Menguntit Idola

Ngerinya Penggemar Idol di Jepang, Bisa Temukan Rumah Oshi-nya Lewat Analisis Selfie

Refleksi mata di foto selfie menunjukkan artis favoritnya sedang di sebuah stasiun kereta. Dengan cara itu, lelaki bernama Hibiki Sato menguntit sang idola.
11.10.19
Ngerinya Penggemar Idol di Jepang, Bisa Temukan Rumah Oshi-nya Lewat Analisis Selfie
Foto selfie ini hanya ilustrasi dari Khalil Benihoud di Unsplash/CC 2.0.

Sudah nonton Perfect Blue? Film tentang idola yang dikuntit penggemar kembali jadi kenyataan di kancah idol Jepang. Pekan ini, seorang lelaki berhasil menemukan rumah idolanya dengan cara menganalisis selfie yang diunggah ke medsos. Gilanya lagi, dia tahu lokasinya hanya dengan memperbesar (zoom) swafoto tersebut.

Hibiki Sato, 26 tahun, memperbesar foto selfie Ena Matsuoka, anggota grup J-pop Tenshitsukinukeniyomi hingga ke bagian pupil matanya. NHK melaporkan bila bayangan mata Matsuoka menunjukkan dia sedang di stasiun kereta. Sato lantas membandingkan foto tadi dengan video terpisah yang mempertontonkan tirai rumah sang idola dan memperhatikan karakter sinaran cahaya melalui jendelanya.

Sato menemukan lokasi stasiun dengan bantuan Google Street View. Dia lalu mengikuti sang idola sampai ke rumahnya pada 1 September lalu. Sesampainya di rumah, Sato diduga menghampiri Matsuoka dan membekap mulutnya pakai handuk. Sang idola diseret ke tempat sepi dan dilecehkan.

Polisi mengamankan Sato pada 17 September. Dia mengaku sudah menyerang Matsuoka.

Ini bukan pertama kalinya penggemar menguntit dan menyerang artis kesukaan mereka. Pada 2016, pemerintah Jepang merevisi undang-undang anti-menguntit yang mencakup kasus pelecehan online. Beleid itu berubah gara-gara penyanyi Mayu Tomita ditusuk beberapa kali oleh penguntit. Polisi awalnya menyepelekan laporan sang penyanyi yang sudah merasa di-stalking sejak lama. Tomita menuntut ganti rugi kepada pemerintah setara Rp9,9 miliar.

Budaya boyband maupun girlband sangat terkenal di Jepang dan banyak negara Asia lainnya. Mereka harus menjalankan latihan keras demi menjadi musisi profesional, dan diwajibkan oleh manajemen menjalin hubungan yang akrab dengan para penggemar. Dampaknya, beberapa penggemar menjadi sangat terobsesi mengejar sang idola.

Follow Lia di Instagram dan Twitter.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE ASIA.