Fashion

Desainer Legendaris Kim Jones Ingin Orang Berhenti Pakai Istilah 'Streetwear'

Saran ditampung bos. Karena yang usul ini petinggi rumah mode Dior, kayaknya emang sudah saatnya istilah itu masuk kubur.
27.9.18
Desainer Legendaris Kim Jones  Ingin Orang Berhenti Pakai Istilah 'Streetwear'
Kolase foto oleh i-D

Setiap istilah atau terminologi punya umurnya tersendiri. Ini fakta yang sudah enggak bisa ditampik lagi. Misalnya sih, om dan tante kalian yang besar di Jakarta 80'an mungkin pernah fasih menggunakan istilah "sepokat." Itu dulu, sekarang mereka mungkin milih kata yang lebih kekinian, 'kicks' contohnya. Terus, jangan lupa millenial aja udah jarang banget pakai kata "kolor" dalam kehidupan sehari-hari. Gantinya, kita pakai kata "boxer."

Iklan

Nah, dalam waktu dekat, kita sepertinya harus berpisah dengan salah satu istilah fesyen yang sedang digandrungi banyak orang. Sebab, Kim Jones, tokoh fesyen ternama, baru-baru ini menerbitkan fatwa bahwa kata "streetwear" sudah kehilangan maknanya dan karenanya harus ditinggalkan.

Saat diwawancarai Highsnobiety, pria yang berjasa membangkitkan lagi pamor rumah mode Dior itu mengatakan istilah streetwear sudah waktunya diistirahatkan dari percakapan sehari-hari. "Kita kan memakai busana di jalan, jadi semua yang kita kenakan ini bisa disebut Streetwear," tegas Kim. "Kalau mau berkeliaran di jalan pakai gaun couture juga boleh. Itu juga bisa disebut streetwear."

Kim lantas bercerita tentang betapa membosankannya stratifikasi dalam kancah fesyen, apalagi kalau sudah berurusan dengan Streetwear. "Aku sudah muak banget dengan istilah itu," tukasnya.

Argumen Kim sederhana banget tapi sangat masuk akal. Kalau ada masa di mana streetwear menjadi sebuah sub-kultur fesyen atau sempalan kultur fesyen arus utama yang mubazir, maka sebenarnya kita sedang hidup di masa itu.

Alih-alih menjad pasar busana yang niche, kini semua pihak—dari SZA sampai Wikipedia— berlomba-lomba menciptakan brand streetwearnya sendiri. Di awal kemunculannya, Supreme mungkin brand yang hanya dikenakan oleh para skateboarder.

Sekarang, Supreme sudah menjelma menjadi brand global bernilai miliaran Dollar dengan segala macam hasil kolaborasi yang aneh dan fan hypebeast yang siap memborong item baru mereka. Tak bisa dipungkiri, kita barangkali memang sudah melewati era puncak keemasan Streetwear.

Makanya, enggak aneh kalau Kim Jones sampai mengeluarkan petuah bijak ini. "Sekarang sudah tahun 2018. Kita harus realistis tentang apa yang orang pakai di jalanan."

Baiklah Om Kim, kami nurut. Kami akan mulai belajar mengurangi penggunaan kata Streetwear. Selamat tinggal Streetwear. Hiks….

Artikel ini pertama kali tayang di i-D