Virus Corona

Perusahaan Mainan Seks Sumbangkan Stok Alat Medis, Dulu Buat Fetish Dokter-Dokteran

SexToyDistributing punya ribuan masker sampai sarung tangan nitrile, karena ada pasar fetish role play jadi dokter/suster. Stok itu lantas mereka sumbangkan ke berbagai rumah sakit di Los Angeles.
20.4.20
Tangan yang dilapisi sarung tangan nitrile memegang jarum suntik
Ilustrasi Tangan yang dilapisi sarung tangan nitrile memegang jarum suntik via Getty Images.

Jauh sebelum ada yang namanya film porno bertema virus corona, industri seks telah memuaskan hasrat orang banyak yang suka bermain peran sebagai petugas kesehatan (baca: dokter/suster-pasien) dan semacamnya.

Perusahaan mainan seks yang menyediakan dan menjual alat medis untuk keperluan fetish kini dihadapkan pada situasi menarik. Beberapa menyumbangkan stok mereka untuk menanggulangi kekurangan alat kesehatan akibat pandemi COVID-19. Bulan lalu, perusahaan mainan seks MedFet dari Inggris menyerahkan stok alat pelindung diri (APD) mereka ke rumah sakit setempat yang membutuhkan.

Pekan lalu, perusahaan mainan seks SexToyDistributing.com di Los Angeles mengumumkan akan menyumbang stok alat medis mereka ke rumah sakit di Los Angeles. Mereka bekerja sama dengan American University of Health Sciences Foundation.

Ari Suss, CEO perusahaan induk SexToyDistributing, XR, LLC, memberi tahu Motherboard sumbangannya berupa ribuan masker, pelindung muka dan sarung tangan nitrile.

Iklan

Suss menolak memberi tahu secara spesifik dari mana mereka memperoleh APD. Dia hanya mengatakan didapat dari beberapa pemasok alat medis besar di AS. Perusahaan menyediakan peralatan ini kepada konsumen yang kink-nya berkaitan dengan dunia kesehatan. “Sarung tangan digunakan saat bermain peran dan persediaannya ada di gudang kami,” ujar Suss. “Masker dan pelindung muka diperoleh dari luar negeri karena kami belum pernah menstok masker N95.”

Menurut Adult Video Network, toko seks online tersebut memanfaatkan koneksi mereka dengan pemasok alat medis untuk memperoleh APD yang sulit didapat oleh rumah sakit, termasuk masker N95 yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA).

"Koneksi yang telah terjalin selama puluhan tahun ini memudahkan kami memperoleh alat medis yang sulit ditemukan. Kami tak pernah menyangka kemitraan ini sangat bermanfaat sekarang," kata Brenda Reynoso, supervisor grosir SexToyDistributing.com, kepada AVN.

"Ada banyak fetish medis yang membutuhkan produk seperti nozzle enema, kantong infus, peralatan dan seragam perawat, elektroda, tensimeter, termometer, masker gas dll,” lanjutnya. “Beberapa sangat dibutuhkan sekarang, dan kami siap membantu."

Artikel ini pertama kali tayang di VICE US.