sendiri. “Selain itu, hal-hal yang terjadi secara online menyebabkan orang-orang masuk UGD,” ujar Carson.

Metode hitam-putih ini mungkin terkesan terlalu lemah untuk menjadi antidot adiksi ponsel. Tapi, aplikasi-aplikasi dan game yang paling adiktif di ponsel boleh jadi tidak menarik jika tidak ada warnanya. Games seperti Candy Crush menggunakan warna untuk membuat kita ingin naik level, ujar Gal Shvebish, staf pemasaran, dalam artikel The Next Web. Ada sebuah industri yang tugas utamanya adalah membantu pengembang aplikasi membuat aplikasi mereka lebih adiktif, termasuk lewat pemilihan warna.

Kalau kamu mau mencoba, gini caranya: di iOs 11, pengaturan ini bisa ditemukan di Setting > General > Accessibility > Display Accommodations > Color Filters. Nyalakan switch Color Filters, dan pilih Grayscale. Di Android, kamu bisa ke Setting > Accessibility > Grayscale. Atau, kamu bisa juga coba aplikasi seperti Greyscale atau SPACE, yang dibuat untuk meredupkan atau mengubah warna layar ponsel.

Setelah itu, seperti kami, kamu mungkin juga bisa kembali menikmati indahnya warna-warni dunia.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE US