Memburu Alien

Eks-Personel Blink 182 Tom DeLonge Bikin Organisasi UFO, Mengaku Temukan Logam Alien

Meski belum menampilkan bukti, bekas frontman band pop punk legendaris ini mengaku timnya sedang mempelajari zat logam yang diyakini bukan dari Bumi.
AN
Diterjemahkan oleh Annisa Nurul Aziza
JP
Diterjemahkan oleh Jade Poa
Bekas Personel Blink 182 Tom DeLonge Bikin Organisasi UFO, Mengaku Temukan Logam Alien
Foto logam dari rilisan pers To the Stars Media / Foto Tom DeLonge dari John Sciulli/Getty Images

Mantan gitaris sekaligus vokalis band pop punk Blink-182, Tom DeLonge, banting setir jadi pemerhati UFO dan info seputar alien. Baru-baru ini dia mengklaim bila To The Stars Academy, komunitas pengamat UFO yang dia dirikan, telah menemukan "benda asing yang tampaknya bukan milik militer atau komersial." Hingga artikel ini dilansir, To The Stars Academy belum memberikan bukti yang mendukung klaim tersebut.

Iklan

Sejak 70 tahun lalu, komunitas pemburu UFO secara aktif memperdebatkan jejak fisik dari benda terbang aneh (UFO) di Bumi. Baru pada 2017, mereka semakin yakin kehidupan luar angkasa benar-benar ada setelah New York Times menerbitkan artikel tentang program rahasia Pentagon UFO. Tulisan itu menjelaskan miliarder pemilik perusahaan dirgantara mendirikan gudang khusus "benda-benda logam paduan dan lainnya…yang [diduga] diperoleh dari fenomena udara tak dikenal."

"Benda-benda peninggalan alien" ini sontak menarik perhatian publik. Akademi To the Stars Academy yang dirintis DeLonge mengatakan mereka baru saja menemukan ‘metamaterial’, meski belum bisa dipastikan apakah sama seperti yang dibahas The New York Times.

"Struktur dan komposisinya tak kelihatan seperti benda militer ataupun buatan komersial," kata Steve Justice, COO To The Stars Academy dan mantan kepala Advanced Systems di perusahaan pembuat pesawat tempur Lockheed Martin. "Benda-benda ini diperoleh dari beberapa sumber dengan tingkat dokumentasi lacak balak, dan kami tengah mengumpulkan fakta yang bisa diverifikasi serta berusaha mengembangkan bukti ilmiah independen mengenai sifat dan atribut zat tersebut. Dalam beberapa kasus, teknologi manufaktur untuk membentuk benda-benda ini sudah mulai tersedia."

Justice menuturkan organisasi mereka ingin merekayasa balik logamnya supaya bisa diproduksi lebih banyak.

Siaran pers To The Stars Academy bisa dibilang kurang jelas. Mereka tak memberi banyak informasi tentang karakteristik fisik zat tersebut. Data-data yang membuktikan benda tersebut "menakjubkan" juga tidak ada.

Iklan

Menurut siaran pers itu, beberapa benda ini dimiliki jurnalis investigatif dan peneliti UFO Linda Moulton Howe. Pada 2004, dia pernah memberikan presentasi mengenai benda-benda ini di Konferensi Xcon. Dalam kuliahnya, Howe menjelaskan zatnya bisa saja menjadi “benda pengangkat” apabila mengandung jumlah elektromagnetik statis dan frekuensi RF tertentu yang pas. Ini sangat mirip dengan yang diceritakan DeLonge dalam wawancaranya bersama Joe Rogan, "bisa melayang kalau kamu mengalirkan terahertz secukupnya."

Dr. Chris Cogswell, penyiar podcast Mad Scientist dan lulusan S3 teknik kimia, menerangkan kepada Motherboard bahwa kita perlu berhati-hati sebelum menarik kesimpulan soal kandungan logam yang disebut dari luar angkasa. Dia menegaskan magnesium berlapis dan paduan bismut lumayan sering ditemukan dan mudah dijelaskan secara ilmiah.

"Laboratorium metalurgi sering tak sengaja membuat lapisan mikrometer tebal. Pemurnian timah dengan menghilangkan bismut menggunakan magnesium adalah hal wajar," ujarnya.

Jika bahan-bahan temuan To The Stars Academy tersebut betulan eksotis, maka hasil awal seharusnya segera diumumkan. "Fasilitas untuk menganalisa bahan semacam ini sudah tersedia. Jika bahannya memang ada, seharusnya kami sudah melihat perkembangan karena uji-uji tersebut butuh sebulan untuk dianalisa dan melihat apakah hal ini layak didalami."

Segala klaim terkait bukti UFO tentunya harus dipandang skeptis. To The Stars Academy selama ini dikenal sering menayangkan rekaman video dari pilot-pilot yang bersaksi melihat UFO. Dengan kredibilitas macam itu, mereka mengklaim fenomena soal keberadaan mahluk asing tidak bisa disangkal begitu saja. Perlu dicatat juga, bahwa para ilmuwan sudah sibuk menganalisa paduan dan komposit besi lainnya dari logam tersebut.

Sebelum dilakukan pengujian ilmiah oleh pihak ketiga, atau laporan yang menjalani penilaian sejawat, sebaiknya kita tunggu saja deh isu dari organisasinya Tom DeLonge.

Artikel ini pertama kali tayang di Motherboard