Monster Laut

Kami Akhirnya Tahu Bangkai Mahluk Apa yang Terdampar di Maluku

Jasad hewan laut raksasa itu menghebohkan penduduk Kabupaten Seram, memicu perdebatan apakah itu cumi raksasa, paus, atau malah mahluk yang lebih langka lagi.
13.5.17

Artikel ini pertama kali tayang di Motherboard.

Bangkai berukuran besar, penuh darah, dan membusuk di tepi pantai menghebohkan penduduk Dusun Hulung, Kabupaten Seram, Maluku. Tidak ada yang tahu persis itu bangkai hewan apa. Warga setempat menyatakan bangkai itu berukuran 15 meter, terdampar di pantai sejak Selasa malam pekan ini. Nelayan sempat mengira itu kapal yang terbawa arus, saking besarnya.

Pengguna Internet, dari seluruh dunia, kini sedang berdebat tentang jenis mahluk apakah ini. Sebagian percaya bangkai itu adalah gurita raksasa, sebagian lagi berkukuh itu paus. Ada pula komentator yang meyakini bangkai ini adalah mahluk langka dari dasar samudra.

Sebagian media di Indonesia sempat menyebut jasad ini sebagai cumi-cumi raksasa, berdasarkan laporan TNI serta nelayan yang sempat menyaksikan hewan semacam itu di lautan. Cumi raksasa, ataupun gurita, memang salah satu hewan invertebrata terbesar di permukaan bumi. Peneliti pada 2016 pernah menemukan hewan semacam itu mencapai panjang 20 meter. Seringkali klaim-klaim mengenai gurita dan cumi raksasa cuma hoax. Salah satunya foto gurita yang ternyata abal-abal yang dibongkar oleh National Geographic.

Saya bergegas mengirim email foto bangkai itu ke Rob Deaville, Pengelola UK Cetacean Strandings Investigation Programme yang bekerja sama meneliti hewan laut bersama Zoological Society of London. Dari hasil pengamatannya, "hampir pasti itu adalah bangkai Paus Balin."

Maaf ya pendukung teori cumi-cumi raksasa. Deaville punya beberapa bukti untuk memperkuat argumennya. Setidaknya dari foto yang dia peroleh, terlihat ada lipatan di kulit bangkai tersebut. Lipatan adalah fitur khas dalam tubuh paus. "Lipatan ini biasanya ada di sirip bagian dada setiap Paus Balin," ujarnya. "Struktur tubuh di bangkai itu menunjukkan adanya tulang. Sementara kita tahu cumi ataupun gurita tidak memiliki tulang belakang."

Kebingungan ini tampaknya dipicu oleh bentuk bangkai Paus Balin tersebut yang sangat mengerikan. Namun begitulah karakter pembusukan mahluk di lautan. Jika sudah mati terlalu lama, tampilan fisik mahluk yang terangkat ke permukaan akan terlihat seram. Hal ini sering memicu adanya mitos-mitos monster laut misterius saat terdampar ke pinggir pantai.

Peneliti dari dari Badan Keamanan Laut akan segera memeriksa bangkai ini. Selain memastikan dari jenis paus apakah hewan itu, peneliti juga ingin tahu penyebab kematiannya. Sampai fakta yang lebih jelas didapatkan, kami bisa menebak satu hal yang pasti: bau banget tuh pasti bangkainya.